Durolane

Oleh ayu wandira pada July 22, 2015 20:35


DUROLANE


Komposisi:

Tiap mL mengandung hyaluronic acid stabil 20 mg


Bentuk Sediaan:

Syringe 3mL


Farmakologi:

Hyaluronic acid at merupakan bagian alami cairan sendi dan beraksi sebagai lubrikan kartilago dan ligamen. Didegradasi melalui jalur metabolisme yang seperti hyaluronic acid endogen. Waktu paruh dalam sendi 4 minggu.


Indikasi:

Terapi simptomatik  osteoarthritis lutut dan panggul ringan sedang.


Dosis:

Diinjeksikan ke lutut yang sakit dengan memperhatika tindakan aseptik dan dilakukan oleh tenaga kesehatan yang terlatih. Dosis tunggal tiap 3-6 bulan. 3 mL (satu syringe) tiap sendi lutut atau panggul. Ukuran jarum 18-22G.


Peringatan dan Perhatian:

Hati-hati pada paseien dengan stasisi vena, ibu hamil dan menyusui, anestesi lokal sebaiknya tidak digunakan.


Efek Samping:

Nyeri sementara, bengkak dan kaku sementara.





Frequently Asked Questions

FARMAKOLOGI
Bagaimana mekanisme kerja dari DUROLANE?

INDIKASI/KEGUNAAN
Apa peran DUROLANE sebagai visikosuplemen dalam terapi osteoartritis (OA) ?

EFIKASI

Efek apa yang muncul setelah penyuntikan DUROLANE?
Bagaimana sifat Viskosuplemen yang ideal?
Dari komponen apa Durolane terbuat?

Apa keuntungan teknologi NASHA yang terdapat dalam DUROLANE?
Setelah 4 minggu mencapai kadar waktu paruhnya, DUROLANE berada dimana? Apa masih di sendi atau ke peredaran darah?
Pada post arthroscopy, pemberian DUROLANE memberikan efek apa saja? Apakah juga menstimulasi produksi asam hyaluronat alami?

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN
Bagaimana cara penyuntikan DUROLANE pada pasien dengan OA lutut?
Bagaimana cara penyuntikan DUROLANE pada pasien dengan OA panggul?

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN
Apakah ada kontraindikasi dalam penyuntikan DUROLANE?

INTERAKSI


Apakah setelah menggunakan DUROLANE tetap dapat mengkonsumsi analgetik NSAID?


EFEK SAMPING

Apa saja efek samping yang dapat muncul pada penyuntikan DUROLANE?


PENYIMPANAN
Bagaimana penyimpanan produk DUROLANE?




FARMAKOLOGI

Bagaimana mekanisme kerja dari DUROLANE?

Jawab:
DUROLANE bekerja dalam sendi sebagai viskosuplemen yang mengembalikan sifat elastisitas dan kekentalan cairan sinovial sehingga dapat berperan sebagai bantalan sendi.


INDIKASI/KEGUNAAN

Apa peran DUROLANE sebagai visikosuplemen dalam terapi osteoartritis (OA) ?
Jawab:
DUROLANE bisa digunakan pada pasien OA yang tidak respon dengan terapi dasar, terutama efektif pada OA dini (ringan-sedang), pasien OA yang ingin menunda pembedahan, dan pasien OA yang mendapatkan kontraindikasi mendapat NSAID.


EFIKASI

Efek apa yang muncul setelah penyuntikan DUROLANE?
Jawab:
Segera setelah penyuntikan: tidak menghilangkan nyeri secara cepat, dapat muncul reaksi lokal pasca injeksi (nyeri, hangat, dan pembengkakan), sehingga disarankan untuk mengistirahatkan sendi lutut 48 jam pasca injeksi.
Efek setelah jangka panjang nyeri dapat berkurang, memiliki sifat anti-inflamasi, dapat menstimulasi produksi asam hialuronat alami, dan manfaat baru dirasakan setelah beberapa bulan.

Bagaimana sifat Viskosuplemen yang ideal?
Jawab:
Bahan dasar yang alami, berat molekul yang besar, dengan kros-link yang teratur dan densitas yang tinggi. Semakin mendekati persyaratan tersebut, semakin lama viskosuplemen tersebut dapat bertahan di dalam rongga sendi.

Dari komponen apa Durolane terbuat?

Jawab:
Durolane menggunakan bioteknologi modern NASHA (Non-Animal Stabilized Hyaluronic Acid) dengan menggunakan fermentasi bakteri, kemudian distabilisasi secara hati-hati.

Apa keuntungan teknologi NASHA yang terdapat dalam DUROLANE?
Jawab:
Dengan kemurnian yang tinggi dari bahan dasar alami, dengan kros-link yang stabil, berat molekul yang terbesar dan densitas yang sangat tinggi menjadikan DUROLANE memiliki T1/2 yang paling panjang (4 minggu) dibandingkan dengan produk sejenis.
Ditambah dengan bahan dasar yang bukan dari produk hewani sehingga tidak menimbulkan alergi.

Setelah 4 minggu mencapai kadar waktu paruhnya, DUROLANE berada dimana? Apa masih di sendi atau ke peredaran darah?
Jawab:
Setelah 4 minggu, DUROLANE tetap berada di ruang sendi dan tetap memberikan efek bantalan pada sendi, dan menstimulasi produksi asam hyaluronat alami dari tubuh kita.

Pada post arthroscopy, pemberian DUROLANE memberikan efek apa saja? Apakah juga menstimulasi produksi asam hyaluronat alami?
Jawab:
Penggunaan DUROLANE post arthroscopy akan memberikan bantalan pada sendi, sehingga efeknya akan mengurangi nyeri pasca operasi, memperbaiki range of motion, dan meningkatkan kualitas hidup pasien, serta tetap dapat menstimulasi produksi asam hyaluronat tubuh namun dengan stimulasi yang sedikit berkurang jika dibandingkan dengan OA derajat ringan-sedang.


CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN

Bagaimana cara penyuntikan DUROLANE pada pasien dengan OA lutut?

Jawab:
DUROLANE dapat disuntikan pada ruang intraartikular lutut dengan berbagai metode penyuntikan diantaranya adalah melalui anterolateral, anteromedial, dan lateral midpatellar.

Bagaimana cara penyuntikan DUROLANE pada pasien dengan OA panggul?
Jawab:
Penyuntikan DUROLANE pada OA panggul lebih sulit dibandingkan dengan pada OA lutut karena rongga sendi yang terdapat di panggul agak sulit untuk dideteksi biasa. Dibutuhkan bantuan USG sebagai guidance dalam penyuntikan intraartikular di sendi panggul.


PASIEN KHUSUS/PERHATIAN

Apakah ada kontraindikasi dalam penyuntikan DUROLANE?

Jawab:
DUROLANE tidak boleh diberikan jika sendi terinfeksi atau mengalami peradangan berat, atau jika ada penyakit kulit yang aktif atau ada infeksi pada tempat suntikan.
DUROLANE tidak boleh disuntikan intravaskular (i.v) atau ekstra-artikular atau di dalam jaringan atau kapsul sendi.


INTERAKSI


Apakah setelah menggunakan DUROLANE tetap dapat mengkonsumsi analgetik NSAID?
Jawab:
Bisa, untuk memberikan kenyaman pasien dalam melakukan aktivitasnya sehari-hari karena OA yang diderita. Namun tentu saja harus diingat sebelum diinjeksikan DUROLANE, pasien tidak sedang dalam infeksi atau inflamasi pada sendi tersebut, kalaupun sedang dalam inflamasi pasien bisa diberikan NSAID seperti Mexpharm, baru diinjeksikan Durolane.


EFEK SAMPING

Apa saja efek samping yang dapat muncul pada penyuntikan DUROLANE?
Jawab:
Efek sampingnya berupa kaku pasca injeksi, nyeri, dan bengkak pada sendi. Efek samping yang dilaporkan tersebut dapat muncul karena peregangan pada ruang sendi setelah diberikan viskosuplemen, dan segera mereda tanpa diberikan analgetik lainnya. Pasien bisa diedukasi untuk mengistirahatkan sendinya selama kurang lebih 48 jam. Selain itu, efek samping berupa kekakuan yang mungkin muncul dapat disebabkan oleh adalnya spasme otot, maka setelah penyuntikan bisa diberikan muscle relaxant atau NSAID supaya pasien merasa lebih enak.


PENYIMPANAN

Bagaimana penyimpanan produk DUROLANE?
Jawab:
Disimpan di bawah suhu 25 derajat celcius, hindari paparan sinar matahari langsung dan jangan diletakkan di dalam lemari es.


 

Related Articles

Alluric ALLURIC Komposisi: Allopurinol 100 mg dan 300 mg. Bentuk sediaan: Tablet. Farmakologi: Allopurinol dan metabolitnya oxypurinol (allo...
Fleximuv Kaplet FLEXIMUV Komposisi: Celadrin powder 505 mg Bentuk Sediaan: Kaplet. Farmakologi: Bekerja sebagai antiinflamasi dan membantu pelumasan...
Fleximuv Krim FLEXIMUV KRIM Komposisi: - Cetylated Fatty Ester Complex 5,625% w/w - Methyl Salicylate 5,1% w/w - Menthol 1,5% w/w Bentuk Sediaan: Krim...
Forres FORRES Komposisi: Eperisone HCI Bentuk Sediaan: Tablet salut selaput Farmakologi: Relaksasi otot rangka melalui penekanan refleks sp...
Hexilon HEXILON Komposisi: Tiap tablet mengandung 6 alpha - Methyl Prednisolone 4 mg Tiap tablet mengandung 6 alpha - Methyl Prednisolone 8 mg Tiap ta...