Detail Article
Efek Perlindungan Statin terhadap Infeksi Tuberkulosis Aktif
Admin
Nov 18
Share this article
img-Lung1.jpg
Updated 22/May/2020 .

Statin merupkana obat penurun lemak yang digunakan secara luas untuk menurunkan kadar kolesterol guna mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Beberapa studi menunjukkan sifat anti-inflamasi dan imunomodulatoris dari statin dapat menurunkan risiko penyakit infeksi serta mortalitas terkait-infeksi.

Statin merupkana obat penurun lemak yang digunakan secara luas untuk menurunkan kadar kolesterol guna mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Beberapa studi menunjukkan sifat anti-inflamasi dan imunomodulatoris dari statin dapat menurunkan risiko penyakit infeksi serta mortalitas terkait-infeksi. Secara spesifik, sifat-sifat tersebut dapat mempengaruhi perkembangan tuberkulosis (TB). Namun, hubungan antara penggunaan statin dan penyakit TB aktif masih belum jelas.

Sebuah studi yang dilakukan Kim et al mempelajari kaitan antara statin dan risiko TB aktif dengan menggunakan skor prospensity matching. Dalam studi ini digunakan data dari south Korea’s National Health Insurance dari hampir 1 juta orang, setelah dilakukan prospensity score matching didapatkan 26.036 individu yang menderita TB aktif sejak tahun 2003 hingga 2013.

Selama masa penelitian, 150 kasus TB pada 31.645 person-years (4,74 per 1.000 orang pertahun) berkembang pada individu yang menggunakan statin dan 902 TB aktif pada 153.041 person-years (5,88 per 1.000 orang pertahun) berkembang pada individu yang tidak menggunakan statin. Pada individu yang menggunakan statin didapati risiko TB yang lebih rendah secara signifikan dibandingkan yang tidak menggunakan statin. Selain itu, dilakukan analisis subkelompok yang menunjukkan penggunaan statin menurunkan TB secara signifikan pada individu tanpa diabetes, tetapi tidak pada individu dengan diabetes.

Berdasarkan temuan-temuan epidemiologis diatas, disimpulkan bahwa penggunaan statin menurunkan risiko terkena TB aktif. Efek protektif statin terhadap TB dilemahkan oleh diabetes. Diperlukan studi klinis lanjutan untuk mengonfirmasi temuan ini.(JCB)


Image: Ilustrasi
Referensi: Kim MC , Yun SC, Kim SH. Poster Abstract Session: Tuberculosis and Other Mycobacterial Infections. Statins decrease the risk of active tuberculosis: a propensity score-matched analysis [Internet]. 2018 [cited 2018 October 31]. Available from: https://idsa.confex.com/idsa/2018/webprogram/Paper71467.html

 

Share this article
Related Articles
Efek Perlindungan Statin terhadap Infeksi Tuberkulosis Aktif
Admin | 18 Nov 2018
Sebuah Harapan Baru Untuk Pasien Tuberkulosis Resisten Rifampisin
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 26 Mar 2019
Kapan Waktu Terbaik Konsumsi Statin?
Jane Cherub | 15 May 2019
Penggunaan Statin Pada Usia Lanjut, Apa Pengaruhnya?
Jane Cherub | 11 Jun 2019
Statin Berpotensi Menurunkan Risiko Demensia pada Pasca Gegar Otak, Benarkah?
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 07 Jul 2019
Statin, Adakah Manfaatnya Pada TB Aktif?
Jane Cherub | 08 Aug 2019
Statin Dosis Tinggi Berkaitan Dengan Peningkatan Risiko Osteoporosis
Jane Cherub | 24 Oct 2019
Perlukah Suplementasi Coenzyme Q-10 (CoQ10) Pada Pasien Pengonsumsi Statin?
Jane Cherub | 04 Dec 2019
Farmakoekonomi Esktrak Daun Jambu Biji dan Imunomodulator pada Demam Berdarah Dengue
dr. Kupiya Timbul Wahyudi | 18 Mar 2020
Atorvastatin Dihubungkan Dengan Penurunan Progresivitas Kematian Pasien COVID-19 di ICU
Dr. Martinova Sari Panggabean. | 31 Aug 2020