Detail Article

Penggunaan Terapi Tekanan Negatif Pasca-Bedah Trauma Orthopedi, Bagaimana Hasil Meta-analisisnya?

nugroho nitiyoso
Feb 12
Share this article
img-surgery1.jpg
Updated 29/Agt/2022 .

Beberapa komplikasi luka yang sering terjadi pasca-bedah trauma ortopedi antara lain: infeksi luka dan dehisens. Perawatan luka pasca-bedah dengan tekanan negatif (NPWT: Negative Pressure Wound Therapy) memberikan hasil yang optimal

Beberapa komplikasi luka yang sering terjadi pasca-bedah trauma ortopedi antara lain: infeksi luka dan dehisens. Perawatan luka pasca-bedah dengan tekanan negatif (NPWT: Negative Pressure Wound Therapy) memberikan hasil yang optimal untuk kondisi tersebut, hal ini merupakan kesimpulan dari hasil studi yang dilakukan oleh Dr. Wang dari Department of Orthopaedic Surgery, The Second Affiliated Hospital, Zhejiang University School of Medicine, Hangzhou, Peoples Republic of China dan kolega melakukan sebuah metaanalisis yang telah diterbitkan di Journal of Orthopaedic Surgery and Research 2019.


Dalam studinya Dr. Wang melakukan meta-analisis terhadap 6 penelitian (2 uji klinik, 4 kohort) yang meneliti manfaat tekanan negatif untuk mengurangi kejadian komplikasi luka pasca-bedah trauma ortopedi. Endpoint yang dievaluasi pada meta-analisis ini adalah: kejadian infeksi luka dangkal (superficial SSI), kejadian infeksi luka dalam (deep SSI) serta kejadian dehisens luka, antara kelompok yang mendapatkan terapi tekanan negatif pasca-bedah vs kelompok yang mendapatkan perawatan luka standar.


Hasilnya didapatkan bahwa, pasien pasca-bedah trauma ortopedi yang mendapatkan terapi tekanan negatif secara bermakna memberikan hasil yang lebih baik untuk parameter-parameter penilaian studinya. Penggunaan NPWT terbutki secara bermakna mampu menurunkan kejadian komplikasi luka yang lebih rendah, lebih spesifiknya, kejadian infeksi luka dangkal (superficial SSI), infeksi luka dalam (deep SSI) dan dehisens luka yang lebih rendah.


Dari hasil meta-analisis tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa pada pasien pasca-bedah trauma ortopedi, penggunaan terapi tekanan negatif pasca-bedah, secara bermakna mampu mengurangi kejadian infeksi luka dangkal (superficial SSI), infeksi luka dalam (deep SSI) dan dehisens luka.

 

Silakan baca juga: PICO, Perawatan Luka Tekanan Negatif

Image: Ilustrasi (sumber: https://www.woundsource.com/)

Referensi: Wang C, Zhang Y, Qu H. Negative pressure wound therapy for closed incisions in orthopedic trauma surgery: a meta-analysis. J Orthop Surg. 2019 Dec 11;14(1):427. 

Share this article
Related Articles
Related Products
e26c1880b9801359d0d4aa639336a7b3.jpg
2a6a2f58f0c2a1547e72d83fdabbcc6e.jpg
678e8c928ec970b8d82e2a75b8cb29a3.jpg
80274fb87695856c0d83edfec24fc761.jpg
3e422de41b77611c14d9f60564b76cff.jpg
005bdcc8b0ae60fc4c119dd23049c18b.png
e389d487ff28e7fc49b37f5b5aaab885.jpg
b206aa97a3b80852f956fb5866874ff6.jpg
418feddcd0df1ad3fd4a4c4a2ae7dfc4.jpg
21d69f2e287ce250dbe7cb364df65d4b.jpg