IRVASK
Wednesday, February 13, 2019

IRVASK

Branded

 

find pharmacy

Komposisi:

Irbesartan 150 mg and 300 mg (tiap kaplet).

Bentuk sediaan:

Tablet 150 dan 300 mg. Dus isi: 3 strip x 10 kaplet.

Farmakologi:

Kompetitif dan selektif terhadap reseptor AT1 sehingga menghambat efek Angiotensin II , sehingga menurunkan aktivitas simpatis, menurunkan, retensi Na dan H2O, menurunkan sekresi aldosteron, sehingga terjadi vasodilatasi. Absorpsi tidak dipengaruhi makanan. Bioavailabilitas 60 - 80%, Tmaks : 1.5 – 2 jam, t½ : 11 – 15 jam, akumulasi terbatas (<20%) pada pemberian berulang dan tidak punya makna klinis

Indikasi:

Pengobatan hipertensi, dan dapat diberikan sebagai terapi tunggal ataupun dikombinasikan dengan obat antihipertensi lain.

shopping online

Dosis:

Dosis awal dan pemeliharaan irbesartan yang dianjurkan adalah 150 mg satu kali sehari, dapat ditingkatkan sampai 300 mg satu kali sehari. Irbesartan dapat diberikan sebelum atau sesudah makan. Irbesartan dengan dosis 150 mg per hari umumnya lebih baik mengontrol penurunan tekanan darah dibandingkan dengan dosis 75 mg per hari.

Kontraindikasi:

Hipersensitif, wanita hamil dan menyusui.

Peringatan dan Perhatian:

Penurunan volume intravaskuler, penurunan volume dan/atau natrium sebaiknya dikoreksi terlebih dahulu sebelum pemberian irbesartan.

Efek Samping:

Sakit kepala, nyeri otot, pusing, kelelahan/fatigue, diare, batuk, nausea, trauma muskuloskeletal, nyeri dada, dispepsia, edema, nyeri abdomen, rash, takikardia, ansietas/cemas.

 

find pharmacy

IRVASK

 

Composition:

Irbesartan 150 mg and 300 mg (each caplet).

Presentation:

Box of 3 strips x 10 caplets.

Pharmacology:

Irbesartan is a selective and competitive antagonist of AT1 receptors with a much greater affinity (> 8500-fold) for the AT1 receptor than for the AT2 receptor. Irbesartan is expected to block all actions of angiotensin-II mediated by AT1 receptor, regardless of the source or route of synthesis of angiotensin-II. The selective antagonism of angiotensin-II (AT1) receptors results in increases in plasma renin levels and angiotensin-II levels, and a decrease in plasma aldosterone concentration.

Indications:

Treatment of hypertension, and it may be used as a single therapy or in combination with other antihypertensive agents.

Contraindications:

Hypersensitivity to irbesartan, second and third trimester of pregnancy, lactation.

shopping online

Dosage:

The usual recommended initial and maintenance dose is 150 mg once daily, can be increased to 300 mg once daily, may be administered with or without food.

Warning and Precautions:

Decreased intravascular volume, renovascular hypertension, renal impairment and kidney transplantation, hyperkalemia, aortic and mitral valve stenosis, primary aldosteronism, hypertensive patients with type-2 diabetes and renal disease, lithium usage.

Adverse events:

Respiratory tract infection, headache, myalgia, dizziness, fatigue, diarrhea, cough, nausea, musculoskeletal trauma, chest pain, dyspepsia/heart burn, edema, abdominal pain, rash, tachycardia, anxiety.

Drugs Interaction:

Diuretics and other antihypertensive agents, potassium supplements and potassium-sparing diuretics, lithium, NSAIDs (very rare).

 

FAQ

Farmakologi

Bagaimana mekanisme kerja dari IRVASK?

IRVASK mengandung irbesartan yang termasuk golongan ARB yang bekerja secara kompetitif dan selektif terhadap reseptor AT1 sehingga menghambat efek Angiotensin II, sehingga menurunkan aktivitas simpatis, menurunkan, retensi Na dan H2O, menurunkan sekresi aldosteron, sehingga terjadi vasodilatasi.

Indikasi/Kegunaan

IRVASK bisa digunakan untuk kasus apa saja??

Pengobatan hipertensi, dan dapat diberikan sebagai terapi tunggal ataupun dikombinasikan dengan obat antihipertensi lain.Juga dapat diberikan pada pasien yang tidak bisa tahan terhadap efek samping batuk karena obat golongan penghambat ACE. Selain itu juga dapat diberikan untuk mengurangi mikro dan makro albuminuria pada pasien dengan nefropati diabetikum.

Cara Pemberian/Penggunaan

Berapa dosis maksimal IRVASK?

Dosis awal dan pemeliharaan irbesartan yang dianjurkan adalah 150 mg satu kali sehari, dapat ditingkatkan sampai 300 mg satu kali sehari. Irbesartan dapat diberikan sebelum atau sesudah irbesartan dengan dosis 150 mg per hari umumnya lebih baik mengontrol penurunan tekanan darah dibandingkan dengan dosis 75 mg per hari.

IRVASK diminum sebelum atau setelah makan?

Pemberian dapat diberikan sebelum dan sesudah makan.

IRVASK sebaiknya diminum pagi atau malam hari?

IRVASK dapat diberikan pagi atau malam hari.

Apakah IRVASK bisa dikombinasikan dengan obat (atau suplemen) lain?

IRVASK bisa diberikan bersamaan dengan obat antihipertensi lain dan suplemen bila diperlukan.

Hingga berapa lama IRVASK aman diberikan?

IRVASK secara relatif aman untuk diberikan secara jangka panjang, dan pada pasien hipertensi memang diberikan seumur hidup.

Pasien Khusus/Perhatian

Apakah IRVASK bisa diberikan pada anak-anak? (jika bisa, mulai usia berapa?)

Penelitian melibatkan penggunaan obat antihipertensi golongan ARB pada pasien anak-anak masih jarang

Bagaimana penggunaan IRVASK pada pasien usia lanjut?

Dapat diberikan dengan dosis biasa pada pasien usia lanjut.

Apakah IRVASK boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui?

Obat antihipertensi golongan ARB seperti irbesartan tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui.

Bagaimana penggunaan IRVASK pada pasien dengan gangguan fungsi hati?

Pada pasien dengan gangguan fungsi hati IRVASK dapat diberikan dengan dosis biasa.

Bagaimana penggunaan IRVASK pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

Pada pasien dengan gangguan fungsi hati IRVASK dapat diberikan dengan dosis biasa.

Interaksi Obat

Bagaimana interaksi obat dari IRVASK?

Dari penelitian-penelitian yang telah dilakukan, tidak ada interaksi yang bermakna antara Irbesartan dengan HCT, digoksin, warfarin dan nifedipine. Namun karena irbesartan dapat meningkatkan konsentrasi kalium dalam darah, maka pemberiannya bersamaan dengan hydrochlorothiazide dan spironolactone (yang dapat meningkatkan konsentrasi kalium) perlu dilakukan dengan berhati-hati.

Efek Samping

Apa saja efek samping IRVASK yang sering dilaporkan?

Sakit kepala, edema, pusing, mual, muntah, lemah, hipotensi

Penyimpanan

Bagaimana penyimpanan IRVASK? (di mana/di suhu berapa?)

IRVASK dapat disimpan di suhu kamar.

Please login or register to post comments.