Detail Article

Kombinasi Obat Diabetes dengan Secretome Memperbaiki Kontrol Glikemik Pasien DM Tipe 2

dr. Esther Kristiningrum
Jul 13
Share this article
7d9a7e6d369af68cd63547abc24d40a5.jpg
Updated 15/Jul/2026 .

Diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2) adalah penyakit metabolik kronik yang ditandai terutama oleh hiperglikemia persisten akibat gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau kombinasi dari kedua kondisi tersebut. Prevalensi global DM tipe 2 terus meningkat tajam dan menjadi tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan. 


Tata laksana efektif DM tipe 2 umumnya melibatkan agen hipoglikemik oral dan terapi insulin. Namun, banyak pasien masih kesulitan mencapai kontrol glikemik yang optimal dan mengalami progresivitas penyakit. Hal ini menunjukkan perlunya terapi tambahan yang bertujuan untuk memperbaiki outcome metabolik dan mengurangi risiko komplikasi. Salah satu strategi terapi baru untuk pasien DM tipe 2 yang menjanjikan baru-baru ini melibatkan pemanfaatan secretome yang diturunkan dari mesenchymal stem cell (MSC), yang merupakan produk bioaktif yang mengandung growth factor, sitokin, vesikel ekstraseluler, dan molekul larut lainnya yang disekresikan oleh MSC. Secretome dari MSC telah menunjukkan potensi terapeutik yang signifikan, termasuk efek anti-inflamasi, antioksidatif, pro-angiogenik, dan imunomodulator, serta telah dianggap sebagai pendekatan yang efektif untuk mengobati kondisi degeneratif dan inflamasi kronis, termasuk diabetes melitus.

Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa secretome dari MSC dapat meningkatkan metabolisme glukosa, meningkatkan sensitivitas insulin, dan menurunkan respons inflamasi sistemik pada model hewan diabetes. Pemberian secretome dari MSC juga telah dilaporkan efektif mengurangi stres oksidatif, mempertahankan fungsi sel beta pankreas, dan meningkatkan integritas endotel vaskular, yang menunjukkan potensi terapeutiknya dalam mengelola komplikasi DM tipe 2.

Suatu penelitian pra-pasca telah dilakukan untuk mengevaluasi efikasi terapi injeksi secretome dari MSC intramuskular dalam meningkatkan kontrol glikemik pada pasien DM tipe 2 yang mendapat terapi insulin atau agen hipoglikemik oral (OHO). Pasien dibagi menjadi kelompok insulin + secretome (n=30) dan kelompok OHO + secretome (n=30). Semua pasien diberikan injeksi secretome dari MSC intramuskular dengan dosis 2 mL setiap dua minggu selama periode 12 minggu (total enam injeksi).

 

Hasilnya menunjukkan bahwa saat awal, kedua kelompok memiliki profil HbA1c dan gula darah yang sebanding. Setelah 12 minggu, ditemukan penurunan HbA1c secara signifikan pada kedua kelompok terapi, dengan penurunan HbA1c yang berbeda bermakna antara kedua kelompok (rerata penurunan 1,10% pada kelompok insulin + secretome vs 1,33 % pada kelompok OHO + secretome; p < 0,05). Kedua kelompok juga menunjukkan penurunan kadar gula darah puasa (rerata penurunan 27,70 mg/dL pada kelompok insulin + secretome vs 25,80 mg/dL pada kelompok OHO + secretome) dan gula darah dua jam post-prandial (rerata penurunan 39,63 mg/dL pada kelompok insulin + secretome vs 36,78 mg/dL pada kelompok OHO + secretome) yang relevan secara klinis, namun penurunannya tidak berbeda bermakna antara kedua kelompok. Tidak ada efek samping mayor yang dilaporkan.


 

Simpulan:

Salah satu strategi terapi baru untuk pasien DM tipe 2 yang menjanjikan baru-baru ini melibatkan pemanfaatan secretome yang diturunkan dari mesenchymal stem cell (MSC). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terapi kombinasi insulin atau obat hipoglikemik oral dengan secretome intramuskular memperbaiki kontrol glikemik pada pasien DM tipe 2, tanpa ada efek samping mayor. Temuan ini membuka jalan baru untuk mengintegrasikan biologi regeneratif ke dalam tata laksana diabetes, tetapi masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan optimal dan manfaat jangka panjangnya.

 


Gambar: Ilustrasi

Referensi:

1.    Digambiro RA, Amarendra G, Hastuty D, Ilona F, Chendrasari J, Tjahyadi D. Effect of intramuscular secretome on treatment response in type 2 diabetes mellitus patients. Al-iqra Medical Journal: Jurnal Berkala Ilmiah Kedoktera n 2026;9(1):1-11.

2.    Isildar B, Ozkan S, Koyuturk M. Therapeutic potential of mesenchymal stem cell-derived conditioned medium for diabetes mellitus and related complications. Adv. Therap. 2023;6: 2300216.


Share this article
Related Articles
Related Products
d9e04228feba274e954728ecbe866edb.jpg
675849deb1dfbe178e826a3854285e42.jpg
30525a8dda13bda97ac1ffa62a674c8d.jpg
8cba86d6aea6dace6eda16b3d224c743.jpg
4431c44b99239f5ffe960a390cc0d22c.jpg
822b20921961ae70f628331602b6c75f.png
a67d87d747817244a7ad753d94390bef.jpg
a14aa175c8c971fe8dba2905498a49af.jpeg
cf47e2b402582616756299e22ff132d3.png
cc7f9568a3fcdc82348afb297c5664ed.jpeg