Detail Article

Pemberian Etoricoxib Sebelum dan Sesudah Operasi dapat Menurunkan Nyeri Pascaoperasi Lebih Baik

dr. Riesta Hanjani, B.MedSci
Mei 05
Share this article
fff725189023f590f6296075886dd9ee.jpg
Updated 05/Mei/2026 .

Prosedur bedah ekstraksi molar ketiga merupakan salah satu prosedur bedah dental yang paling umum dilakukan. Inflamasi yang disebabkan oleh prosedur bedah ini dapat menyebabkan sequelae, seperti nyeri, edema, trismus, dan komplikasi lain pada mulut, maka penanganan nyeri yang optimal sangat penting untuk meredakan gejala-gejala pascaoperasi tersebut. Suatu uji klinis oleh La Rosa, et al., dilakukan untuk mengevaluasi pemberian etoricoxib sebelum operasi (perioperatif) dan pascaoperasi dibandingkan dengan pemberian etoricoxib pascoperasi saja.


Penggunaan non-steroidal anti-infammatory drugs (NSAID) sudah banyak digunakan untuk tata laksana nyeri pascaoperasi dental. NSAID merupakan obat yang memiliki efek antinyeri dan antiinflamasi yang bekerja dengan menghambat enzim siklooksigenase sehingga mengurangi respons inflamasi, yang kemudian akan mengurangi rasa nyeri. Kelas NSAID yang umum digunakan adalah NSAID selektif COX-2, yang memiliki efek samping ke saluran pencernaan lebih minimal. NSAID selektif COX-2 yang umum digunakan pada prosedur bedah dental adalah celecoxib dan etoricoxib.

 

Etoricoxib memiliki selektivitas terhadap COX- 2 yang tinggi, sehingga menghasilkan efek anti-inflamasi yang kuat. Etoricoxib sudah terbukti dapat mengontrol nyeri pascaoperasi dental dengan baik dan mengurangi kebutuhan rescue medication. Dalam tata laksana nyeri pascaoperasi, analgetik umumya baru diberikan pada periode pascaoperasi, termasuk pemberian etoricoxib. Padahal, saat ini diketahui bahwa analgesia pre- emptive, atau pemberian analgetik sebelum operasi dapat mencegah sensitisasi sentral dan perifer, sehingga mengurangi intensitas nyeri pascaoperasi.


Sebuah uji klinis oleh La Rosa, et al., mengevaluasi pemberian etoricoxib sebelum operasi (perioperatif) dan pascaoperasi dibandingkan dengan pemberian etoricoxib pascoperasi saja. Uji klinis melibatkan 56 pasien yang menjaladi prosedur bedah ekstraksi molar ketiga. Pasien dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok intervensi yang mendapatkan etoricoxib 120 mg sebelum operasi dan sesudah operasi (n=28), dan kelompok kontrol yang mendapatkan etoricoxib 120 mg sesudah operasi saja (n=28). Luaran yang dinilai adalah intensitas nyeri dinilai dari visual analog scale (VAS), bengkak pascaoperasi, nilai maksimum pembukaan mulut (trismus), dan kuesioner kualitas hidup terkait kesehatan oral (OHRQoL) yang menilai kenyamanan pasien pascaoperasi.


Hasil uji klinis menunjukkan bahwa pemberian etoricoxib sebelum dan sesudah operasi secara signifikan menurunkan skor intensitas nyeri (VAS) pascaoperasi lebih baik dari kelompok kontrol mulai dari 2 jam pascaoperasi (rerata skor VAS 2,65 [1,88] vs 4,9 [1,28]) hingga 72 jam pascaoperasi (rerata skor VAS 0,4 [0,60] vs 2 [0,94]). Kualitas hidup pasien yang berkaitan dengan kesehatan oral juga secara signifikan lebih baik pada kelompok intervensi dibandingkan kelompok kontrol pada hari ke-3 pascaoperasi (rerata skor 52,3 [4,69] vs 43,5 [2,41]). Pemberian etoricoxib sebelum dan sesudah operasi menurunkan derajat bengkak pada wajah setelah operasi sebanding dengan pemberian etoricoxib sesudah operasi.


Kesimpulan:

Dari uji klinis ini, didapatkan bahwa pemberian etoricoxib 120 mg sebelum dan sesudah operasi dapat menurunkan intensitas nyeri pascaoperasi secara signifikan lebih baik serta meningkatkan kualitas hidup berkaitan dengan kesehatan oral yang lebih baik dibandingkan dengan pemberian etoricoxib pascaoperasi saja. Pemberian analgetik sebelum dan sesudah operasi dapat dipertimbangkan dalam manajemen nyeri pembedahan untuk mengurangi intensitas nyeri pascaoperasi.



Gambar: Ilustrasi (Sumber: drazenphoto Envato element)

Referensi:

  1. La Rosa GR, Consoli M, Abiad RS, Toscano A, Pedulla E. Comparing pre- and postoperative etoricoxib administration versus only postoperative on third molar extraction sequelae and oral health quality of life: a prospective quasi-experimental study. Clinical Oral Investigations. 2024;28:218
  2. Li H, Yin L, Xu H, Zhang X, Chao Q, Wang Q, et al. Preoperative etoricoxib reduces postoperative pain and improves functional recovery in third molar extraction: a systematic review and meta-analysis. J Oral Maxillofac Surg. 2026:1-18.


Share this article
Related Articles
Related Products
005bdcc8b0ae60fc4c119dd23049c18b.png
904fa48e7a72a2bd2060d442710a32b9.jpg
d5f249a4d77a637189fff9aa1ecb17a9.jpg
94dac778b73337051aa80d608c2b6080.jpg
8cba86d6aea6dace6eda16b3d224c743.jpg
4dae610408de85c515bd93854247d0e3.jpeg
a67d87d747817244a7ad753d94390bef.jpg
678e8c928ec970b8d82e2a75b8cb29a3.jpg
675849deb1dfbe178e826a3854285e42.jpg
12c116d92f22091facc84aafbc8db5ab.jpg