CPG
Friday, March 1, 2019

CPG

Branded

 

find pharmacy

Komposisi:

Clopidogrel

Bentuk sediaan:

Tablet salut selaput 75 mg

Farmakologi:

Selektif menghambat ikatan Adenosine Di-Phosphate (ADP) pada reseptor ADP di platelet sehingga menghambat aktivasi kompleks glikoprotein GPIIb/IIIa yang dimediasi oleh ADP dan menyebabkan penghambatan terhadap agregasi platelet. Absorpsi cepat pada pemberian per oral dan penyerapannya tidak dipengaruhi oleh makanan.

Indikasi:

Untuk menurunkan aterotrombosis yang menyertai :

Serangan infark miokard, serangan stroke atau penyakit pembuluh darah perifer.

Non-ST segment elevation acute coronary syndrome dengan pemakaian bersama asetosal.

shopping online

Dosis:

- Serangan infark miokard, serangan stroke atau penyakit pembuluh darah perifer: Dewasa dan usia lanjut : dosis yang direkomendasikan adalah 75 mg satu kali sehari.

- Pasien dengan non-ST segment elevation acute coronary syndrome : Angina tidak stabil atau infark miokard non-Q-wave, dosis awal : 300 mg sekali pemberian dan dilanjutkan dengan 75 mg satu kali sehari dengan asetosal (75 mg – 325 mg satu kali sehari).

- Dosis asetosal yang lebih tinggi berkaitan dengan meningkatnya resiko terjadinya perdarahan, maka direkomendasikan dosis Asetosal sebaiknya tidak melebihi 100 mg.

Kontraindikasi:

Pasien yang hipersensitif terhadap komponen yang terkandung di dalam CPG. Pasien yang mengalami perdarahan patologis seperti ulkus peptikum atau perdarahan intrakranial.

Peringatan dan Perhatian:

Penggunaan CPG jarang menyebabkan timbulnya Thrombotic Thrombocytopenic Purpura (TTP), yang terjadi pada awal pemakaian.

CPG dapat memperpanjang waktu perdarahan sehingga penggunaannya harus hati-hati. Pasien dengan gangguan gastrointestinal harus hati-hati penggunaannya karena dapat menyebabkan perdarahan.

Penggunaan CPG pada pasien dengan gangguan fungsi hati berat dengan diatesis perdarahan penggunaannya harus hati-hati begitu pula dengan pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat karena pengalaman penggunaan CPG masih terbatas pada pasien tersebut.

Penggunaan pada ibu hamil dan menyusui:

Pemberian CPG pada ibu hamil masuk dalam kategori B, penelitian masih baru dilakukan pada binatang percobaan, jadi belum ada bukti kuat dan terkontrol dengan baik pada kelompok ini. Karena CPG dapat diekskresikan melalui air susu, pemberian pada ibu menyusui tidak dianjurkan. Efektivitas dan keamanan CPG pada anak-anak belum diketahui.

Efek Samping:

Secara umum dapat terjadi konstipasi, diare, ulkus peptikum, ulkus gaster dan duodenum, muntah, perdarahan gastritis.

 

find pharmacy

CPG

 

Composition:

Clopidogrel bisulfate 97.9 mg equivalent to Clopidogrel base 75 mg.

Presentation:

Box of 3 strips/ blisters x 10 tablets

Pharmacology:

Clopidogrel selectively inhibits the binding of adenosine diphosphate (ADP) to its platelet receptor and the subsequent ADP-mediated activation of the glycoprotein GPIIb/IIIa complex, thereby inhibiting platelet aggregation. Clopidogrel also inhibits platelet aggregation induced by agonists other than ADP by blocking the amplification of platelet activation by released ADP. Clopidogrel does not inhibit phosphodiesterase activity.

Indications:

CPG is indicated for the reduction of the aterothrombotic events as follows: - Recent miocard infark, recent stroke or established peripheral arterial disease. - Non-ST segment elevation acute coronary syndrome in combination with Acetosal.

Contraindications:

- Patients hypersensitive to the drug substance - Patients with active pathological bleeding such as peptic ulcer or intracranial hemorrhage - Breast feeding - Severe liver impairment.

shopping online

Dosage:

- Recent miocard infark, recent stroke or established peripheral arterial disease : Adult and elderly : recommended dose 75 mg once daily. - Patient with non-ST segment elevation acute coronary syndrome (Unstable angina/non-Q-wave miocard infark): should be initiated with a single 300 mg loading dose and then continued with 75 mg once daily with Acetosal (max. dose 100 mg daily).

Warning and Precautions:

- Clopidogrel prolong the bleeding time and therefore should be used with caution in patients who may be at risk of increased bleeding from trauma, surgery, or other pathological condition (particularly gastrointestinal and intraocular) and in patients receiving teratment with Acetosal, NSAIDs, Heparin, Glycoprotein IIb/IIIa-inhibitors or thrombolytics. - Patients with gastrointestinal disorders - Severe hepatic disease (bleeding diathesis) - Severe renal impairment - Thrombotic thrombocytopenic purpura (TTP) has been reported rarely following use of Clopidogrel, sometimes after a short exposure

Adverse events:

General : asthenia, fever, hernia.

Drugs Interaction:

Concomitant use should be undertaken with caution for the following drugs: acetosal, Nonsteroidal Anti-Inflammatory Drugs (NSAIDs), thrombolytics. The concomitant administration of warfarin or omeprazole with Clopidogrel is not recommended.

 

FAQ

Farmakologi

Bagaimana mekanisme kerja dari CPG?

Menghambat penggumpalan trombosit sehingga mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah jantung dan otak

Berapa lama onset/mula kerja CPG?

Kadar tertinggi dalam plasma setelah 1 jam pemberian

Indikasi/Kegunaan

CPG bisa digunakan untuk kasus apa saja?

Untuk kasus kasus penyumbatan pembuluh darah jantung dan otak.

Efikasi

Bagaimana efektivitas CPG dibandingkan dengan obat antiplatelet lain?

Dibandingkan dengan obat antiplatelet lainnya CPG memiliki profil farmakologi dengan risiko perdarahan yang secara relatif lebih kecil. Pemberian clopidogrel masih direkomendasikan dalam tatalaksana penyakit jantung koroner dan stroke hingga kini.

Cara Pemberian/Penggunaan

Bagaimana cara pemberian CPG?

Pemberian CPG per oral.

Berapa dosis maksimal CPG?

75 mg sehari dan untuk loading dose 300 mg sekali

CPG diminum sebelum atau setelah makan?

CPG dapat diminum sebelum dan sesudah makan

CPG sebaiknya diminum pagi atau malam hari?

CPG dapat diminum pagi ataupun malam hari

Apakah CPG dapat dijadikan puyer/digerus?

Pada keadaan darurat yang memang memerlukkan penghancuran tablet, CPG dapat digerus dan diberikan pada pasien.

Apakah CPG bisa dikombinasikan dengan obat (atau suplemen) lain?

CPG bisa dikombinasikan dengan suplemen lain. Pemberian bersamaan dengan asetosal meningkatkan efektivitas antiplatelet tapi juga meningkatkan risiko perdarahan. Pemberian bersamaan dengan obat golongan NSAID juga meningkatkan risiko perdarahan

Hingga berapa lama CPG aman diberikan?

Hingga kini belum ada aturan mengenai berapa lama CPG dapat diberikan, namun setelah serangan jantung, maka pemberian paling sedikit 1 tahun bersamaan dengan asetosal.

Pasien Khusus/Perhatian

Apakah CPG bisa diberikan pada anak-anak?

Efektivitas pada anak anak belum diketahui

Bagaimana penggunaan CPG pada pasien usia lanjut?

Pada pasien usia lanjut CPG dapat diberikan

Apakah CPG boleh diberikan pada ibu hamil?

Pemberian pada ibu hamil masih belum ada penelitian yang cukup kuat

Apakah CPG boleh diberikan pada ibu menyusui?

Karena melalui air susu, maka pemberian CPG tidak direkomendasikan pemberiannya

Bagaimana penggunaan CPG pada pasien dengan gangguan fungsi hati?

Pada pasien dengan gangguan fungsi hati dapat terjadi peningkatan enzim hati

Bagaimana penggunaan CPG pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal tidak ada penyesuaian dosis pemberian

Interaksi Obat

Bagaimana interaksi obat dari CPG?

Pemberian bersamaan dengan asetosal meningkatkan efektivitas antiplatelet tapi juga meningkatkan risiko perdarahan. Pemberian bersamaan dengan obat golongan NSAID juga meningkatkan risiko perdarahan

Efek Samping

Apa saja efek samping CPG yang sering dilaporkan?

Perdarahan merupakan salah satu efek samping yang perlu diperhatikan, seperti perdarahan lambung

Penyimpanan

Bagaimana penyimpanan CPG?

Simpan pada suhu di bawah 30°C. Lindungi dari panas dan kelembaban

 

Please login or register to post comments.