Detail Article

Lutein dan Zeaxanthin Memperbaiki Gejala Mata Lelah dan Performa Kognitif pada Anak

dr. Riesta Hanjani, B.MedSci
Mar 26
Share this article
b4400687d716a1cb3d73ad154ced30e3.jpg
Updated 26/Mar/2026 .

Peningkatan penggunaan gadget dan media digital berkontribusi terhadap peningkatan insiden miopia serta asthenopia (mata lelah) pada anak dan remaja. Gangguan penglihatan termasuk mata lelah dapat memengaruhi fungsi kognitif, di mana dapat terjadi penurunan konsentrasi, gangguan tidur, hingga gangguan psikologis. Suatu penelitian mengevaluasi efikasi dan keamanan suplementasi lutein dan zeaxanthin terhadap fungsi visual dan kognitif pada anak usia 5–12 tahun.

Otak pada 2 dekade pertama kehidupan lebih rentan terhadap stres metabolik termasuk penumpukkan laktat dan radikal bebas, terutama akibat transmisi sinar ultraviolet (UVB) melalui lensa mata. Hal ini juga dapat berkontribusi terhadap penurunan fungsi kognitif pada anak dan remaja. Lutein dan zeaxanthin merupakan karotenoid yang terdapat pada retina yang berfungsi sebagai antioksidan untuk melindungi sel-sel retina dari radikal bebas. Lutein dan zeaxanthin juga ditemukan dalam konsentrasi tinggi pada otak terutama pada area hipokampus, oksipital, dan korterks frontal. Penelitian telah menunjukkan bahwa suplementasi lutein dan zeaxanthin pada dewasa muda dapat memperbaiki fungsi kognitif seperti proses visual hingga memori.

 

Penelitian oleh Yu, et al., mengevaluasi efikasi dan keamanan suplementasi lutein dan zeaxanthin terhadap fungsi visual dan kognitif pada anak usia 5–12 tahun. Penelitian ini merupakan uji klinis acak tersamar dengan kontrol plasebo yang melibatkan 60 anak usia 5 – 12 tahun yang memiliki digital screen time lebih dari 4 jam per hari, diacak untuk mendapatkan terapi suplementasi lutein 10 mg dan zeaxanthin 2 mg atau plasebo selama 180 hari. Luaran yang dinilai adalah macular pigment optical density (MPOD), kadar serum lutein dan zeaxanthin, gejala mata lelah, kualitas tidur, serta fungsi kognitis (atensi, konsentrasi, memori episodik, dan kemampuan visuospasial).

 

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan macular pigment density (MPOD) sebesar kurang lebih 25% pada kelompok yang mendapatkan suplementasi lutein dan zeaxanthin, dibandingkan kelompok kontrol. Kelompok lutein dan zeaxanthin juga menunjukkan peningkatan signifikan kecepatan pemrosesan visual (sekitar 7%) yang dinilai melalui critical flicker fusion, dibandingkan kelompok kontrol.

 

Pada pemeriksaan fungsi kognitif, kelompok lutein dan zeaxanthin menunjukkan peningkatan signifikan pada komponen atensi dibandingkan kelompok kontrol (30,40+7,49 vs 3,30+7,90). Pada komponen konsentrasi, kelompok lutein dan zeaxanthin juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol (26,26+1,94 vs 14,20+1,39). Komponen memori visuospasial dan pemrosesan visuospasial juga meningkat secara signifikan pada kelompok lutein dan zeaxanthin dibandingkan dengan kelompok kontrol. Gejala mata lelah pada kelompok lutein dan zexanthin, yang dinilai melalui visual analogue scale, secara signifikan menurun dibandingkan dengan kelompok kontrol (-1,23+0,20 vs - 0,25+0,29).

 

Dalam penelitian ini, terdapat 8 kejadian efek samping yang dilaporkan oleh 6 (10%) subjek, 5 efek samping dilaporkan oleh 4 (10%) subjek dari kelompok lutein dan zeaxanthin dan 3 efek samping dilaporkan oleh 2 subjek pada kelompok kontrol. Pada kelompok lutein dan zeaxanthin dilaporkan terdapat efek samping berupa demam (n = 3), viral fever (n = 1), dan nyeri gigi (n = 1). Semua efek samping yang terjadi tidak berkaitan dengan pemberian intervensi pada penelitian ini.

 

Kesimpulan:

Pemberian suplementasi lutein 10 mg dan zeaxanthin 2 mg pada anak usia 5−12 tahun dapat meningkatkan macular pigment optical density, fungsi kognitif, dan menurunkan gejala mata lelah pada anak dengan digital screen time lebih dari 4 jam sehari. Suplementasi lutein dan zeaxanthin aman dan ditoleransi dengan baik.

 


Gambar: Ilustrasi (Sumber: Familystock-Envato element)

Referensi:

1. Parekh R, Hammond Jr BR, Chandradhara D. Lutein and zeaxanthin supplementation improves dynamic visual and cognitive performance in children: a randomized, double-blind, parallel, placebo-controlled study. Adv Ther. 2024;41:1496-1511

2. Yu M, Zhou H, Zhao Y, Lu H, Shao Y. Effects of vision impairment on cognitive function: the bidirectional chain mediating role of sleep quality and psychological disorders. Front.

Public Health. 2025;13:1611723


Share this article
Related Articles
Related Products