PRANZA

PRANZA

  •  

    find pharmacy

    Komposisi:

    Tiap vial mengandung: Pantoprazole sodium setara dengan pantoprazole 40 mg dalam bentuk serbuk terliofilisasi.

    Bentuk sediaan:

    Vial (40 mg pantoprazole)

    Farmakologi:

    Pantoprazole merupakan pengganti benzimidazole, bekerja dengan cara menghambat sekresi asam lambung melalui kerja spesifik pada pompa proton sel parietal. Pantoprazole dikonversikan menjadi bentuk aktif dalam lingkungan asam (pada sel parietal), yang berdampak pada proses inhibisi enzim H+/K+ ATPase dalam produksi asam lambung tahap akhir. Proses inhibisi ini tergantung dari besaran dosis. Waktu paruh 1 jam. Ikatan protein plasma 98%. Dimetabolisme di hati. Ekskresi utama melalui ginjal (80%). Profil farmakokinetik tidak berubah dengan pemberian berulang.

    Indikasi:

    PRANZA diindikasikan pada pengobatan ulkus lambung, ulkus duodenum, refluks esofagitis derajat sedang dan berat serta kondisi hipersekresi patologis seperti sindrom Zollinger-Ellison atau keganasan lainnya. Digunakan sebagai terapi alternative pada pasien yang tidak diindikasikan pemberian pantoprazole oral.

    shopping online

    Dosis:

    Injeksi PRANZA hanya diberikan secara intravena (IV), dosis rekomendasi untuk ulkus duodenum, ulkus lambung, refluks esofagitis sedang-berat : 1 vial (pantoprazole 40 mg) IV/hari. Terapi jangka panjang sindrom Zollinger-Ellison dan keadaan hipersekresi patologis lain : dosis awal 80 mg IV, selanjutnya dosis di atas 80 mg/hari harus diberikan dalam 2 dosis terbagi. Pantoprazole dapat diberikan sampai di atas 160 mg, tetapi tidak boleh diberikan dalam jangka waktu lama. Perubahan dari rute oral ke intravena atau dari intravena ke oral, harus dilakukan untuk mempertahankan efek penghambatan sekresi asam lambung secara berkelanjutan. Jika ada sisa obat dalam vial atau terjadi perubahan fisik obat (keruh atau ada endapan), maka obat harus dibuang. Isi vial hanya untuk sekali penggunaan.

    Kontraindikasi:

    Hipersensitif.

    Peringatan dan Perhatian:

    Pada orang lanjut usia dan pasien dengan gangguan fungsi ginjal : dosis pantoprazole yang diberikan tidak boleh melebihi 40 mg/hari. Pasien dengan gangguan fungsi hati : pada pasien dengan gangguan hati yang berat, dosis harian pantoprazole sebaiknya diturunkan sampai 20 mg.

    Efek Samping:

    Umum dan lokal pada tempat pemberian; sangat jarang: tromboflebitis, edema perifer. Darah dan sistem limfatik ; sangat jarang: leukopenia, trombositopenia. Gastrointestinal: nyeri perut bagian atas, diare, konstipasi, flatulensi.

     

    PRANZA

     

    find pharmacy

    Composition:

    Each vial contains: Pantoprazole sodium equivalent to pantoprazole 40 mg in the form of lyophilized powder.

    Presentation:

    Vial (pantoprazole 40 mg)

    Pharmacology:

    Pantoprazole is a substitute for benzimidazole, works by inhibiting gastric acid secretion through specific action on the proton parietal cell pump. Pantoprazole is converted into an active form in an acidic environment (in parietal cells), which results in the inhibition of the enzyme H + / K + ATPase at the end of gastric acid production. This inhibition process depends on the number of doses. 1 hour of half time. Plasma protein binding 98%. Metabolized in the liver. Primary excretion through the kidneys (80%). The pharmacokinetic profile does not altered by repeated administration.

    Indications:

    PRANZA is indicated for the treatment of gastric ulcers, duodenal ulcers, moderate and severe esophageal reflux and pathological gastric hypersecretion conditions such as Zollinger-Ellison syndrome or other malignancies. Used as an alternative therapy in patients who is not indicated for oral pantoprazole.

    Contraindications:

    Hypersensitivity.

    shopping online

    Dose:

    PRANZA injection is only given intravenously (IV), recommended dosage for duodenal ulcer, gastric ulcer, moderate-severe reflux esophagitis: 1 vial (pantoprazole 40 mg) IV / day. Long-term therapy of Zollinger-Ellison syndrome and other pathological gastric hypersecretion conditions: initial dose of 80 mg IV, then doses of more than 80 mg / day should be given in 2 divided doses. Pantoprazole can be given up to 160 mg, but should not be given for a long time. Changes from the oral to intravenous route or from intravenous to oral, must be done to maintain the inhibiting effect of continuous gastric acid secretion. If there is a residual drug in the vial or a physical change in the drug (cloudy or there is a sediment), then the drug must be discarded. The contents of the vial are only for one time use.

    Warning and attentions:

    In elderly and patients with impaired renal function: the dose of pantoprazole given should not exceed 40 mg / day. Patients with liver function disorders: in patients with severe liver disorders, the daily dose of pantoprazole should be reduced to 20 mg.

    Side Effects:

    General and local at the place of administration; very rare: thrombophlebitis, peripheral edema. Blood and lymphatic system; very rare: leukopenia, thrombocytopenia. Gastrointestinal: upper abdominal pain, diarrhea, constipation, flatulence.

    FAQ

    Farmakologi

    Bagaimana mekanisme kerja dari PRANZA?

    PRANZA bekerja dengan menghambat sekresi asam lambung melalui kerja spesifik pada pompa proton di sel parietal lambung.

    Berapa lama efek terapi PRANZA?

    Setelah pemberian tunggal, efek penghambatan asam lambung dapat bertahan selama 24 jam.

    Indikasi/Kegunaan

    PRANZA bisa digunakan untuk kasus apa saja?

    PRANZA dapat digunakan untuk pengobatan ulkus lambung, ulkus duodenum, refluks esofagitis derajat sedang dan berat serta sindroma Zoliinger Ellison, sebagai terapi alternatif apabila tidak dapat diberikan terapi oral.

    Efikasi

    Bagaimana efektivitas PRANZA dibandingkan dengan omeprazole??

    Pada kasus GERD, perdarahan saluran cerna atas dari beberapa uji klinik menunjukkan efek yang superior dari pantoprazole.

    Cara Pemberian/Penggunaan

    Bagaimana cara pemberian PRANZA?

    Hanya diberikan secara intravena

    Berapa dosis maksimal PRANZA?

    Dosis sampai dengan 240 mg IV pernah dilaporkan tidak menimbulkan tanda-tanda overdosis.

    PRANZA direkonstitusi dengan pelarut apa?

    Rekonstitusi PRANZA menggunakan NaCl 0,9% 10 mL

    Setelah direkonstitusi, apakah PRANZA masih boleh disimpan sebelum diberikan ke pasien?

    Setelah rekonstitusi, pranza dapat disimpan pada suhu 20-25 derajat celcius hingga 12 jam

    Jika diberikan melalui infus, PRANZA dilarutkan dengan pelarut apa saja?

    Untuk pemberian infus, setelah rekonstitusi, PRANZA dapat dilarutkan dengan NaCl 0,9%, glukosa 5%

    Jika diberikan melalui infus, berapa kecepatan infus PRANZA?

    Dapat diberikaan sebagai tetesan infus jangka pendek (15 menit)

    Hingga berapa lama PRANZA aman diberikan?

    Penggunaan PRANZA hanya diberikan jangka pendek (7-10 hari) sampai pasien dapat diberikan mendapatkan terapi oral.

    Pasien Khusus/Perhatian

    Apakah PRANZA bisa diberikan pada anak-anak?

    Informasi penggunaan pantoprazole IV untuk anak masih sangat terbatas. Studi farmakokinetik mengenai pantoprazole intravena pada anak usia 2-16 tahun memperlihatkan bahwa pantoprazole dosis 0,8 mg/ kgBB atau 1,6 mg/kgBB memiliki profil yang sama pada dewasa, serta aman dan ditoleransi dengan baik.

    Bagaimana penggunaan PRANZA pada pasien usia lanjut?

    Pemberian PRANZA pada usia lanjut, tidak perlu penyesuaian dosis.

    Apakah PRANZA boleh diberikan pada ibu hamil?

    Selama kehamilan, pemberian pantoprazole IV masuk ke pregnancy kategori B.

    Apakah PRANZA boleh diberikan pada ibu menyusui?

    Belum ada studi pada ibu menyusui, penggunaan pada ibu menyusui sebaiknya mempertimbangkan manfaat yang melebihi risikonya pada bayi.

    Bagaimana penggunaan PRANZA pada pasien dengan gangguan fungsi hati?

    Pada pasien dengan gangguan fungsi hati yang berat, dosis pantoprazole sebaiknya diturunkan sampai 20mg, selain itu dilakukan monitoring enzim hati. apabila meningkat sebaiknya terapi dihentikan. Namun dari FDA, terdapat sedikit perbedaan, dimana pasien dengan gangguan hati ringan, seadng, atau berat tidak memerlukan penyesuaian dosis (diberikan hingga 40 mg).

    Bagaimana penggunaan PRANZA pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

    Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal, tidak diperlukan penyesuaian dosis.

    Bagaimana dengan pasien gangguan ginjal dengan dialisis?

    Dari studi yang ada, penggunaan pada pasien gangguan ginjal dengan atau tanpa dialisis tidak menyebabkan perubahan profil farmakokinetik, sehingga tidak diperlukan penyesuaian dosis.

    Bagaimana penggunaan PRANZA untuk pasien dengan perdarahan saluran cerna atas?

    Dari studi yang ada mengenai penggunaan pantoprazole pada pasien dengan perdarahan saluran cerna atas non-variceal (yang telah dilakukan endoskopi hemostasis) pemberian pantoprazole diberikan 80 mg IV bolus, lalu dilanjutkan dengan dosis 8 mg/jam hingga 72 jam. Dengan dosis tersebut dalam studi, dikatakan dapat mengurangi perdarahan berulang, kebutuhan transfusi darah, dan lama rawat di RS.

    Interaksi Obat

    Bagaimana interaksi obat dari PRANZA?

    Perubahan dalam hal absorpsi harus dipantau untuk obat yang penyerapannya bergantung pada kondisi pH, seperti ketoconazole, pada saat diberikan bersamaan dengan pantoprazole. Kandungan aktif dari pantoprazole dimetabolisme oleh hati melalui sistem enzim sitokrom P450. Adanya interaksi antara pantoprazole dengan obat atau zat lain yang dimetabolisme dengan menggunakan enzim yang sama tidak dapat diabaikan. Meskipun secara klinis tidak terlihat adanya interaksi yang bermakna, akan tetapi sebaiknya dilakukan pemantauan pada saat pantoprazole diberikan bersama dengan obat atau zat yang mengandung carbamazepine, caffeine, diazepam, diclofenac, digoxin, ethanol, glibenclamide, metoprolol, naproxen, nifedipine, phenytoin, piroxicam, theophylline, warfarin dan kontrasepsi oral. Pasien yang sedang menjalani terapi dengan antikoagulan coumarin perlu dilakukan pemantauan terhadap waktu protrombin/INR pada saat pemberian pantoprazole dimulai, dihentikan atau pada saat diberikan secara tidak teratur.

    Efek Samping

    Apa saja efek samping PRANZA yang sering dilaporkan?

    Efek sampping jarang. Efek samping lokal tempat penyuntikan jarang, efek samping lain adalah pada saluran cerna misal nyeri perut bagian atas, diare, konstipasi, dll.

    Penyimpanan

    Bagaimana penyimpanan PRANZA?

    Simpan pada suhu di bawah 30 derajat Celsius

Please login or register to post comments.