Brexel

Oleh Admin Kalbe Medical pada July 18, 2013 06:00


BREXEL


Komposisi:
Docetaxel 20 mg/0,5 mL
Docetaxel 80 m
g/2 mL.


Bentuk Sediaan:

Cairan injeksi dalam vial disertai pelarutnya.


Farmakologi:

Mekanisme kerja: menghambat depolimerisasi mikrotubulus.

Metabolisme di hati, ekskresi terutama non-renal/feses.


Indikasi:

Kanker payudara, NSCLC, kanker ovarium.


Dosis:

75-100 mg/m2


Kontraindikasi:

Peningkatan kadar enzim hati, usia < 16 tahun, neutropenia < 1.500/µL, trombositopenia < 100.000/µL, hipersensitif.


Peringatan dan Perhatian:
· Hindari kontak dengan bahan PVC.
· Perlu premedikasi
· Perlu pemantauan hematologi, retensi cairan, kardiovaskuler, sistem saraf, fungsi hati.


Efek Samping:

Mielosupresi, reaksi alergi, retensi cairan, neuropati perifer, mual muntah, gangguan saluran cerna, gangguan fungsi hati.


 Klik di sini, untuk membaca News terkait produk

Klik di sini, untuk membaca guideline terkait



Frequently Asked Questions

FARMAKOLOGI
Bagaimana mekanisme kerja dari BREXEL?

INDIKASI/KEGUNAAN
BREXEL bisa digunakan untuk kasus apa saja?

EFIKASI
Bagaimana efektivitas BREXEL dibandingkan dengan paclitaxel?

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN
Bagaimana cara pemberian BREXEL?
Apa premedikasi yang diberikan pada BREXEL dan mengapa perlu premedikasi?
Berapa dosis maksimal BREXEL?
Apakah perlu skin test sebelum pemberian BREXEL?
BREXEL dilarutkan dengan pelarut apa?
Mengapa diperlukan infus set khusus untuk BREXEL?
Setelah dilarutkan, apakah BREXEL masih boleh disimpan sebelum diberikan ke pasien?
Jika diberikan melalui infus, berapa lama BREXEL harus habis diinfuskan?
Saat BREXEL diinfuskan, apakah botol/flexy bag harus dibungkus untuk menghindari sinar matahari?

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN
Apakah BREXEL bisa diberikan pada anak-anak?
Bagaimana penggunaan BREXEL pada pasien usia lanjut?
Apakah BREXEL boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui?
Bagaimana penggunaan BREXEL pada pasien dengan gangguan fungsi hati?
Bagaimana penggunaan BREXEL pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

BREXEL termasuk kategori apa jika dilihat dari terjadinya ekstravasasi?

INTERAKSI OBAT
Bagaimana interaksi obat dari BREXEL?

EFEK SAMPING
Apa saja efek samping BREXEL yang sering dilaporkan?

PENYIMPANAN
Bagaimana penyimpanan BREXEL?




_________________________________________________________________________________
FARMAKOLOGI

Bagaimana mekanisme kerja dari BREXEL?
Jawab:
Docetaxel bekerja bekerja dengan menginduksi pembentukan mikrotubulus dan menghambat penguraiannya menjadi tubulin, sehingga sel akan terhenti pada fase G2-M, dan terjadi hambatan proliferasi sel. Kemoterapi golongan taxane juga bekerja menghambat ekspresi onkoprotein Bcl-2, di mana perannya adalah sebagai protein anti-apoptosis. Oleh karena itu, dengan hambatan Bcl-2 oleh taxane, maka akan memicu terjadinya apoptosis sel kanker.

_________________________________________________________________________________
INDIKASI/KEGUNAAN

BREXEL bisa digunakan untuk kasus apa saja?
Jawab:
Docetaxel dapat digunakan antara lain untuk kanker payudara, NSCLC, kanker ovarium, kanker prostat, kanker kepala & leher, kanker nasofaring, kanker serviks, kanker gaster.

_________________________________________________________________________________
EFIKASI

Bagaimana efektivitas BREXEL dibandingkan dengan paclitaxel?
Jawab:
Paclitaxel memiliki efektivitas yang sebanding dengan docetaxel tetapi terdapat perbedaan pada profil toksisitasnya. Pada paclitaxel, toksisitas yang sering dijumpai adalah neuropati perifer sedangkan pada docetaxel, toksisitas yang sering dijumpai adalah neutropenia.

_________________________________________________________________________________
CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN

Bagaimana cara pemberian BREXEL?

Jawab:
Docetaxel diberikan dengan infus intravena selama 1 jam (setiap 3 minggu) dan selama 30 menit (setiap minggu).

Apa premedikasi yang diberikan pada BREXEL dan mengapa perlu premedikasi?

Jawab:
Sebelum pemberian docetaxel diberikan dexamethasone oral 16 mg/hari selama 3 hari, yang dimulai 1 hari sebelum pemberian docetaxel (untuk siklus setiap 3 minggu) dan dexamethasone oral 8 mg pagi, 1 jam sebelum docetaxel, sore (untuk siklus setiap minggu). Premedikasi diperlukan karena pelarut dalam docetaxel sering menimbulkan reaksi hipersensitivitas dan retensi cairan pada pasien.

Berapa dosis maksimal BREXEL?
Jawab:
Rentang dosis docetaxel yang diberikan setiap 3 minggu yaitu 60-100 mg/m2. Secara umum, dosis yang diberikan adalah 75 mg/m2.

Apakah perlu skin test sebelum pemberian BREXEL?
Jawab:
Secara umum, tidak dianjurkan skin test untuk pemberian kemoterapi karena adanya potensi untuk merusak jaringan.

BREXEL dilarutkan dengan pelarut apa?

Jawab:
BREXEL dapat dilarutkan dengan larutan NaCl 0,9% atau dextrose 5%. Wadah pelarut dan infus set yang digunakan harus non-PVC.

Mengapa diperlukan infus set khusus untuk BREXEL?
Jawab:
Karena pelarut docetaxel yaitu polysorbate dapat melarutkan bahan plastik PVC atau DEHP.

Setelah dilarutkan, apakah BREXEL masih boleh disimpan sebelum diberikan ke pasien?
Jawab:
Setelah dilarutkan, BREXEL stabil selama 8 jam pada suhu dingin dan suhu kamar pada pelarutan pertama dan selama 4 jam pada suhu dingin pada pelarutan kedua.

Jika diberikan melalui infus, berapa lama BREXEL harus habis diinfuskan?

Jawab:
Docetaxel diinfuskan selama 1 jam jika pemberian setiap 3 minggu dan selama 30 menit jika pemberian setiap minggu.

Saat BREXEL diinfuskan, apakah botol/flexy bag harus dibungkus untuk menghindari sinar matahari?
Jawab:
Jika tempat tidur pasien berada di tepi jendela yang memungkinkan sinar matahari masuk secara langsung, maka perlu dibungkus.

_________________________________________________________________________________
PASIEN KHUSUS/PERHATIAN

Apakah BREXEL bisa diberikan pada anak-anak?
Jawab:
Belum dilakukan penelitian mengenai docetaxel pada anak. Selain itu, keganasan yang diberikan docetaxel kebanyakan dijumpai pada usia dewasa.

Bagaimana penggunaan BREXEL pada pasien usia lanjut?

Jawab:
Docetaxel dapat diberikan pada pasien usia lanjut, tetapi toksisitas lebih sering dijumpai misalnya mielosupresi berat.  

Apakah BREXEL boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui?

Jawab:
Docetaxel tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan meyusui. Kategori kehamilan docetaxel adalah D.

Bagaimana penggunaan BREXEL pada pasien dengan gangguan fungsi hati?
Jawab:
Docetaxel dikontraindikasikan pada pasien dengan gangguan fungsi hati dengan parameter berikut, bilirubin di atas batas atas nilai normal atau SGOT/SGPT di atas 1,5 kali batas atas nilai normal bersamaan dengan alkaline phosphatase di atas 2,5 kali batas atas nilai normal.

Bagaimana penggunaan BREXEL pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?
Jawab:
Penggunaan docetaxel belum diteliti pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal. Insufisiensi ginjal dan gagal ginjal pernah dilaporkan, dan sebagian besar kasus berkaitan dengan pemberian bersama obat-obat nefrotoksik.


BREXEL termasuk kategori apa jika dilihat dari terjadinya ekstravasasi?

Jawab:

Docetaxel termasuk kategori iritan.


_________________________________________________________________________________
INTERAKSI OBAT

Bagaimana interaksi obat dari BREXEL?

Jawab:
Secara in vitro, metabolisme docetaxel dimodifikasi dengan pemberian bersama obat lain yang menginduksi, menghambat, atau dimetabolisme oleh CYP 3A4. Interaksi obat lainnya adalah bersihan docetaxel meningkat pada kombinasi doxorubicin/docetaxel dan bersihan carboplatin meningkat 50% lebih tinggi pada kombinasi docetaxel/carboplatin.

_________________________________________________________________________________
EFEK SAMPING

Apa saja efek samping BREXEL yang sering dilaporkan?

Jawab:
Efek samping dari docetaxel yang sering dijumpai yaitu efek samping hematologi terutama neutropenia, reaksi hipersensitif, retensi cairan, astenia, alopesia, gangguan saluran cerna, neurosensori perifer.

_________________________________________________________________________________
PENYIMPANAN

Bagaimana penyimpanan BREXEL? 

Jawab:
BREXEL disimpan pada suhu dingin (2-8 C). Diamkan dulu di suhu ruang 5 menit sebelum dilakukan pelarutan.


 

Related Articles

Bleocin BLEOCIN Komposisi: Bleomycin hydrochloride 15 mg. Bentuk Sediaan: Serbuk injeksi dalam vial.   Farmakologi: Mekanisme kerja: mengh...
Curacil CURACIL Komposisi: - 5-Fluorouracil 500 mg/10 mL. Bentuk Sediaan: Cairan injeksi dalam ampul dan vial. Farmakologi: Mekanisme kerja:...
Cyclophosphamide Kalbe CYCLOPHOSPHAMIDE KALBE Komposisi: - Cyclophosphamide 1.000 mg Bentuk Sediaan: Serbuk injeksi dalam vial. Farmakologi: Mekanisme kerj...
Gemcikal GEMCIKAL Komposisi: - Gemcitabine 200 mg. - Gemcitabine 1.000 mg. Bentuk Sediaan: Serbuk liofilisasi dalam vial. Farmakologi: Mekan...
Letraz LETRAZ Komposisi: Letrozole 2,5 mg Bentuk Sediaan: Tablet salut selaput Farmakologi: Mekanisme kerja: menghambat enzim aromatase yang me...