TRUVAZ
Anonym
/ Categories: Product, Branded, Cardiovascular

TRUVAZ

Branded

 

find pharmacy

Komposisi:

Atorvastatin 10 mg, 20 mg, dan 40 mg.

Bentuk sediaan:

Tablet 10, 20 mg dan 40 mg. Dus isi 3 blister @10 tablet salut selaput.

Farmakologi:

Atorvastatin adalah penghambat kompetitif selektif HMG-CoA reduktase, enzim pembatas laju yang bertanggung jawab untuk konversi 3-hidroksi-3-metil-glutaril-koenzim A menjadi mevalonat, prekursor sterol, termasuk kolesterol.

Indikasi:

Sebagai tambahan tatalaksana diet untuk menurunkan peningkatan kolesterol total, kolesterol LDL, apolipoprotein B, dan
trigliserida pada pasien dengan hiperkolesterolemia primer, hiperlipidemia kombinasi (campuran) serta hiperkolesterolemia 
familial heterozigot dan homozigot ketika respons terhadap tatalaksana diet dan tindakan non-farmakologis lainnya 
tidak memadai.

shopping online

Dosis dan Cara Pemberian:

Dosis awal yang disarankan adalah 10 mg sekali sehari. Kisaran dosis adalah 10 hingga 80 mg sekali sehari.

Kontraindikasi:

- Penderita yang hipersensitif terhadap atorvastatin atau komponen perumusannya.
- Penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum persisten> 3x ULN.
- Ibu hamil & menyusui.

Peringatan dan Perhatian:

a. Riwayat penyakit hati.
b. Penggunaan alkohol berat.
c. Hentikan terapi jika kadar transaminase serum naik hingga 3 kali batas normal atas dan menetap.
d. Kelas obat ini telah diketahui menyebabkan miopati dan gagal ginjal akibat rabdomiolisis.
e. Pemberian fibrat, niasin, cyclosporine atau erythromycin secara bersamaan dapat meningkatkan risiko miopati.

Efek Samping:

Konstipasi, flatulensi, dispepsia, nyeri perut, sakit kepala, mual, mialgia, astenia, diare, dan insomnia.

Interaksi Obat:

a. Obat-obatan yang meningkatkan risiko miopati: - Cyclosporine - Turunan asam fibrat (gemfibrozil, bezafibrate, ciprofibrate, clofibrate, fenofibrate) - Erythromycin - Antijamur azol (itrakonazol, flukonazol, ketokonazol) - Niasin b. Obat yang meningkatkan konsentrasi plasma atorvastatin: - Erythromycin - Klaritromisin - Protease inhibitor c. Obat yang menurunkan konsentrasi plasma atorvastatin: - Antasida yang mengandung magnesium dan aluminium hidroksida (tetapi pengurangan LDL-C tidak diubah) - Cholestipol (tetapi efek lipid lebih besar ketika atorvastatin dan cholestipol) diberikan bersama daripada saat salah satu obat diberikan sendiri) d. Obat-obatan yang dipengaruhi oleh atorvastatin: - Cimetidine - Digoxin - Spironolakton - Kontrasepsi oral

 

 

find pharmacy

TRUVAZ

 

Composition:

Atorvastatin 10 mg, 20 mg, dan 40 mg.

Presentation:

Tablet 10, 20 mg dan 40 mg. Box of 3 blisters @ 10 film-coated tablets

Pharmacology:

Atorvastatin is a selective, competitive inhibitor of HMG-CoA reductase, the rate-limiting enzyme responsible for the conversion of 3-hydroxy-3-methyl-glutaryl-coenzyme A to mevalonate, a precursor of sterols, including cholesterol.

Indications:

As an adjunct to diet for reduction of elevated total cholesterol, LDL-cholesterol, apolipoprotein B, and triglycerides in patients with primary hypercholesterolemia, combined (mixed) hyperlipidemia and heterozygous and homozygous familial hypercholesterolemia when response to diet and other non-pharmacological measure are inadequate.

Contraindications:

- Hypersensitivity to atorvastatin or any component of its formulation. - Active liver disease or unexplained, persistent elevation of serum transaminases >3x ULN. - Pregnant & nursing mother.

shopping online

Dosage:

The recommended starting dose is 10 mg once daily. The dosage range is 10 to 80 mg once daily.

Warning and Precautions:

a. History of liver disease b. Heavy alcohol use c. Discontinue therapy if serum transaminase levels rise to 3 times upper limit of normal and are persistent d. This class of drug has been known to cause myopathy and renal failure due to rhabdomyolysis. e. Concomitant administration of fibrates, niacin, cyclosporine or erythromycin may increase the risk of myopathy.

Adverse events:

Constipation, flatulence, dyspepsia, abdominal pain, headache, nausea, myalgia, asthenia, diarrhea, and insomnia.

Drugs Interaction:

a. Drugs that increase the risk of myopathy: - Cyclosporine - Fibric acid derivatives (gemfibrozil, bezafibrate, ciprofibrate, clofibrate, fenofibrate) - Erythromycin - Azole antifungal (itraconazole, fluconazole, ketoconazole) - Niacin b. Drugs that increase the plasma concentrations of atorvastatin: - Erythromycin - Clarithromycin - Protease inhibitors c. Drugs that decrease atorvastatin plasma concentrations: - Antacids containing magnesium and aluminium hydroxides (but LDL-C reduction was not altered) - Cholestipol (but lipid effects were greater when atorvastatin and cholestipol were co-administered than when either drug was given alone) d. Drugs whose influenced by atorvastatin: - Cimetidine - Digoxin - Spironolactone - Oral contraceptives

FAQ

Farmakologi

Bagaimana mekanisme kerja dari TRUVAZ?

TRUVAZ mengandung atorvastatin yang bekerja dengan menghambat enzim HMG-CoA reduktase, yaitu enzim yang mengonversi perubahan 3-hydroxy-3-methyl-glutaryl-coenzyme A menjadi mevalonate, yang merupakan prekursor sterol, termasuk kolesterol.

Indikasi/Kegunaan

TRUVAZ bisa digunakan untuk apa saja?

Menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL pada pasien dewasa dan pada pasien anak 10-17 tahun setelah akil balik.

Efikasi

Bagaimana efektivitas TRUVAZ dibandingkan dengan statin lainnya?

Dibandingkan dengan statin lainnya pemberian Truvaz efektif menurunkan kadar kolesterol total lebih besar dibandingkan dengan rerata statin lainnya.

Cara Pemberian/Penggunaan

Bagaimana cara pemberian TRUVAZ?

Pemberian TRUVAZ secara oral.

Berapa dosis maksimal TRUVAZ?

Pemberian TRUVAZ maksimal 80 mg sehari.

TRUVAZ diminum sebelum atau setelah makan?

Pemberian dapat sebelum dan sesudah makan.

TRUVAZ sebaiknya diminum pagi atau malam hari?

Dapat diberikan pagi atau malam hari.

Apakah TRUVAZ dapat dijadikan puyer/digerus?

TRUVAZ tidak dapat digerus/ dijadikan puyer.

Apakah TRUVAZ bisa dikombinasikan dengan obat (atau suplemen) lain?

TRUVAZ bisa diberikan bersamaan dengan suplemen lain.

Hingga berapa lama TRUVAZ aman diberikan?

TRUVAZ secara relatif aman untuk diberikan secara jangka panjang.

Pasien Khusus/Perhatian

Apakah TRUVAZ bisa diberikan pada anak-anak?

TRUVAZ bisa diberikan pada pasien anak anak usia 10-17 tahun pasca akil balik.

Bagaimana penggunaan TRUVAZ pada pasien usia lanjut?

Dapat diberikan pada pasien usia lanjut dan menurunkan kejadian dan kematian karena kardiovaskuler.

Apakah TRUVAZ boleh diberikan pada ibu hamil?

TRUVAZ tidak bisa diberikan pada ibu hamil.

Apakah TRUVAZ boleh diberikan pada ibu menyusui?

TRUVAZ tidak bisa diberikan pada ibu menyusui.

Bagaimana penggunaan TRUVAZ pada pasien dengan gangguan fungsi hati?

Pada pasien dengan gangguan fungsi hati pemberian TRUVAZ harus dengan perhatian dan konsultasi dengan dokter.

Bagaimana penggunaan TRUVAZ pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal?

Pada pasien dengan gangguan ginjal, TRUVAZ bisa diberikan tanpa penyesuaian dosis.

Interaksi Obat

Bagaimana interaksi obat dari TRUVAZ?

Pemberian obat kolesterol lainnya dapat meningkatkan efek penurunan kolesterol TRUVAZ. Pemberian bersama dengan obat nyeri lambung seperti antasida dapat menurunkan konsentrasi TRUVAZ. Pemberian bersamaan dengan eritromisin atau clarithromycin dikaitkan dengan konsentrasi plasma TRUVAZ yang lebih tinggi. Pemberian bersamaaan dengan kontrasepsi oral yang mengandung norethindrone dan ethinyl estradiol meningkatkan nilai AUC kedua zat tersebut.

Efek Samping

Apa saja efek samping TRUVAZ yang paling sering dilaporkan?

Efek samping mialgia (nyeri otot) pernah dilaporkan

Penyimpanan

Bagaimana penyimpanan TRUVAZ?

Dapat disimpan di suhu kamar.

 

Next Article TRUXANTHIN
Print
932 Rate this article:
No rating

Please login or register to post comments.

x