SHARE TO:

LIXIANA

  •  

    find pharmacy

    Komposisi:

    Edoxaban

    Bentuk sediaan:

    Tablet salur selaput 15 mg, 30 mg, dan 60 mg

    Farmakologi:

    Edoxaban adalah penghambat yang sangat selektif, langsung dan reversible terhadap faktor Xa yang merupakan protease serum yang terletak pada jalur umum kaskade koagulasi. Edoxaban menghambat faktor Xa bebas, dan aktivitas protrombinase. Penghambatan faktor Xa pada kaskade koagulasi mengurangi generasi trombin, memperpanjang waktu pembekuan dan mengurangi risiko formasi trombus.

    Indikasi:

    · Untuk mengurangi risiko stroke dan emboli sistemik pada pasien dewasa dengan atrial fibrilasi nonvalvuler/nonvalvular atrial fibrillation (NVAF) dengan skor CHADS2 setidaknya 2.

    · Pengobatan trombosis vena dalam/deep vein thrombosis (DVT) dan emboli paru/pulmonary embolism (PE) pada pasien dewasa setelah terapi inisial 5-10 hari dengan antikoagulan parenteral.

    shopping online

    Dosis dan Pemberian:

    · Untuk mengurangi risiko stroke dan emboli sistemik pada pasien dewasa dengan atrial fibrilasi nonvalvuler/nonvalvular atrial fibrillation (NVAF) dengan skor CHADS2 setidaknya 2.

    Dosis yang direkomendasikan adalah 60 mg LIXIANA® sekali sehari.

    Terapi dengan LIXIANA® untuk pasien NVAF harus dilanjutkan dalam jangka waktu panjang

    · Pengobatan trombosis vena dalam / deep vein thrombosis (DVT) dan emboli paru / pulmonary embolism (PE) pada pasien dewasa.

    Dosis yang direkomendasikan adalah 60 mg LIXIANA® sekali sehari setelah penggunaan awal antikoagulan parenteral selama 5-10 hari

    · Untuk pasien NVAF dan VTE, dosis LIXIANA® 30 mg direkomendasikan pada pasien dengan faktor klinis berikut: berat badan rendah ≤ 60 kg, gangguan fungsi ginjal sedang atau berat (CrCl 15-50 mL/menit), atau penggunaan bersamaan dengan P-gp inhibitor (ciclosporin, dronedarone, erythromycin, dan ketoconazole)

    · Tersedia dosis LIXIANA®15 mg, tidak diindikasikan sebagai monoterapi, hanya diindikasikan pada masa transisi dari LIXIANA® 30 mg ke VKA.

    · Untuk pasien yang sedang menjalani kardioversi: LIXIANA® dapat dimulai atau dilanjutkan pada pasien yang membutuhkan kardioversi.

    Kontraindikasi:

    · Hipersensitif terhadap zat aktif atau ke salah satu eksipien.

    · Perdarahan aktif yang bermakna secara klinis.

    · Penyakit hati terkait dengan koagulopati dan risiko perdarahan klinis yang relevan.

    · Adanya lesi atau kondisi yang dianggap sebagai risiko yang bermakna untuk perdarahan mayor, meliputi ulserasi gastrointestinal yang sedang atau baru terjadi, adanya neoplasma ganas yang berisiko tinggi perdarahan, cedera otak atau tulang belakang yang baru terjadi, operasi otak, tulang belakang atau mata yang baru dilakukan, perdarahan intrakranial yang baru terjadi, diketahui atau diduga adanya varises esofagus, malformasi arteri, aneurisma pembuluh darah atau kelainan pembuluh darah intraspinal atau intraserebral yang besar.

    · Hipertensi berat yang tidak terkontrol.

    · Pengobatan bersamaan dengan antikoagulan lain seperti unfractionated heparin (UFH), low-molecular weight heparins (enoxaparin, dalteparin, dll), turunan heparin (fondaparinux, dll), antikoagulan oral (warfarin, dabigatran etexilate, rivaroxaban, apixaban dll) kecuali dalam keadaan tertentu mengganti terapi antikoagulan atau saat UFH diberikan pada dosis yang diperlukan untuk mempertahankan vena sentral atau kateter arteri yang terbuka.

    · Kehamilan dan menyusui.

    Peringatan dan Perhatian:

    Efek antikoagulan LIXIANA® tidak dapat diukur dari pengujian laboratorium standar. Reversal agent antikoagulan spesifik untuk LIXIANA® belum tersedia.

    Fungsi ginjal: Pada pasien dengan penyakit ginjal tahap akhir atau dialisis, LIXIANA® tidak direkomendasikan. Pada NVAF, ada tren penurunan efikasi dengan meningkatnya bersihan kreatinin yang teramati pada kelompok LIXIANA® dibandingkan dengan kelompok pasien yang tertangani dengan baik dengan warfarin. Oleh karena itu, LIXIANA® hanya boleh digunakan pada pasien dengan NVAF dan bersihan kreatinin yang tinggi setelah evaluasi yang cermat dari risiko tromboemboli dan perdarahan individu.

    Gangguan fungsi hati: LIXIANA® tidak direkomendasikan pada pasien dengan gangguan fungsi hati berat. LIXIANA® harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan fungsi hati ringan atau sedang. LIXIANA® harus digunakan secara hati-hati pada pasien dengan peningkatan enzim hati (SGOT/SGPT > 2 x batas normal atas) atau bilirubin total ≥ 1,5 x batas normal atas.

    Katup jantung prostetik dan stenosis mitral sedang hingga berat: Penggunaan LIXIANA® tidak dianjurkan pada pasien ini.

    Pasien dengan PE yang secara hemodinamik tidak stabil atau pasien yang membutuhkan trombolisis atau embolektomi paru: LIXIANA® tidak dianjurkan sebagai terapi alternatif untuk unfractionated heparin pada pasien dengan emboli paru dengan hemodinamik tidak stabil atau mungkin menerima trombolisis atau embolektomi paru. Pasien dengan kanker aktif: Efikasi dan keamanan LIXIANA® sebagai terapi DVT dan PE pada pasien dengan kanker aktif belum diketahui.

    Efek Samping:

    Umum: anemia, epistaksis, perdarahan saluran cerna bawah, perdarahan saluran cerna atas, perdarahan oral/faringeal, mual, peningkatan bilirubin darah, peningkatan gamma glutamyl transferase, perdarahan jaringan lunak kulit, kemerahan, gatal, perdarahan uretra/ hematuria makroskopik, perdarahan vaginal, perdarahan pada puncture site, tes fungsi hati abnormal, pusing, sakit kepala, nyeri perut.

    Penyimpanan:

    Simpan pada suhu dibawah 30°C. Hindarkan dari jangkauan anak.

     

    find pharmacy

    LIXIANA

     

    Composition:

    Edoxaban

    Presentation:

    Film-coated tablets; 15 mg, 30 mg, and 60 mg.

    Pharmacology:

    Edoxaban is a highly selective, direct and reversible inhibitor of factor Xa, the serine protease located in the final common pathway of the coagulation cascade. Edoxaban inhibits free factor Xa, and prothrombinase activity. Inhibition of factor Xa in the coagulation cascade reduces thrombin generation, prolongs clotting time and reduces the risk of thrombus formation.

    Indications:

    • To reduce the risk of stroke and systemic embolism in adult patients with nonvalvular atrial fibrillation (NVAF) with CHADS2 score at least 2. • Treatment of deep vein thrombosis (DVT) and pulmonary embolism (PE) in adults, following 5 to 10 days of initial therapy with a parenteral anticoagulation.

    Contraindications:

    • Hypersensitivity to the active substance or to any of the excipients. • Clinically significant active bleeding. • Hepatic disease associated with coagulopathy and clinically relevant bleeding risk. • Lesion or condition, if considered to be a significant risk for major bleeding. This may include current or recent gastrointestinal ulceration, presence of malignant neoplasms at high risk of bleeding, recent brain or spinal injury, recent brain, spinal or ophthalmic surgery, recent intracranial haemorrhage, known or suspected oesophageal varices, arteriovenous malformations, vascular aneurysms or major intraspinal or intracerebral vascular abnormalities. • Uncontrolled severe hypertension. • Concomitant treatment with any other anticoagulants e.g. unfractionated heparin (UFH), low molecular weight heparins (enoxaparin, dalteparin, etc.), heparin derivatives (fondaparinux, etc.), oral anticoagulants (warfarin, dabigatran etexilate, rivaroxaban, apixaban etc.) except under specific circumstances of switching oral anticoagulant therapy or when UFH is given at doses necessary to maintain an open central venous or arterial catheter. • Pregnancy and breast-feeding.

    shopping online

    Dosage:

    • Reduction risk of stroke and systemic embolism in adult patients with nonvalvular atrial fibrillation (NVAF) with CHADS2 score at least 2. The recommended dose is 60 mg LIXIANA® once daily. Therapy with LIXIANA® in NVAF patients should be continued long term. • Treatment of deep vein thrombosis (DVT) and pulmonary embolism (PE) in adults The recommended dose is 60 mg LIXIANA® once daily following initial use of parenteral anticoagulant for 5-10 days. • For NVAF and VTE the recommended dose is 30 mg LIXIANA® once daily in patients with one or more of the following clinical factors: low body weight = 60 kg, moderate or severe renal impairment (creatinine clearance (CrCl) 15-50 mL/min), or concomitant use of the following P-glycoprotein (P-gp) inhibitors: cyclosporine, dronedarone, erythromycin, or ketoconazole. • 15 mg dose of LIXIANA®, is not indicated as monotherapy, as it may result in decreased efficacy. It is only indicated in the process of switching from LIXIANA® 30 mg to VKA.

    Warning and Precautions:

    The anticoagulant effect of LIXIANA® cannot be reliably monitored with standard laboratory testing. A specific anticoagulant reversal agent for LIXIANA® is not available. Renal function: In patients with end stage renal disease or on dialysis, LIXIANA is not recommended. A trend towards decreasing efficacy with increasing creatinine clearance was observed for edoxaban compared to well-managed warfarin. Therefore, edoxaban should only be used in patients with NVAF and high creatinine clearance after a careful evaluation of the individual thromboembolic and bleeding risk. Hepatic impairment LIXIANA® is not recommended in patients with severe hepatic impairment. LIXIANA® should be used with caution in patients with mild or moderate hepatic impairment. LIXIANA® shoul be use with caution in patients with elevated liver enzymes (ALT/AST > 2 x ULN) or total bilirubin = 1.5 x ULN. Prosthetic heart valves and moderate to severe mitral stenosis Use of LIXIANA® is not recommended in these patients. Haemodynamically unstable PE patients or patients who require thrombolysis or pulmonary embolectomy LIXIANA® is not recommended as an alternative to unfractionated heparin in patients with pulmonary embolism who are haemodynamically unstable or may receive thrombolysis or pulmonary embolectomy. Patients with active cancer Efficacy and safety of edoxaban in the treatment of DVT and PE in patients with active cancer have not been established.

    Adverse events:

    Common: anaemia, epistaxis, lower GI haemorrhage, upper GI haemorrhage, oral/pharyngeal haemorrhage, increased blood bilirubin, increased gammaglutamyltransferase, cutaneous soft tissue haemorrhage, rash, pruritus, macroscopic haematuria/urethral haemorrhage, vaginal haemorrhage, puncture site haemorrhage, abnormal liver function test, dizziness, headache, abdominal pain.

    Drugs Interaction:

    Store below 30°C. Keep out of the reach of children.

    FAQ

    Farmakologi

    Bagaimana mekanisme kerja dari LIXIANA?

    LIXIANA mengandung edoxaban yang menghambat faktor Xa secara selektif, langsung dan reversible. Penghambatan faktor Xa pada kaskade koagulasi mengurangi generasi trombin, memperpanjang waktu pembekuan dan mengurangi risiko formasi trombus.

    Indikasi/Kegunaan

    LIXIANA bisa digunakan untuk apa saja?

    • Untuk mengurangi risiko stroke dan emboli sistemik pada pasien dewasa dengan atrial fibrilasi nonvalvuler / nonvalvular atrial fibrillation (NVAF) dengan skor CHADS2 setidaknya 2. • Pengobatan trombosis vena dalam / deep vein thrombosis (DVT) dan emboli paru / pulmonary embolism (PE) pada pasien dewasa setelah terapi inisial 5-10 hari dengan antikoagulan parenteral.

    Efikasi

    Bagaimana efektivitas LIXIANA dibandingkan dengan DOAC lainnya?

    Pada studi meta analisis ditunjukkan bahwa efektivitas keempat DOAC yang telah beredar di pasaran (dabigatran, rivaroxaban, apixaban, edoxaban) setara atau non-inferior dibandingkan warfarin (pada studi masing-masing DOAC; RE-LY, ROCKET AF, ARISTOTLE, ENGAGE AF-TIMI 48) tanpa ada perbedaan bermakna di antara keempat DOAC tersebut (nilai p untuk heterogenitas: 0,13).

    Cara Pemberian/Penggunaan

    Bagaimana cara pemberian LIXIANA?

    Pemberian LIXIANA secara oral.

    Berapa dosis maksimal LIXIANA?

    Pemberian LIXIANA yang direkomendasikan maksimal 60 mg sehari.

    LIXIANA diminum sebelum atau setelah makan?

    Pemberian LIXIANA dapat sebelum dan sesudah makan.

    LIXIANA sebaiknya diminum pagi atau malam hari?

    LIXIANA dapat diberikan pagi atau malam hari.

    Apakah LIXIANA dapat dijadikan puyer/digerus?

    LIXIANA tidak dapat digerus/ dijadikan puyer.

    Apakah LIXIANA bisa dikombinasikan dengan obat (atau suplemen) lain?

    Pemberian LIXIANA bersamaan dengan antikoagulan lainnya dikontraindikasikan. Selain antikoagulan lain, LIXIANA bisa diberikan bersamaan dengan obat/ suplemen lain tanpa penurunan dosis (dosis rekomendasi 60 mg sekali sehari), kecuali 4 obat yang merupakan penghambat p-glikoprotein poten sebagai berikut: cyclosporine, erythromycin, ketoconazole, dan/atau dronedarone (dosis penggunaan 30 mg sekali sehari). (catatan: terdapat 2 kriteria lain lagi untuk penurunan dosis LIXIANA menjadi 30 mg sekali sehari, yaitu: gangguan fungsi ginjal sedang atau berat (bersihan kreatinin/ creatinine clearance (CrCl) 15-50 mL/menit; berat badan rendah ≤ 60 kg)

    Hingga berapa lama LIXIANA aman diberikan?

    LIXIANA secara relatif aman untuk diberikan secara jangka panjang.

    Pasien Khusus/Perhatian

    Apakah LIXIANA bisa diberikan pada anak-anak?

    LIXIANA tidak dianjurkan diberikan pada anak-anak karena keamanan dan efikasi LIXIANA pada anak-anak dan remaja kurang dari 18 tahun belum diketahui.

    Bagaimana penggunaan LIXIANA pada pasien usia lanjut?

    LIXIANA dapat diberikan pada pasien usia lanjut tanpa penurunan dosis, jika tidak ditemukan kriteria penurunan dosis lainnya pada pasien (gangguan fungsi ginjal sedang atau berat (bersihan kreatinin/ creatinine clearance (CrCl) 15-50 mL/menit; berat badan rendah ≤ 60 kg; penggunaan bersama penghambat p-glikoprotein poten sebagai berikut: cyclosporine, erythromycin, ketoconazole, dan/atau dronedarone).

    Apakah LIXIANA boleh diberikan pada ibu hamil?

    LIXIANA tidak boleh diberikan pada ibu hamil.

    Apakah LIXIANA boleh diberikan pada ibu menyusui?

    LIXIANA tidak boleh diberikan pada ibu menyusui.

    Bagaimana penggunaan LIXIANA pada pasien dengan gangguan fungsi hati?

    LIXIANA tidak direkomendasikan pada pasien dengan gangguan fungsi hati berat. LIXIANA harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan gangguan fungsi hati ringan atau sedang. Pasien dengan peningkatan enzim hati (SGOT/SGPT > 2 x batas normal atas) atau total bilirubin ≥ 1,5 x batas normal atas dieksklusi dari uji klinis. Oleh karena itu, LIXIANA harus digunakan secara hati-hati pada populasi ini. Sebelum memulai LIXIANA, pengujian fungsi hati harus dilakukan. Pemantauan fungsi hati secara periodik dianjurkan untuk pasien pada pengobatan LIXIANA diatas 1 tahun.

    Bagaimana penggunaan LIXIANA pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

    Pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal sedang atau berat (bersihan kreatinin/ creatinine clearance (CrCl) 15-50 mL/menit) dapat diberikan LIXIANA penurunan dosis sebesar 30 mg sekali sehari. Pada pasien dengan penyakit ginjal tahap akhir atau dialisis, LIXIANA tidak direkomendasikan.

    Interaksi Obat

    Bagaimana interaksi obat dari LIXIANA?

    Edoxaban terutama diabsorpsi di saluran pencernaan / gastrointestinal (GI) atas. Dengan demikian, obat-obatan atau kondisi penyakit yang meningkatkan pengosongan lambung dan motilitas usus memiliki kemungkinan mengurangi disolusi dan penyerapan edoxaban. Pemberian bersama antikoagulan lain, antiplatelet, AINS atau SSRI/SNRI dapat meningkatkan risiko perdarahan.

    Efek Samping

    Apa saja efek samping LIXIANA yang paling sering dilaporkan?

    Anemia, epistaksis, perdarahan saluran cerna.

    Penyimpanan

    Bagaimana penyimpanan LIXIANA?

    Simpan pada suhu dibawah 30°C dan hindarkan dari jangkauan anak.

Please login or register to post comments.