REXTA

  •  

    find pharmacy

    Komposisi:

    Oxaliplatin 50 mg

    Bentuk sediaan:

    Serbuk liofilisasi dalam vial

    Farmakologi:

    Mekanisme kerja: berikatan dengan DNA sehingga menyebabkan hambatan replikasi dan transkripsi. Kadar plasma trifasik, distribusi dalam jaringan sekitar 85%, dimetabolisme secara luas secara nonenzimatik, ekskresi terutama melalui ginjal.

    Indikasi:

    Kanker kolorektal (kombinasi 5-fluorouracil dan leucovorin).

    shopping online

    Dosis:

    85 mg/m2

    Kontraindikasi:

    Mielosupresi berat, gangguan fungsi ginjal berat, neuropati perifer sensoris dengan gangguan fungsi, kehamilan & laktasi.

    Peringatan dan Perhatian:

    - Perlu 2 kali pelarutan.

    - Perlu pemantauan fungsi saraf, hematologi.

    - Jika terjadi faringolaringeal disestesia, infus diperpanjang menjadi 6 jam.

    Efek Samping:

    Neuropati sensoris, faringolaringeal disestesia, mielosupresi, diare, mual-muntah, mukositis, anoreksia, nyeri abdomen, dehidrasi, gangguan saluran cerna, peningkatan kadar transaminase dan alkaline phosphatase, artralgia, ruam kulit, konjungtivitis, rinitis, ototoksik, nefrotoksik, demam infeksi, alopesia.

     

     

    find pharmacy

    REXTA

     

    Composition:

    Oxaliplatin 50 mg.

    Presentation:

    Lyophilized powder for injection.

    Pharmacology:

    Mechanism of action: both inter and intrastrand Pt-DNA crosslinks are formed. These crosslinks inhibit DNA replication and transcription. Ultrafilterable platinum levels decline in a triphasic manner, the remaining 85% is rapidly distributed into tissues, it undergoes nonenzymatic biotransformation, it primarily excreted in the urine.

    Indications:

    Colorectal cancer (in combination with 5-fluorouracil and folinic acid).

    Contraindications:

    Severe myelosuppression, severely impaired renal function, severe allergic reactions to oxaliplatin, having a peripheral sensory neuropathy with functional impairment, pregnancy or lactation.

    shopping online

    Dosage:

    85 mg/m2.

    Warning and Precautions:

    - It needs to be diluted. - Neurological and hematological functions should be carefully monitored. - If laryngopharyngeal dysaesthesia occurs, oxaliplatin infusion should be administered over 6 hours.

    Adverse events:

    Sensory peripheral neuropathy, laryngopharyngeal dysaesthesia, myelosuppression, diarrhoea, nausea vomiting, mucositis, anorexia, abdominal pain, dehydration, GI dysfunction, increased transaminases and alkaline phosphatase, arthralgia, skin rash, conjunctivitis, rhinitis, ototoxicity, nephrotoxicity, infection fever, alopecia.

    Drugs Interaction:

    -

    FAQ

    Farmakologi

    Bagaimana mekanisme kerja dari REXTA?

    Oxaliplatin bekerja bekerja dengan berikatan dengan DNA interstrand dan intrastrand sehingga menghambat replikasi dan transkripsi DNA dan sintesis DNA.

    Indikasi/Kegunaan

    REXTA bisa digunakan untuk kasus apa saja?

    Oxaliplatin dapat digunakan antara lain untuk kanker kolorektal, kanker ovarium, kanker gaster, kanker pankreas, kanker traktus biliaris.

    Efikasi

    Bagaimana efektivitas REXTA dibandingkan dengan cisplatin pada pasien NSCLC stadium lanjut? (perbandingan tidak langsung)

    Oxaliplatin kombinasi dengan docetaxel inferior dibandingkan cisplatin kombinasi dengan docetaxel untuk pasien dengan NSCLC stadium lanjut, tetapi memiliki toksisitas non-hematologi dan hematologi yang lebih sedikit.

    Bagaimana efektivitas REXTA dibandingkan irinotecan pada pasien dengan kanker kolorektal stadium lanjut?

    Oxaliplatin dalam FOLFOX4 memiliki efektivitas yang sebanding dengan irinotecan dalam FOLFIRI. Perbedaan terdapat pada profil toksisitas, efek samping saluran cerna lebih sering dijumpai pada FOLFIRI sedangkan efek samping trombositopenia dan neurologi lebih sering dijumpai pada FOLFOX4.

    Cara Pemberian/Penggunaan

    Bagaimana cara pemberian REXTA?

    Oxaliplatin diberikan dengan infus intravena selama 2-6 jam, umumnya setiap 2-3 minggu.

    Apa terapi yang paling efektif untuk mengurangi atau mencegah neuropati sensori karena REXTA?

    Untuk mengurangi neuropati perifer karena oxaliplatin, terdapat cukup banyak literaturnya. Ada yang menggunakan ginkgo biloba, infus Ca, gabapentin, vitamin E, dan lainnya. Tetapi sampai saat ini belum terdapat evidence mana yang paling efektif untuk mengurangi hal tersebut. Guideline ASCO mengenai CIPN juga mengatakan hal serupa.

    Berapa dosis kumulatif REXTA?

    Dosis kumulatif yang mencetuskan neuropati sensori pada 10% dari pasien yaitu 780 mg/m2 (9 siklus 85 mg/m2).

    Apakah perlu skin test sebelum pemberian REXTA?

    Secara umum, tidak dianjurkan skin test untuk pemberian kemoterapi karena adanya potensi untuk merusak jaringan.

    REXTA dilarutkan dengan pelarut apa?

    REXTA dapat dilarutkan dengan larutan dextrose 5%. Oxaliplatin tidak boleh dilarutkan dengan larutan yang mengandung chloride (mis NaCl 0,9%) karena dapat terjadi endapan.

    Setelah dilarutkan, apakah REXTA masih boleh disimpan sebelum diberikan ke pasien?

    Setelah dilarutkan, REXTA stabil selama 48 jam pada suhu dingin.

    Jika diberikan melalui infus, berapa lama REXTA harus habis diinfuskan?

    Oxaliplatin diinfuskan selama 2-6 jam.

    Saat REXTA diinfuskan, apakah botol/flexy bag harus dibungkus untuk menghindari sinar matahari?

    Jika tempat tidur pasien berada di tepi jendela yang memungkinkan sinar matahari masuk secara langsung, maka perlu dibungkus.

    Pasien Khusus/Perhatian

    Apakah REXTA bisa diberikan pada anak-anak?

    Belum dilakukan penelitian mengenai oxaliplatin pada anak. Selain itu, keganasan yang diberikan oxaliplatin kebanyakan dijumpai pada usia dewasa.

    Bagaimana penggunaan REXTA pada pasien usia lanjut?

    Oxaliplatin dapat diberikan pada pasien usia lanjut. Tidak terpantau pengaruh bermakna dari usia terhadap bersihan platinum.

    Apakah REXTA boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui?

    REXTA tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan meyusui. Kategori kehamilan oxaliplatin adalah D.

    Apakah REXTA boleh diberikan pada ibu hamil dan menyusui?

    REXTA tidak boleh diberikan pada ibu hamil dan meyusui. Kategori kehamilan oxaliplatin adalah D.

    Bagaimana penggunaan REXTA pada pasien dengan gangguan fungsi hati?

    Tidak perlu dilakukan modifikasi dosis pada pasien dengan gangguan fungsi hati ringan sampai sedang. Pemberian oxaliplatin belum diteliti pada pasien dengan gangguan fungsi hati berat.

    Bagaimana penggunaan REXTA pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

    Tidak perlu dilakukan modifikasi dosis pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal ringan sampai sedang. Oxaliplatin tidak boleh diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal berat.

    REXTA termasuk kategori apa jika dilihat dari terjadinya ekstravasasi?

    Oxaliplatin termasuk kategori iritan.

    Interaksi Obat

    Bagaimana interaksi obat dari REXTA?

    Tidak terpantau perubahan kadar pajanan terhadap 5-FU jika oxaliplatin 85 mg/m2 diberikan sebelum 5-FU. Terpantau peningkatan kadar 5-FU plasma sebesar 20% jika 5-FU setiap minggu dan oxaliplatin 130 mg/m2 setiap 3 minggu diberikan. Oxaliplatin tampaknya tidak memodulasi metabolisme obat lain yang diperantarai cytochrome P450 melalui mekanisme kompetitif.

    Efek Samping

    Apa saja efek samping REXTA yang sering dilaporkan?

    Efek samping dari oxaliplatin yang sering dijumpai yaitu neuropati sensori, efek samping hematologi, reaksi hipersensitif, peningkatan enzim hati, gangguan saluran cerna, infeksi, demam.

    Penyimpanan

    Bagaimana penyimpanan REXTA?

    REXTA disimpan pada suhu ruang (15-25 C).

Please login or register to post comments.