Detail Article

Kombinasi Paracetamol/Ibuprofen Efektif Menurunkan Insiden dan Nyeri Akibat Catheter-Related Bladder Discomfort

dr. Riesta Hanjani, B.MedSci
Agt 10
Share this article
e16c4aaa6220ac82239f9ac1ca0d3035.jpg
Updated 27/Agt/2026 .

Kateterisasi urin (indwelling urinary catheterization) banyak digunakan khususnya pada pasien yang menjalani prosedur bedah urologi. Namun, intervensi ini seringkali memicu terjadinya catheter-related bladder discomfort (CRBD), dengan insiden hingga 90%. CRBD umumnya dirasakan sebagai rasa tidak nyaman pada area suprapubik, hingga urgensi berkemih (urinary urgency). CRBD juga dapat menyebabkan beberapa komplikasi pascaoperasi seperti agitasi, gangguan pemulihan dan manajemen nyeri, hingga risiko infeksi.


CRBD terjadi akibat kontraksi involunter otot detrusor, serta sensitisasi aferen yang dipicu prostaglandin akibat iritasi lokal pada kandung kemih. Penggunaan analgesia multimodal yang mencakup kombinasi paracetamol dan obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) menjadi salah satu pilihan untuk mengatasi CRBD. Kombinasi paracetamol dan OAINS seperti ibuprofen telah terbukti efektif dan aman untuk mengatasi nyeri pascaoperasi. OAINS seperti ibuprofen menghambat aktivitas prostaglandin, sehingga memberikan efek antiinflamasi, sedangkan paracetamol memodulasi nyeri via jaras sentral.


Uji klinik oleh You, et al., mengevaluasi efikasi dan keamanan fixed-dose combination (FDC) paracetamol 1 g dan ibuprofen 300 mg dalam mengurangi insiden dan meredakan nyeri CRBD pada periode pascaoperasi. Uji klinik ini melibatkan 23 pasien yang menjalani prosedur bedah urologi yang membutuhkan pemasangan kateter urin. Pasien kemudian diacak untuk mendapatkan FDC paracetamol 1 g + ibuprofen 300 mg atau plasebo (cairan normal saline 100 mL). Obat diberikan 20 menit sebelum operasi selesai. Luaran utama yang dinilai pada uji klinik ini adalah insiden CRBD saat pasien tiba di post-anesthetic care unit (PACU), insiden serta derajat nyeri CRBD pada jam ke-0, 1, 2, dan 6. Nyeri dinilai menggunakan skala 4 poin (0 = pasien tidak mengeluhkan gejala CRBD, mild = pasien mengeluh gejala CRBD hanya saat ditanya, moderate = pasien secara spontan mengeluh merasakan gejala CRBD, severe = pasien secara spontan mengeluh merasakan gejala CRBD disertai respons perilaku seperti menarik kateter, berteriak), serta dengan numerical rating scale (NRS).


Hasil penelitian menunjukkan bahwa insiden CRBD saat pasien tiba di PACU secara signifikan lebih rendah pada kelompok paracetamol + ibuprofen dibandingkan dengan kelompok plasebo (54,5% vs 100%, p = 0,014). Insiden CRBD derajat moderate juga secara signifikan lebih rendah pada kelompok paracetamol + ibuprofen saat tiba di PACU (18,2% vs 66,7%, p = 0,036), dan pada jam pertama setelah tiba di PACU (0% vs 41,7%, p = 0,037). Selain itu, rerata derajat nyeri CRBD pada kelompok paracetamol + ibuprofen secara keseluruhan lebih rendah dibandingkan dengan kelompok plasebo pada jam ke-0, 1, dan 2, setelah tiba di PACU (p < 0,05).


Kesimpulan:

Pemberian kombinasi analgesik paracetamol dan ibuprofen efektif untuk menurunkan insiden CRBD pascaoperasi dan menurunkan derajat keparahan CRBD pada pasien yang menjalani prosedur operasi urologi.


Gambar: Ilustrasi (Sumber: Envato)

Referensi:

  1. You HJ, Jung JY, Kwon W, Cho SA, Sung TY. Effect of an intravenous acetaminophen/ibuprofen fixed-dose combination on catheter-related bladder discomfort: a prospective, randomized, placebo-controlled, double-blind pilot study. Medicina. 2026;62.
  2. Markopoulos T, Katsimperis S, Lazarou L, Tzelves L, Mitsogiannis I, Papatsoris A, et al. Catheter-related bladder discomfort: insights into pathophysiology, clinical impact, and management. Cureus. 2025;17(3).

 

Share this article
Related Articles
Related Products
4dae610408de85c515bd93854247d0e3.jpeg
0def80ed53a81e17e09ab0fb7a4d1198.jpg
b008b13efa8d5c1ab25cba117a555fb5.jpg
94dac778b73337051aa80d608c2b6080.jpg
26e699bbb8607b770f8c2c0d8018e337.jpg
530f20513fead3434b06bf12725f7bac.jpg
2f79dc715110cebf3986922eacb92d92.jpg
789e32f654ec20c2b130ecff437e5c38.jpg
ea51cf74bc0fe1dc915777b4cf5bf40c.jpg
cc7f9568a3fcdc82348afb297c5664ed.jpeg