Detail Article
Kekurangan Vitamin D Meningkatkan Risiko Gangguan Kognitif Pasca-Stroke
dr. Esther Kristiningrum
Mei 20
Share this article
2f6e778ab8cf7ca436d33c90073b6ae7.jpg
Updated 28/Mei/2021 .

Prevalensi gangguan kognitif pasca-stroke (PSCI) berkisar 20-80%. Beberapa studi menemukan bahwa defisiensi vitamin D sering terjadi pada pasien stroke, antara lain menunjukkan bahwa defisiensi vitamin D pada stroke iskemik fase jangka pendek dikaitkan dengan kejadian gangguan kognitif 1 bulan yang lebih tinggi.


Studi baru-baru ini juga telah dilakukan untuk meneliti kaitan antara vitamin D dan performa kognitif pada pasien pasca-stroke. Studi tersebut merupakan studi potong lintang pada 20 pasien pasca-stroke iskemik. Kadar vitamin D diukur menggunakan enzyme-linked fluorescent assay (ELFA). Performa kognitif dinilai dengan minimental state examination (MMSE) yang dikomputerisasi dan clock drawing test (CDT).

 

Hasilnya menunjukkan bahwa insufisiensi vitamin D (<30 ng/mL) dialami oleh semua subjek studi (100%), dengan kadar vitamin D rata-rata±SD 13,75±4,06 ng/mL. Lebih dari 70% subjek mengalami gangguan kognitif. Berdasarkan pada MMSE, pasien dengan gangguan kognitif memiliki kadar vitamin D yang lebih rendah, dibandingkan dengan pasien yang memiliki kognitif normal (13±4,38 vs. 16±2,44 ng/mL; p<0,001). Pada pemeriksaan CDT, pasien dengan gangguan kognitif memiliki kadar vitamin D yang sedikit lebih tinggi dibanding pasien dengan kognitif normal. Namun, pemeriksaan CDT kurang sensitif dibanding MMSE, sehingga lebih sedikit pasien yang terdeteksi PSCI dengan CDT dan menyebabkan adanya perbedaan hasil pada pemeriksaan MMSE dengan CDT dalam studi ini.



Dari hasil studi disimpulkan bahwa insufisiensi vitamin D pada pasien pasca-stroke iskemik tampaknya meningkatkan risiko terjadinya gangguan kognitif pasca-stroke. Dokter sebaiknya mengetahui status vitamin D pada pasien pasca-stroke, khususnya pada populasi usia lanjut.



Silakan baca juga: Prove D3-1000, Vitamin D3 (cholecalciferol) 1000 IU (25 mcg)

Gambar : Ilustrasi (www.pexels.com)

Referensi:

1.     Pinzon R, Wijaya VO, Paramitha D. Vitamin D status and cognitive performance of post stroke patients. Mol Cell Biomed Sc 2021;5(1):22-6

2.     Chen H, Liu Y, Huang G, Zhu J, Feng W, He J. Association between vitamin D status and cognitive impairment in acute ischemic stroke patients: a prospective cohort study. Clin Interv Aging. 2018;13:2503-9.


Share this article
Related Articles
Suplementasi Vitamin D Bermanfaat Mengurangi Frekuensi Kejadian Eksaserbasi PPOK
nugroho nitiyoso | 14 Nov 2018
Metformin Menurunkan Mortalitas dan Morbiditas Diabetes Mellitus Usia Lanjut.
Pande Dharma Pathni | 20 Nov 2018
Suplementasi Zinc Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes
nugroho nitiyoso | 27 Nov 2018
Trastuzumab plus Docetaxel untuk Karsinoma Saluran Saliva HER2 Positif
dr. Hastarita Lawrenti | 13 Des 2018
Suplementasi Vitamin D prenatal, Mengurangi Risiko Asma Anak
nugroho nitiyoso | 10 Jan 2019
Manfaat Suplementasi Vitamin D Pada Disfungsi Endotel Pasien PGK
Dokter Kalbemed | 22 Jan 2019
Nyeri Punggung Bawah? Mungkinkah Kekurangan Vitamin D
Esther Kristiningrum | 27 Jan 2019
Metformin Mempengaruhi Komposisi Mikrobiota Saluran Cerna
Dokter Kalbemed | 28 Jan 2019
Efikasi dan Keamanan Beberapa Pilihan Pengobatan Rheumatoid Arthritis
dr. Nugroho NItiyoso, MBA | 12 Feb 2019
Nutrisi Enteral Memperbaiki Gagal Jantung Lansia
dr. Dedyanto Henky Saputra | 14 Feb 2019