Doxorubicin

Oleh admin kalbemed pada December 05, 2017 15:51

Apakah bahan aktif dari Doxorubicin?
Jawab:
Doxorubicin mengandung doxorubicin 10 mg/5 mL dan 50 mg/25 mL.

Apa bentuk sediaan Doxorubicin?
Jawab:
Cairan injeksi dalam vial.

Bagaimana cara kerja dari doxorubicin?
Jawab:    
Doxorubicin merupakan obat antikanker yang menghambat proses pembelahan sel dan pembentukan DNA (tempat menyimpan informasi genetik) sel.

Untuk kondisi apa saja bisa digunakan Doxorubicin?
Jawab:
Leukemia akut, tumor Wilm, neuroblastoma, sarkoma jaringan lunak dan tulang, kanker payudara, kanker ovarium, kanker kandung kemih (sel transisional), kanker tiroid, kanker paru, kanker lambung, limfoma Hodgkin & non-Hodgkin.

Berapa dosis Doxorubicin dan cara pemberiannya?
Jawab:
Dosis Doxorubicin: 60 – 75 mg/m2, pemberian intravena tunggal untuk 21 hari.
Dosis alternatif: 20 mg/m2 setiap minggu atau 30 mg/m2 berselang 1 hari dan diulang tiap 4 minggu.

Pada kondisi apa Doxorubicin tidak boleh digunakan?
Jawab:
Penekanan produksi sel-sel darah dalam sumsum tulang, penyakit jantung, telah mendapat dosis kumulatif maksimum anthracycline, hipersensitif, kehamilan.

Apa saja yang perlu diperhatikan dalam pemberian Doxorubicin?
Jawab:
Perlu pemantauan hasil pemeriksaan darah, fungsi hati, dan jantung.
Pemberian Doxorubicin dapat menyebabkan perubahan warna urin.

Apa saja efek samping dari Doxorubicin?

Jawab:
Penekanan produksi sel-sel darah dalam sumsum tulang, gangguan fungsi jantung, kebotakan, peningkatan pigmentasi kulit, mual-muntah, peradangan pada rongga mulut, pengerasan pembuluh darah vena.