Detail Article
Atorvastatin Membantu Meningkatkan Eradikasi Helicobacter pylori, Berikut Hasil Studinya.
dr. Martinova Sari Panggabean.
Nov 20
Share this article
2a5bded1112cb139c82b7e1bed54a842.jpg
Updated 20/Nov/2020 .

Helicobacter pylori diidentifikasi sebagai bakteri penyebab utama gangguan gastrointestinal seperti ulkus lambung, gastritis kronis, adenokarsinoma lambung, dan sebagainya. H. pylori sulit diobati, dan pengobatannya membutuhkan pemberian beberapa agen antimikroba secara bersamaan.


Studi terbaru menunjukkan bahwa penambahan atorvastatin pada pengobatan standar eradikasi H. pylori memberikan efek yang lebih baik. Hal ini ditunjukkan dari hasil studi yang dilakukan oleh Sarkeshikian dan kolega yang telah dipublikasikan dalam Journal of Gastroenterology and Hepatology baru-baru ini.


Seperti diketahui atorvastatin mempunyai efek anti-inflamasi yaitu dengan menghambat tumor necrosis factor-α (TNF-α) dan produksi interleukin-6 oleh sel mast serta mengurangi kadar C-reaktif protein (CRP). Selain itu, statin menghambat akumulasi eosinofil dengan menghambat respons LFA-I/ICAM-I dan berkontribusi pada pemulihan dan regenerasi jaringan pada peradangan kronis.


Suatu studi pendahulu menemukan bahwa pasien yang mendapatkan terapi statin jangka panjang menunjukkan penurunan derajat keparahan gastritis kronik pada pasien. Beberapa studi juga telah menunjukkan adanya aktivitas antimikroba statin terhadap bakteri Gram-positif, bakteri Gram-negatif dan virus.


Dalam studinya, Sarkeshikian dkk melibatkan sebanyak 220 pasien dengan infeksi H. pylori untuk meneliti efek atorvastatin terhadap tingkat eradikasi/pemberantasan bakteri H. pylori dengan desing acak tersamar ganda. Studi dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kontrol (n=110) yang menerima rejimen amoksisilin, klaritromisin, bismut, dan esomeprazol selama 14 hari dan kelompok intervensi (n=110) yang menerima 40 mg atorvastatin sekali sehari ditambah antibiotik selama 14 minggu. Hasil pengobatan dievaluasi 1 bulan kemudian menggunakan pemeriksaan antigen H. pylori dari tinja.


Hasil yang didapatkan pada penelitian ini adalah: Tingkat eradikasi/pemberantasan H. pylori pada kelompok yang mendapatkan atorvastatin lebih besar secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol (78,18% vs 65,55%; p=0,025). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kombinasi atorvastatin dengan pengobatan antimikroba konvensional secara signifikan meningkatkan pemberantasan bakteri H. pylori.

 

Mekanisme bagaimana statin dapat meningkatkan pemberantasan mikroba sampai saat ini masih belum jelas, tetapi beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kemungkinan adalah karena kaitannya dengan efek pleiotropik (efek antiinflamasi, antimikroba, dan imunomodulator) yang dimilikinya. Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa atorvastatin menunjukkan manfaat potensial dalam meningkatkan eradikasi bakteri H. pylori. Namun demikian, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi efek atorvastatin terhadap eradikasi bakteri H. pylori.


Silakan baca juga: Atorvastatin, menurunkan kolesterol dalam plasma dan menurunkan kadar lipoprotein 

Image: Ilustrasi (sumber: https://www.health.harvard.edu)

Referensi:

1. Sarkeshikian SS, Ghadir MR, Alemi F, Jalali SM, Hormati A, Mohammadbeigi A. Atorvastatin in combination with conventional antimicrobial treatment of Helicobacter pylori eradication: A randomized controlled clinical trial. J Gastroenterol Hepatol. 2020;35(1):71-75.

2. Kavalipati N, Shah J, Ramakrishan A, Vasnawala H. Pleiotropic effects of statins. Indian J Endocrinol Metab. 2015;19(5):554-562.

3. Masadeh, M., Mhaidat, N., Alzoubi, K. et al. Antibacterial activity of statins: a comparative study of Atorvastatin, Simvastatin, and Rosuvastatin. Ann Clin Microbiol Antimicrob. 2012;11:13-13. 

Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Trastuzumab plus Docetaxel untuk Karsinoma Saluran Saliva HER2 Positif
dr. Hastarita Lawrenti | 13 Dec 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi dan Keamanan Beberapa Pilihan Pengobatan Rheumatoid Arthritis
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 12 Feb 2019
Nutrisi Enteral Memperbaiki Gagal Jantung Lansia
dr. Dedyanto Henky Saputra | 14 Feb 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Piperacillin/tazobactam untuk Anak dengan Demam Neutropenia
dr Johan Indra Lukito | 11 Mar 2019