Detail Article
Calcitriol Bermanfaat untuk Terapi Psoriasis
Dokter Kalbemed
Feb 26
Share this article
img-Psoriasis.jpg
Updated 22/Mei/2020 .

Psoriasis merupakan penyakit kulit inflamasi yang mempengaruhi sekitar 2% populasi dunia, dan ditandai dengan plak atau papul erimatosa dan bersisik-sisik.

Psoriasis merupakan penyakit kulit inflamasi yang mempengaruhi sekitar 2% populasi dunia, dan ditandai dengan plak atau papul erimatosa dan bersisik-sisik.

Patofisiologi psoriasis mendefinisikannya sebagai penyakit sistemik yang dimediasi imun yang melibatkan helper T lymphocyte (Th1).  Sitokin dari jalur Th1- interferon gamma, interleukin 2 dan 12, serta TNF-alfa, mendominasi dalam plak psoriatik, dan interleukin-17, yang menginduksi ekspresi chemoattractant pada lesi.

Saat ini, psoriasis dikaitkan dengan defisiensi vitamin D. Studi oleh Gisondi dkk yang menganalisis status vitamin D pada pasien dengan psoriasis plak (psoriasis vulgaris) kronik, menunjukkan bahwa defisiensi vitamin D sering terjadi pada pasien ini, tanpa memperhatikan usia, jenis kelamin, indeks massa tubuh, PASI (Psoriasis Area Severity Index), kadar hormon paratiroid (PTH), dan waktu pengambilan sampel darah.

Dosis vitamin D oral dapat diekspresikan dalam mcg atau IU, dengan 1 mcg setara dengan 40 IU. Sebagai tambahan, bentuk vitamin D oral yang digunakan dalam studi adalah calcitriol.

Studi lain yang merupakan meta-analisis, menganalisis uji klinik terkait penggunaan vitamin D untuk terapi oral psoriasis, yang dipublikasikan dalam LILACS, Scielo, Medline, PubMed, dan Cochrane Library dari 1986-2013. Dari 10 artikel yang memenuhi kriteria, kebanyakan uji klinik dilakukan pada psoriasis sedang dengan dosis 0,25-2 mcg/hari, yang menunjukkan perbaikan dengan modalitas terapi ini, perbaikan klinis baik secara total, maupun parsial. Beberapa studi menggunakan dosis tinggi, tetapi terdapat perhatian mengenai hiperkalsiuria sebagai efek samping. [dr. Esther K.]

 

 

Image: Ilustrasi (Sumber: https://www.nhs.uk/conditions/psoriasis/symptoms/)
Referensi: Lourencetti M, Abreu MM. Use of active metabolites of vitamin D orally for the treatment of psoriasis. Rev Assoc Med Bras (1992). 2018;64(7):643-8. doi: 10.1590/1806-9282.64.07.643.

Share this article
Related Articles
COVID-19 Dikaitkan dengan Peningkatan Risiko Diabetes pada Pasien Di bawah 18 tahun
dr. Hasna Mardhiah | 18 Jan 2022
Molnupiravir Mendapat EUA dari Badan POM untuk Pengobatan COVID-19
dr. Johan Indra Lukito | 14 Jan 2022
CDC Mempersingkat Masa Isolasi dan Karantina COVID-19, Ini Pertimbangannya
dr. Johan Indra Lukito | 11 Jan 2022
Varian Virus SARS-CoV-2 Omicron, Bagaimana Pengaruhnya pada Antibodi Penetral terhadap SARS-CoV-2?
dr. Hasna Mardhiah | 04 Jan 2022
Efektivitas Simethicone pada Bowel Preparation
Dr. Della Sulamita Mahendro | 20 Jan 2022
Penambahan Terapi Tislelizumab pada Kemoterapi Bermanfaat untuk Pasien Kanker Nasofaring Rekuren atau Metastatik
dr. Hastarita Lawrenti | 19 Jan 2022
Coronavirus Menyebar di Organ Jantung dan Otak
dr. Kupiya | 17 Jan 2022
Dexmedetomidine Intraoperatif Mempercepat Pemulihan Fungsi Saluran Cerna
dr. Laurencia Ardi | 14 Jan 2022
Anemia Defisiensi Besi Mempengaruhi Prematuritas, Pertumbuhan Janin dan Infeksi Postpartum
dr. Josephine Herwita Atepela BC | 13 Jan 2022
Efikasi Pregabalin vs Duloxetine Pada Pasien Diabetik Neuropati
Dr. Della Sulamita Mahendro | 12 Jan 2022