Detail Article

Infeksi Saluran Napas Akut pada Anak, Apa Pilihan Obatnya?

Esther Kristiningrum
Jan 05
Share this article
img-anak-batuk.jpg
Updated 25/Agt/2022 .

Infeksi saluran pernapasan merupakan salah satu penyakit yang banyak terjadi pada anak-anak. Erdosteine menurunkan viskositas mukus/sputum sehingga sputum/ dahak lebih mudah dikeluarkan. Erdosteine juga menghambat perlengketan bakteri dan memiliki efek antioksidan. Efek yang sinergistik dari erdosteine dengan berbagai antibiotik telah ditunjukkan pada studi farmakologi dan studi klinis.

Suatu studi telah dilakukan secara acak, tersamar ganda, dengan kontrol plasebo dan multisenter yang bertujuan untuk membandingkan kombinasi erdosteine dengan amoxicillin dan kombinasi amoxicillin dengan plasebo pada 158 pasien anak (usia 2-12 tahun) dengan penyakit saluran pernapasan bawah akut. Erdosteine sirup diberikan menurut usia dan berat badan dari 5-15 mL/hari setara dengan 175-525 mg/hari dan amoxicillin sirup diberikan dengan dosis menurut usia dan berat badan juga. Pasien diberikan terapi selama 7±1 hari.

 

Parameter efikasi meliputi batuk, polypnea (peningkatan volume dan kecepatan pernapasan), rales (suara paru abnormal, biasanya saat inspirasi), dan suhu tubuh (semuanya diukur saat basal, pada hari ke-3, dan saat akhir terapi). Keamanan dinilai dengan pemantauan secara ketat kejadian yag tidak diharapkan dan dengan menggunakan parameter laboratorium standar.

 

Hasil analisis intention-to-treat menunjukkan bahwa keparahan batuk berkurang sebesar 47% pada hari ke-3 pada kelompok erdosteine dengan perbedaan yang bermakna secara statistik dibandingkan dengan plasebo, dan perbedaan tersebut masih bermakna saat kunjungan terakhir. Penurunan keparahan rales juga lebih besar secara bermakna pada hari ke-3 pada kelompok erdosteine dibanding pada kelompok plasebo. Kejadian polypnea dan ronchi (suara paru abnormal mirip dengkuran, lebih nyata saat ekspirasi), pada kedua kelompok menunjukkan penurunan yang sebanding, di mana perbaikan terutama disebabkan karena antibiotik. Tidak ditemukan kejadian yang tidak diharapkan dan tidak ada perubahan parameter laboratorium yang tidak diharapkan.

 

Dari hasil studi tersebut disimpulkan bahwa kombinasi erdosteine dengan amoxicillin merupakan obat yang aman dan lebih unggul secara klinis dibanding kombinasi antibiotik dengan plasebo, khususnya terkait dengan efeknya pada batuk.

 

Image : Ilustrasi (Kids photo created by freepik - www.freepik.com)

Referensi:

1.Balli F, Bergamini B, Calistru P, Ciofu EP, Domenici R, Doros G, et al. Clinical effects of erdosteine in the treatment of acute respiratory tract diseases in children. Int J Clin Pharmacol Ther. 2007;45(1):16-22.

2.Hosoe H, Kaise T, Ohmori K, Isohama Y, Kai H, Takahama K, et al. Mucolytic and antitussive effects of erdosteine. J Pharm Pharmacol. 1999;51:959-66.

Share this article
Related Articles
Related Products
34ee00b27c1229549b200d4f5154b54a.jpg
b60a981a61290dcfa1f6dba162a43a77.jpg
882a21e0550404365283f9249410b9b7.jpg
f8542d12c739ca676e2027f605a3d22b.jpg
e24c08ba9977ec17085b4875e08b19a9.jpg
180ce609cc076b83164b7be5b691be8e.jpg
8a0239da1f9bc5417791774b3f3b2725.jpg
946f5f666f651318a3afa6d83fce350b.jpg
7a96e23bc9ea7369c36461238b7537cc.jpg
2b2994e4c3304c867e0505679e28c70c.jpg