SKIZON

  •  

    find pharmacy

    Komposisi:

    Betamethasone dipropionate 0,64 mg

    Bentuk sediaan:

    Krim 5 mg dan 10 mg

    Farmakologi:

    Betamethasone dipropionate bekerja sebagai antiinflamasi, antipruritus dan vasokonstriktif (gol steroid) topical

    Indikasi:

    Kondisi-kondisi inflamasi, alergi imunologi dan gatal-gatal pada kulit dan dermatosis lain yang responsif terhadap kortikosteroid, misal psoriasis, dermatitis dan lichen planus.

    shopping online

    Dosis:

    Oleskan tipis-tipis skizon pada daerah lesi 1 dan 2 kali sehari (pagi dan malam hari)

    Kontraindikasi:

    - Penderita hipersensitif terhadap Betamethasone dipropionate.

    - Rosacea, acne, perioral dermatitis, perianal dan genital pruritis.

    - Tuberkulosis kulit dan lesi pada kulit yang disebabkan oleh virus terutama Herpes simplex, Vacinia, Varicella

    -Infeksi bakteri atau virus pada kulit, napkin eruptions.

    Peringatan dan Perhatian:

    - Jika terjadi iritasi atau sensitisasi, pengobatan harus dihentikan

    - Kemungkinan terjadi peningkatan absorpsi sistemik jika digunakan secara luas pada tubuh

    - Hati-hati pada penggunaan jangka lama, lesi yang luas, pada bayi dan wanita menyusui oleh karena ada kemungkinan absorpsi sistemik

    - Absorpsi sistemik dari kortikosteroid akan meningkat bila digunakan dengan pembalut oklusif atau pengobatan pada bagian yang ekstensif

    - Penggunaan pada anak-anak dapat menyebabkan supresi adrenal yang dapat menghambat pertumbuhan anak-anak. Jangan digunakan pada anak-anak di bawah umur 2 tahun

    -Hati-hati penggunaan pada wanita hamil dan menyusui

    - Tidak digunakan pada mata

    - Hanya untuk pemakaian luar

    Efek Samping:

    - Efek samping lokal biasanya jarang terjadi, yang lebih umum berupa rasa terbakar, kulit kering dan rasa iritasi.

    - Efek samping lainnya yang pernah dilaporkan dengan pemberian kortikosteroid antara lain hipertrikosis, hipopigmentasi, dermatitis kontak alergi dan atropi kulit.

    - Pemakaian pembalut oklusif dapat meningkatkan insiden maserasi kulit, infeksi sekunder, atropi kulit, strial dan miliaria.

     

Please login or register to post comments.