Brainact

Oleh Admin Kalbe Medical pada July 18, 2013 06:00


BRAINACT


Komposisi:

Citicoline.


Bentuk Sediaan:

Ampul : 250 mg, 500 mg, 1000 mg.

Tablet/sachet: 500 mg dan 1000 mg.


Farmakologi:

Prekursor phospholipid, menghambat deposisi beta amiloid di otak, membentuk acetylcholine, meningkatkan neurotransmiter norepinephrine, dopamine, & serotonin, menghambat aktivitas fosfolipase  &  sfingomielinase memberikan efek neuroproteksi.

Bioavailabilitas hampir 90% (per oral), citicoline eksogen akan dihidrolisis di dalam usus halus, dan siap diserap dalam bentuk choline & cyctidine dan kembali dibentuk menjadi citicoline. Choline akan didistribusikan ke seluruh jaringan tubuh, termasuk sel-sel otak (0,5%) & IV (2%)


Indikasi:

1. Gangguan kesadaran akibat cedera kepala, bedah otak, dan infark serebral stadium akut.

2. Meningkatkan rehabilitasi anggota gerak atas dan bawah pada hemiplegia akibat apopleksi serebral.


Dosis:

Gangguan kesadaran akibat cedera otak atau bedah otak :

100 - 500 mg, 1 atau 2 kali sehari infus/IV/IM.


Gangguan kesadaran akibat infark serebral stadium akut :

1000 mg sekali sehari IV selama 2 minggu.


Hemiplegia setelah apopleksi serebral :

1000 mg sekali sehari IV atau oral selama 4 minggu atau 250 mg sekali sehari IV selama 4 minggu jika membaik teruskan 4 minggu lagi.


Kontraindikasi:

Hipersensitivitas, pemberian bersamaan dengan levodopa.


Peringatan dan Perhatian:

1.         Untuk gangguan kesadaran akibat cedera kepala dan bedah otak, brainact sebaiknya diberikan bersama dengan obat hemostatik.

2.         Untuk gangguan kesadaran akibat infark serebri akut, brainact sebaiknya mulai diberikan dalam waktu 2 minggu paska stroke.

3.         Pemberian IM hanya bila terpaksa.

4.         Pemberian IV : IV pelan.


Efek Samping:

Syok, ruam-ruam, psikoneurologik, gastrointestinal, fungsi hati abnormal, diplopia.


Klik di sini, untuk membaca News terkait produk



Frequently Asked Questions



FARMAKOLOGI

Bagaimana mekanisme kerja dari BRAINACT?

 

INDIKASI/KEGUNAAN

BRAINACT bisa digunakan untuk apa saja?

Apakah BRAINACT dapat digunakan untuk mengatasi penurunan daya ingat terkait usia?

Apakah BRAINACT bisa digunakan untuk mengatasi stroke hemoragik?

 

EFIKASI

Kapankah paling baik memberikan BRAINACT pada pasien yang mengalami stroke iskemik akut ?

Mana yang lebih baik, BRAINACT dosis rendah atau BRAINACT dosis tinggi untuk pasien stroke iskemik akut?

 

CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN

Berapakah dosis dari BRAINACT untuk mengatasi gangguan fungsi kognitif usia lanjut?

 

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN

Apakah BRAINACT bisa diberikan pada anak-anak?

Apakah BRAINACT boleh diberikan pada ibu hamil?

Bagaimana penggunaan BRAINACT pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

 

INTERAKSI OBAT

Umumnya BRAINACT berinteraksi dengan obat apa saja?

EFEK SAMPING

Apa saja efek samping BRAINACT yang sering dilaporkan?


PENYIMPANAN

Bagaimana penyimpanan produk BRAINACT?

________________________________________________________________________________________________

FARMAKOLOGI

Bagaimana mekanisme kerja dari Brainact?
Jawab:
Brainact bekerja dengan merangsang pembentukan Phosphatidylcholine di otak, selain itu dapat menghambat aktivasi fosfolipase.

_________________________________________________________________________________________________

INDIKASI/KEGUNAAN

Brainact bisa digunakan untuk apa saja?
Jawab:
Brainact bisa digunakan untuk gangguan kesadaran akibat cedera kepala, bedah otak, infark serebral stadium akut, meningkatkan rehabilitasi anggota gerak atas pada pasien hemiplegia setelah apopleksi serebral.

Apakah Brainact dapat digunakan untuk mengatasi penurunan daya ingat terkait usia?
Jawab:
Brainact  ini memang dapat membantu mengatasi hal tersebut.

Apakah Brainact bisa digunakan untuk mengatasi stroke hemoragik?
Jawab:
Berdasarkan penelitian, Brainact dapat memberikan efek yang positif jika diberikan pada pasien dengan stroke hemoragik

________________________________________________________________________________________________

EFIKASI

Kapankah paling baik memberikan brainact pada pasien yang mengalami stroke iskemik akut ?
Jawab:
Berdasarkan penelitian, Brainact masih dapat diberikan dalam rentang waktu 24 jam setelah onset stroke.

Mana yang lebih baik, Brainact dosis rendah atau Brainact dosis tinggi untuk pasien stroke iskemik akut?
Jawab:
Berdasarkan penelitian yang dilakukan sebelumnya dilakukan ditemukan ternyata pemberian dengan dosis 2.000 mg memberikan hasil yang lebih baik dari pada dosis 500 mg.

________________________________________________________________________________________________

 CARA PEMBERIAN/PENGGUNAAN

Berapakah dosis dari Brainact untuk mengatasi gangguan fungsi kognitif usia lanjut?
Jawab:
Dosis Brainact yang direkomendasikan adalah 1000 sampai 2000 mg per hari

_________________________________________________________________________________________________

PASIEN KHUSUS/PERHATIAN

Apakah Brainact bisa diberikan pada anak-anak?
Jawab:
Berdasarkan penelitian yang dilakukan sebelumnya, dikatakan bahwa obat ini dapat digunakan untuk mengatasi beberapa jenis kelainan pada pasien anak. Adapun kasus-kasus yang dapat digunakan obat ini contohnya kasus amblyiopia dan cerebral palsy pada anak-anak.


Apakah Brainact boleh diberikan pada ibu hamil?
Jawab:
Brainact tidak direkomendasikan untuk wanita hamil karena data keamanannya belumlah diketahui secara pasti.


Bagaimana penggunaan Brainact pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?
Jawab:
Penggunaan Brainact pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal sebaiknya tidak dilakukan, karena data keamanan penggunaan Brainact pada pasien dengan kelainan ini belumlah diketahui.

_________________________________________________________________________________________________

INTERAKSI OBAT

Umumnya Brainact berinteraksi dengan obat apa saja?
Jawab:
Brainact sebaiknya jangan diberikan bersamaan dengan L-Dopa karena dapat menimbulkan rigiditas atau kekakuan otot.

__________________________________________________________________________________________________

EFEK SAMPING

Apa saja efek samping Brainact yang sering dilaporkan?
Jawab:
Berdasarkan penelitian, efek samping Brainact sangat jarang terjadi. Namun bila sampai terjadi, yang sering dikeluhkan adalah gangguan gastrointestinal ringan.

__________________________________________________________________________________________________

PENYIMPANAN

Bagaimana penyimpanan produk Brainact?
Jawab:
Brainact sebaiknya disimpan pada tempat sejuk dengan suhu di bawah 30 derajat Celcius untuk sediaan oral dan suhu di bawah 25 derajat Celcius untuk sediaan injeksi.

 

Related Articles

Brainact Odis BRAINACT ODIS Komposisi: Citicoline. Bentuk Sediaan: Tablet Oral Disintegrating: 500 mg dan 1000 mg. Farmakologi: Prekursor phosphol...
Ceremax CEREMAX Komposisi: Nimodipine 0,2 mg Bentuk Sediaan: Cairan infus 50 mL Farmakologi: Sebagai penyekat saluran kalsium. Mekanisme ker...
Fordesia FORDESIA Komposisi: Donepezil HCL 5 mg. Bentuk Sediaan: Tablet Farmakologi: Meningkatkan acetylcholine melalui penghambatan hidroli...
Forneuro FORNEURO Komposisi: Vitamin B1            : 100 mg Vitamin B6        &nbs...
Fortanest FORTANEST Komposisi: - Midazolam 1 mg/mL. - Midazolam 5 mg/mL. Bentuk Sediaan: - Cairan injeksi dalam ampul 5 mg/5 mL. -&...