Detail Article
Fraksi Trombosit Muda Dapat Sebagai Penanda Perkembangan Demam Berdarah
dr. Kupiya
Nov 26
Share this article
ed6b19132baeb9f73efb532a2bdd576e.jpg
Updated 25/Nov/2021 .

Progesi demam berdarah sering dikaitkan dengan trombositopenia akibat penekanan sumsum tulang yang diinduksi virus dan konsumsi trombosit perifer yang dimediasi imun. Fraksi trombosit imatur (IPF), yang dapat diukur menggunakan analisis hematologi, adalah prekursor yang menunjukkan pembentukan trombosit di sumsum tulang.

Fraksi trombosit imatur (IPF) dapat digunakan sebagai indikator awal pemulihan trombosit pada pasien dengue dengan trombositopenia, hal ini berdasarkan dari studi yang dilakukan oleh Kah Wai Looi dari Faculty of Medicine, University of Malaya, Kuala Lumpur, Malaysia dan kolega yang telah dipublikasikan dalam International Journal of Infectious Diseases tahun 2021 ini.


Studi ini melibatkan pasien rawat inap dengan demam berdarah didaftarkan dan ditindaklanjuti setiap hari sampai keluar. Pemeriksaan darah termasuk jumlah darah lengkap harian dan IPF diukur menggunakan penganalisis hematologi. 


Secara total, 287 pasien dengan demam berdarah yang dikonfirmasi terdaftar dalam penelitian ini, 25 di antaranya menderita demam berdarah parah. Semua pasien memiliki tren penurunan jumlah trombosit pada minggu pertama sakit, bersamaan dengan tren peningkatan persentase trombosit imatur terhadap total trombosit (IPF%) selama lebih dari 3 hari sebelum pemulihan trombosit. IPF% meningkat secara signifikan pada pasien dengan demam berdarah berat dibandingkan dengan pasien dengan demam berdarah non-berat pada hari ke 3-5 setelah timbulnya demam. Jumlah retikulosit meningkat secara signifikan pada pasien dengue berat pada hari ke-5.


Berdasarkan studi ini, peneliti menyimpulkan bahwa Fraksi trombosit imatur (IPF) dapat dimanfaatkan sebagai indikator awal pemulihan trombosit pada pasien DBD dan trombositopenia.



Silakan baca juga: Trolit, berisi monascus purpureus, ekstrak Psidii folium, elektrolit, vitamin B kompleks, dan mineral seng (Zn)

Gambar: Ilustrasi (sumber: https://www.pusat2.litbang.kemkes.go.id/)

Referensi:

Looi KW, Matsui Y, Kono M, Samudi C, Kojima N, Ong JX, et al. Evaluation of immature platelet fraction as a marker of dengue fever progression. International Journal of Infectious Diseases [Internet]. 2021;110:187-94.[cited 2021 Nov 23]. Avalable from: https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1201971221006044


Share this article
Related Articles
Molnupiravir Mendapat EUA dari Badan POM untuk Pengobatan COVID-19
dr. Johan Indra Lukito | 14 Jan 2022
Coronavirus Menyebar di Organ Jantung dan Otak
dr. Kupiya | 17 Jan 2022
Efikasi Pregabalin vs Duloxetine Pada Pasien Diabetik Neuropati
Dr. Della Sulamita Mahendro | 12 Jan 2022
Deferasirox 2 Kali Sehari, Bagaimana Efektivitas dan Keamanannya?
dr. Hastarita Lawrenti | 10 Jan 2022
Potensi Terapi dengan Efgartigimod untuk Myasthenia Gravis, Ini Studinya
dr. Yohanes Jonathan | 07 Jan 2022
Paxlovid Mendapat EUA FDA AS untuk Pengobatan COVID-19
dr. Johan Indra Lukita | 24 Des 2021
"Vancomysin Loading Dose" untuk Infeksi MRSA, Bagaimana Efikasi dan Keamanannya?
Dr. Della Sulamita Mahendro | 30 Des 2021
Defisiensi Vitamin D Meningkatkan Risiko DBD dan DSS
Dr. Esther Kristiningrum | 09 Des 2021
Mengenal Varian Omicron (2)
dr. Kupiya | 03 Des 2021
Mengenal Varian Omicron (1)
dr. Kupiya | 01 Des 2021