Register   |  Login
You are here >   Products > Drugs > Branded
12

PROVELYN



Komposisi:

Pregabalin.


Bentuk Sediaan:

Kapsul 75 mg dan 150 mg


Farmakologi:

Pregabalin berikatan dengan afinitas yang kuat pada sisi alpha2-delta (merupakan subunit pembantu dari gerbang saluran calcium bertegangan) di susunan saraf pusat.

Pada pemberian per oral, pregabalin diabsorpsi dengan cepat pada keadaan puasa dan konsentrasi plasma tertinggi dicapai dalam 1 jam, setelah pemberian dosis tunggal dan dosis berulang. Bioavailabilitas oral pregabalin diperkirakan ≥ 90% dan tidak tergantung dosis. Famakokinetik bersifat linear. Pada pemberian berulang, kadar mantap tercapai dalam 24 hingga 48 jam. Pemberian pregabalin bersama dengan makanan tidak memiliki pengaruh yang bermakna terhadap absorpsi pregabalin. Pregabalin tidak berikatan dengan protein plasma. Pada pemberian per oral, volume distribusi pregabalin kurang lebih 0,56 liter/kg. Pada manusia, metabolisme pregabalin dapat diabaikan. Pada pemberian pregabalin dengan label radiologik, hampir 98% dari dosis yang diberikan ditemukan di urin sebagai bentuk utuh. Pregabalin dieliminasi dari sirkulasi sistemik terutama melalui ginjal dalam bentuk utuh, dengan waktu paruh eliminasi rata-rata adalah 6,3 jam.


Indikasi:

Nyeri neuropati perifer pada pasien dewasa; sebagai terapi tambahan pada kejang parsial dengan atau tanpa generalisasi sekunder pada pasien dewasa.


Dosis:

Kisaran dosis 150-600 mg/hari, diberikan dalam 2-3 dosis terbagi. Dapat diberikan dengan atau tanpa makanan. Dosis awal yang direkomendasikan adalah 75 mg, dua kali sehari (150 mg/hari). Pada umumnya, dosis optimum adalah 150 mg, dua kali sehari. Dosis dapat ditingkatkan  setelah interval pemberian 1 minggu, dan bila diperlukan dapat ditingkatkan hingga dosis maksimum 300 mg dua kali sehari, pada minggu berikutnya.
Catatan: pada pasien dengan gangguan hati tidak diperlukan penyesuaian dosis, efektifitas dan keamanan pregabalin pada pasien anak di bawah 12 tahun dan remaja belum diketahui dengan pasti, penyesuaian dosis perlu dilakukan pada pasien usia lanjut, mengingat menurunnya fungsi ginjal pada kelompok usia ini.


Kontraindikasi:

Pasien yang sensitif terhadap prebagalin atau komponen zat penyertanya.


Peringatan dan Perhatian:

- Pemberian pregabalin harus hati hati pada pasien dengan gagal jantung kongestif.
- Penulisan resep pregabalin dimana harus hati-hati pada terapi nyeri neuropati sentral akibat trauma saraf spinal, kejadian efek samping secara umum, kejadian pada sistem saraf pusat dan khususnya somnolen meningkat.
-
Pengaruh pada kemampuan mengendarai dan mengoperasikan mesin: pregabalin dapat menyebabkan pusing dan somnolen sehingga mempengaruhi kemampuan mengendarai atau mengoperasikan mesin.
-
Terapi dengan pregabalin dapat disertai gejala pusing dan mengantuk, yang dapat meningkatkan risiko trauma karena kecelakaan (jatuh) pada pasien usia lanjut dan karena itu pada pasien usia lanjut yang mendapatkan terapi pregabalin perlu diperingatkan untuk berhati-hati.


Efek Samping:

Efek samping yang paling sering terjadi sehubungan dengan terapi pregabalin adalah pusing dan mengantuk, umumnya berintensitas ringan-sedang.

Klik disini, Untuk melaporkan efek samping obat.