CEREMAX

CEREMAX

  •  

    find pharmacy

    Komposisi:

    Nimodipine

    Bentuk sediaan:

    Cairan infus 50 mL

    Farmakologi:

    Sebagai penyekat saluran kalsium. Mekanisme kerja pasti belum diketahui. Menghambat kontraksi otot polos vaskular, terutama pada arteri serebral. Pada studi klinis Nimodipine menunjukan efek yang menguntungkan terhadap defisit neurologis yang disebabkan oleh vasospasme serebral akibat SAH. Pada pemberian oral, kadar puncak tercapai dalam waktu 1 jam, t1/2 1-2 jam (pada awal pemberian, t1/2 = 1-2 jam, sedangkan t1/2 akhir = 8-9 jam). 95% terikat dengan protein plasma. Bioavabilitas melalui pemberian oral = 13% (-68% konsentrasi plasma pada pemberian setelah makan pagi dan -38% bioavabilitas, jika dibandingkan dengan pemberian tanpa makanan) T½ : 12 - 15 jam

    Indikasi:

    Profilaksis dan pengobatan defisit neurologik iskemik karena vasospasme serebral setelah perdarahan subarakhnoid (SAH)

    Kontraindikasi:

    Hipersensitivitas

    shopping online

    Dosis:

    - Pada awal pengobatan: 1 mg Nimodipine (=5 ml cairan infus Nimodipine)/jam (sekitar 15 mg/kgBB/jam). Jika ditoleransi dengan baik dan tidak ada penurunan tekanan darah, dosis ditingkatkan setelah 2 jam menjadi 2 mg Nimodipine (=10ml cairan infus)/jam (sekitar 30mg/kg BB/jam). Berat badan < 70 kg atau yang mempunyai tekan darah yang labil, mulai dari 0,5 mg (=2,5ml cairan infus)/jam. Jika terlihat gejala intoleransi, segera kurangi dosis atau dihentikan. Pada kasus gangguan ginjal atau gangguan fungsi hepar yang berat, khususnya sirosis hati, efektifitas dan efek samping obat menjadi lebih nyata. Pada beberap kasus, dosis perlu diturunkan dan dilakukan pengamatan tekanan darah dan ECG. - Instalasi Intrasternal: 20 ml larutan Nimodipine. 1 ml cairan infus Nimodipine dan 19 ml larutan ringer, penambahan ini harus digunakan sesegera mungkin. selama pembedahan, cairan encer Nimodipin yang baru saja dibuat dipanaskan sesuai dengan suhu tubuh dan harus segera digunakan. - Infus i.v terus-menerus: Diberikan bersama cairan infus lain dan darah dimasukan melalui kateter sentral dengan pompa infus di bypass. disarankan menggunakan 1000 ml cairan infus lain yang cocok. pemakaian sebaiknya diteruskan selama anastesi, pembedahan dan angiografi. Hanya gunakan pompa infus dengan polyethylene (PE) infusion tubing. - Lama pemakaian: Pemakaian profilaksis I.V. sebaiknya dimulai tidak lebih dari 4 hari setelah perdarahan dan diteruskan selama resiko maksimum vasospasme, misalnya sampai 10-14 hari setelah SAH. Setelah I.V. selesai diteruskan dengan pemakaian Nimodipine oral 6x60 mg/hari dengan interval 4 jam selama 7 hari. - Pemakaian terapeutik: Jika gangguan neurologik iskemik akibat vasospasme setelah SAH sudah terjadi, mulai terapi secepatnya dan teruskan minimal selama 5 hari dan maksimal 14 hari. Setelah itu sarankan penggunaaan oral 6x60 mg/hari dengan interval setiap 4 jam selama 7 hari. setelah operasi sumber pendarahan Nimodipine harus diteruskan selama paling tidak 15 hari

    Peringatan dan Perhatian:

    - Tekanan darah : hipotensi, kolaps kardiovaskular, henti jantung. Penyakit hati dan ginjal. - Hindari penggunaan dibawah sinar matahari langsung. - Hindari pemberian bersama dengan antagonis kalsium lain perlu dihindari. - Wanita hamil, menyusui dan anak-anak sebaiknya jangan menggunakan obat ini. - Hati-hati pada pasien geriatri, karena penurunan fungsi ginjal, hati atau jantung dan penyakit yang menyertainya

    Efek Samping:

    Penurunan tekanan darah, diare, ruam, sakit kepala, mual, nyeri otot, hepatitis, gatal-gatal, perdarahan saluran cerna, trombositopenia, anemia, palpitasi, muntah, flushing, pusing, vasospasme rebound, ikterus, hipertensi,trombosis vena dalam, dapat mencetuskan gagal jantung pada pasien yang rentan dan mengganggu konduksi a-v

  •  

    find pharmacy

    Apakah bahan aktif Ceremax?

    Nimodipine

    Apa bentuk sediaan Ceremax?

    Botol infus dengan volume 50 mL (tiap mL mengandung 0,2 mg Nimodipine).

    Bagaimana cara kerja Ceremax?

    Ceremax merupakan antagonis kalsium yang bekerja menghambat transfer ion kalsium ke dalam sel-sel otot polos pembuluh darah sehingga menghambat kontraksi otot polos pembuluh darah.

    Untuk kondisi apa Ceremax bisa digunakan?

    Untuk pencegahan dan pengobatan penurunan fungsi saraf (gangguan saraf) atau gejala-gejala neurologis akibat spasme (kaku) pembuluh darah otak setelah perdarahan otak terjadi.

    Bagaimana dosis dan cara pemberian Ceremax?

    Ceremax diberikan secara infus terus-menerus.

     Pada permulaan pengobatan 1 mg (= 5 mL cairan infus Nimodipine)/jam (sekitar 15 μg/kgBB/jam). Jika obat ditoleransi dengan baik (terutama tidak ada penurunan tekanan darah maka dosis ditingkatkan setelah 2 jam menjadi 2 mg Nimodipine (= 10 mL cairan infus Nimodipine)/jam (sekitar 30 μg/kgBB/jam).

     Pasien-pasien yang mempunyai berat badan <70 kg atau mempunyai tekanan darah yang labil, dapat dimulai dengan dosis 0,5 mg Nimodipine (= 2,5 mL cairan infus Nimodipine)/jam (sekitar 7,5 μg/kgBB/jam).

     Pemakaian Nimodipine bersama cairan infus lain atau darah, diinfuskan melalui kateter sentral (selang yang terhubung dari infus ke jantung atas) dengan pompa infusnya di bypass, dan disarankan untuk menggunakan paling tidak 1000 mL cairan infus yang cocok untuk meyakinkan penambahan Nimodipine yang adekuat. Karena Nimodipine diserap oleh Polyvinyl Chloride (PVC), maka hanya pompa infus dengan polyethylene (PE) infusion tubing yang boleh digunakan.

    Instilasi intrasisternal : 20 mL larutan cair Nimodipine dimana 1 mL cairan infus Nimodipine ditambahkan dengan 19 mL larutan ringer. Larutan campuran ini harus digunakan sesegera mungkin dimana selama pembedahan, cairan tersebut dihangatkan sesuai dengan suhu tubuh.

    Pemakaian profilaksis: pengobatan secara intravena sebaiknya dimulai tidak lebih dari 4 hari setelah perdarahan dan diteruskan selama masa risiko maksimum spasme pembuluh darah (misal: sampai 10-14 hari setelah perdarahan otak). Setelah terapi infus selesai, disarankan pemakaian oral Nimodipine 6 x 60 mg/hari dengan interval setiap 4 jam selama 7 hari. Gangguan neurologik iskemik (gangguan saraf akibat penyumbatan pembuluh darah) setelah perdarahan sudah terjadi, terapi harus dimulai sesegera mungkin dan diteruskan paling tidak 5 hari dan maksimum sampai 14 hari. Setelah itu disarankan pemakaian oral 6 x 60 mg/hari dengan interval 4 jam selama 7 hari.

    Catatan: jika selama pemakaian Nimodipine, sumber perdarahan dioperasi, maka terapi infus intravena Nimodipine harus diteruskan setelah operasi selama paling tidak 5 hari.

    shopping online

    Pada kondisi apa Ceremax tidak boleh digunakan?

     Hipersensitif terhadap Nimodipine.

    Apa yang perlu diperhatikan dalam penggunaan Ceremax?

     Nimodipine yang diberikan secara intravena dapat menimbulkan efek samping serius seperti hipotensi (tekanan darah rendah), kolaps kardiovaskular (pembuluh darah jantung mengempes) dan henti jantung. Pada pasien perdarahan otak yang diberikan Nimodipine, pada studi klinis, sekitar 5% dilaporkan turun tekanan darahnya. Walaupun demikian, tekanan darah harus dipantau dengan seksama selama terapi dengan Nimodipine.

     Metabolisme Nimodipine menurun pada pasien dengan gangguan fungsi hati sehingga pasien ini harus dipantau ketat tekanan darah dan denyut jantungnya serta harus diberi dosis yang lebih rendah.

     Selama terapi dengan Nimodipine, pasien dengan penyakit ginjal dan/atau yang sedang mendapat obat-obatan yang bersifat toksik terhadap ginjal, harus dipantau fungsi ginjalnya.

     Nimodipine cukup sensitif terhadap cahaya sehingga penggunaan di bawah sinar matahari langsung, harus dihindari. Bila Nimodipine intravena diberikan dengan cahaya lampu atau cahaya siang, diinfus hingga 10 jam, tidak perlu perlindungan khusus.

     Pemberian Nimodipine bersama dengan antagonis kalsium lain, penyekat reseptor beta atau metildopa, harus dihindari.

     Nimodipine tablet dan intravena dapat dipakai selama anestesia (kondisi terbius) atau prosedur bedah.

     Penggunaan obat ini harus dengan resep dokter dan pengawasan dokter.

    Bolehkah ibu hamil dan menyusui menggunakan Ceremax?

    Ceremax sebaiknya tidak digunakan oleh ibu hamil dan menyusui karena belum ada penelitian yang terkontrol dan adekuat pada ibu hamil dan menyusui.

    Efek samping apa yang sering terjadi sesudah penggunaan Ceremax?

    Penurunan tekanan darah pada 4,4% pasien.

Please login or register to post comments.