Detail Article
GSE (Grape seed extract) Meningkatkan Antioksidan dan Memperbaiki Profil Lemak Plasma
Dokter Kalbemed
Jan 31
Share this article
img-Anggur1.jpg
Updated 22/Mei/2020 .

Latihan fisik sering dikaitkan dengan stres osidatif, hal ini dikarenakan peningkatan kebutuhan energi dan konsumsi oksigen, maka latihan fisik dalam waktu yang lama bisa disertai dengan peningkatan produksi radikal bebas, peningkatan pembentukan lipid hydroperoxide, stres oksidatif, dan perubahan konsentrasi antioksidan dalam darah.

Latihan fisik sering dikaitkan dengan stres osidatif, hal ini dikarenakan peningkatan kebutuhan energi dan konsumsi oksigen, maka latihan fisik dalam waktu yang lama bisa disertai dengan peningkatan produksi radikal bebas, peningkatan pembentukan lipid hydroperoxide, stres oksidatif, dan perubahan konsentrasi antioksidan dalam darah.

Studi menunjukkan bahwa penggunaan herbal seperti grape seed extract (GSE) untuk menurunkan stres oksidatif pada atlit. GSE mengandung kadar tinggi flavonoid, linoleic acid, dan phenolic procyanidin. Disebutkan bahwa efek penurun oksidan dari GSE sekitar 50 kali lebih tinggi dibanding vitamin C dan E. Sedangkan penelitian oleh Prior dkk juga menunjukkan bahwa konsumsi serbuk anggur secara dramatis meningkatkan kapasitas antioksidan setelah makan.

Studi terbaru, mempunyai efek yang bermanfaat pada glutathione plasma, kadar MDA, dan petanda metabolisme insulin pada para pemain bola voli wanita. Studi yang telah dipublikasikan dalam Iran Red Crescent Medical Journal tahun 2016 ini merupakan penelitian acak, tersamar ganda, dengan kontrol plasebo, melibatakan sebanyak 40 pemain bola voli wanita.

Dengan rentang masa studi selama 8 minggu menunjukkan bahwa terjadi peningkatan secara bermakna kadar glutathione (GSH) plasma, dan sebaliknya penurunan kadar MDA secara bermakna jika dibandingkan dengan plasebo. Dibandingkan kelompok plasebo, kelompok GSE secara bermakna mengalami penurunan kadar insulin serum, penurunan homeostasis model of assessment for insulin resistance (HOMA-IR) dan peningkatan quantitative insulin sensitivity check index (QUICKI). [EKM]

 

Image: Ilustrasi
Referensi:
1. Taghizadeh M, Malekian E, Memarzadeh MR, Mohammadi AA, Asemi Z. Grape seed extract supplementation and the effects on the biomarkers of oxidative stress and metabolic profiles in female volleyball players: A randomized, double-blind, placebo-controlled clinical trial. Iran Red Crescent Med J. 2016;18(9):e31314. doi: 10.5812/ircmj.31314. eCollection 2016 Sep.
2. Belviranlı M, Gökbel H, Okudan N, Başaralı K. Effects of grape seed extract supplementation on exercise-induced oxidative stress in rats. Br J Nutr. 2012;108(2):249-56. doi: 10.1017/S0007114511005496.

 

Share this article
Related Articles
Terapi Pemeliharaan Capecitabine Pada Pasien Kanker Kolorektal Metastatik
Dr. Hastarita | 08 Des 2021
Mengenal Varian Omicron (2)
dr. Kupiya | 03 Des 2021
Mengenal Varian Omicron (1)
dr. Kupiya | 01 Des 2021
COVID-19, Varian Omicron Masuk Kategori "Variant of Concern"
dr. Kupiya | 30 Nov 2021
10 Buah Dengan Karbohidrat Rendah, Apa Saja Itu?
dr. Kupiya | 07 Des 2021
Meta-Analisis, Probiotik Memperbaiki Atensi dan Memori pada Orang Dewasa Sehat atau dengan MCI, AD, HIV
Dr. Lupita | 06 Des 2021
Fraksi Trombosit Muda Dapat Sebagai Penanda Perkembangan Demam Berdarah
dr. Kupiya | 26 Nov 2021
Anosmia Pada Covid-19, Bagaimana Mekanismenya?
dr. Kupiya | 24 Nov 2021
Calcitriol Meningkatkan Oksigenasi Pasien Covid-19 yang Dirawat di Rumah Sakit
dr. Esther Kristiningrum | 02 Des 2021
Suplementasi Zinc Menurunkan Penanda Inflamasi dan Stres Oksidatif
Dr. Della Sulamita Mahendro | 25 Nov 2021