Detail Article
Obat Osteoporosis Bisphosphonate Efektif Mencegah Progresivitas Gangguan Pendengaran Saraf
Esther Kristiningrum
Mar 18
Share this article
img-Lab_obat.jpg
Updated 22/Mei/2020 .

Otosklerosis merupakan kelainan yang disebabkan oleh aktivitas osteoklas pada kapsul otik tulang, yang secara khas disertai dengan gangguan pendengaran konduktif karena fokus otosklerotik yang mempengaruhi mobilitas tulang sanggurdi (stapes). Terapi dengan bisphosphonate generasi ketiga dikaitkan dengan stabilitas pendengaran sensorineural terkait otosklerosis..

Otosklerosis merupakan kelainan yang disebabkan oleh aktivitas osteoklas pada kapsul otik tulang, yang secara khas disertai dengan gangguan pendengaran konduktif karena fokus otosklerotik yang mempengaruhi mobilitas tulang sanggurdi (stapes). Diperkirakan sekitar 1/3 pasien dengan otosklerosis klinis akan mengalami gangguan pendengaran sensorineural (SNHL). Golongan bisphosphonate generasi ketiga yang lebih baru bekerja dengan menghambat farnesyl pyrophosphate synthetase, sehingga menyebabkan osteoklas tidak aktif. Telah dihipotesiskan juga bahwa penurunan aktivitas osteoklas akan menurunkan jumlah TNF-alpha yang berdifusi ke dalam telinga bagian tengah, sehingga menstabilkan atau memulihkan gangguan pendengaran. Dalam suatu laporan pendahuluan ditunjukkan bahwa terapi bisphosphonate tersebut menghentikan gangguan pendengaran progresif dalam jangka pendek (rata-rata 13 bulan) untuk kebanyakan kasus.

 

Suatu kajian case series retrospektif telah dilakukan untuk meneliti outcome pendengaran jangka panjang pada 7 pasien berusia 48,3 ± 10,3 tahun dengan bisphosphonate generasi ketiga untuk gangguan pendengaran sensorineuron terkait otosklerosis. Pasien diterapi dengan risedronate 35 mg sekali seminggu atau zoledronate injeksi 5 mg setelah diagnosis otosklerosis dengan komponen gangguan pendengaran sensorineuron yang bermakna.

 

Dilakukan analisis terhadap bone conduction pure tone threshold averages (BC-PTA) dan word recognition score (WRS) sebelum dan setelah pemberian bisphosphonate dalam follow- up jangka panjang. Perubahan BC-PTA bermakna jika >10dB atau antara 4% dan 18% pada WRS berdasarkan varian binomial. Hasil analisis BC-PTA dan WRS menunjukkan bahwa dari 14 telinga yang memenuhi kriteria inklusi, 11 telinga masih stabil sementara 2 telinga membaik dan 1 telinga memburuk. Tidak ada pasien yang mengalami komplikasi utama akibat dari terapi bisphosphonate.

 

Disimpulkan bahwa terapi dengan bisphosphonate generasi ketiga dikaitkan dengan stabilitas pendengaran sensorineural terkait otosklerosis selama periode 5-9 tahun. Hasil tersebut menunjukkan bahwa obat-obat tersebut dapat mencegah progresivitas SNHL pada pasien dengan otosklerosis sehingga berperan penting dalam terapi pasien dengan SNHL progresif dan ostosklerosis koklea. 

 

Image : Ilustrasi

Referensi:

1.     Jan TARemenschneider AKHalpin CSeton MMcKenna MJQuesnel AM. Third-generation bisphosphonates for cochlear otosclerosis stabilizes sensorineural hearing loss in long-term follow-up. Laryngoscope Investig Otolaryngol. 2017;2(5):262-8. doi: 10.1002/lio2.91.

2.     Quesnel AM, Seton M, Merchant SN, Halpin C, McKenna MJ. Third-generation bisphosphonates for treatment of sensorineural hearing loss in otosclerosis. Otol Neurotol 2012;33:1308-14.

Share this article
Related Articles
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi Asam Traneksamat Topikal dan Injeksi pada Melasma
dr. Angeline Fanardy | 21 Feb 2019
Perbandingan Preparat Besi Sukrosa Injeksi dengan Besi Fumarat per Oral pada Wanita Hamil dengan Anemia
Laurencia Ardi | 28 Feb 2019
Pasien DM Tipe 2 Mempunyai Kadar Vitamin C Rendah
Esther Kristiningrum | 03 Mar 2019
Kombinasi Sinbiotik – Sitagliptin Bermanfaat pada Pasien Perlemakan Hati Non-alkohol (NAFLD)
Lupita Wijaya | 11 Mar 2019
Suplemen Asam Amino Glutamin dapat Memperbaiki Gejala Sakit Pencernaan IBS, Benarkah?
Dokter Kalbemed | 13 Mar 2019
Hubungan Kadar Vitamin A, E, dan Zinc dengan Keparahan Acne Vulgaris
Dokter Kalbemed | 13 Mar 2019
Obat Osteoporosis Bisphosphonate Efektif Mencegah Progresivitas Gangguan Pendengaran Saraf
Esther Kristiningrum | 18 Mar 2019