VITADION

  •  

    find pharmacy

    Komposisi:

    Setiap mL larutan mengandung phytomenadione 2 mg

    Bentuk sediaan:

    Cairan injeksi dalam ampul 1 mL

    Farmakologi:

    Phytomenadione (vitamin K1) diperlukan untuk pembentukan faktor pembekuan darah di hati seperti faktor II (prothrombin), VII (proconvertin), IX (plasma thromboplastin component), dan X (faktor Stuart). Phytomenadione (vitamin K1) berperan sebagai koenzim pada karboksilasi rantai samping yang mengandung glutamic acid. Senyawa gamma-carboxy-glutamyl yang dihasilkan mengubah prekursor menjadi faktor koagulasi aktif yang kemudian disekresikan oleh hati ke dalam darah.

    Indikasi:

    Untuk pencegahan dan pengobatan perdarahan pada bayi baru lahir

    shopping online

    Dosis:

    • Untuk pencegahan perdarahan pada bayi baru lahir: 0,5 – 1 mg Phytomenadione (vitamin K1) secara intramuskuler, 1 - 6 jam setelah bayi lahir.

    • Untuk pengobatan perdarahan pada bayi baru lahir: 1 mg Phytomenadione (vitamin K1) secara intramuskuler atau subkutan.

    Kontraindikasi:

    Hipersensitif terhadap Phytomenadione (vitamin K1).

    Peringatan dan Perhatian:

    • Efek koagulasi Phytomenadione (vitamin K1) terjadi setelah 1 - 2 jam pemberian obat.

    • Pemberian Phytomenadione (vitamin K1) tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.

    • Phytomenadione (vitamin K1) sensitif terhadap cahaya, sehingga penyimpanannya harus terlindung dari cahaya.

    • Hindari penggunaan melalui suntikan intravena.

    Interaksi Obat:

    Phytomenadione merupakan antagonis terhadap derivat coumarin dan indandione. Karena itu, pasien-pasien yang diterapi dengan obat-obat ini tidak boleh diberikan terapi Phytomenadione (vitamin K1), kecuali pada pasien-pasien dengan hipoprotrombinemia berat.Phytomenadione (vitamin K1) tidak menghambat efek antikoagulan dari heparin.

    Efek Samping:

    • Hiperbilirubinemia pernah dilaporkan terjadi pada bayi baru lahir bila Phytomenadione (vitamin K1) yang diberikan melebihi dosis yang direkomendasikan.

    • Sianosis, kolaps pembuluh darah perifer, nyeri seperti kram, flushing pada wajah, pusing, hiperhidrosis, syok, reaksi hipersensitivitas, termasuk reaksi anafilaktik dan kematian pernah dilaporkan setelah pemberian intravena; oleh sebab itu, pemberian intravena sebaiknya dihindari.

    • Telah dilaporkan (namun jarang) anemia hemolitikum dan hemoglobinuria setelah pemberian Phytomenadione (vitamin K1) dalam dosis besar (10-20 mg) pada neonatus, terutama neonatus prematur.

    • Iritasi lokal, seperti rasa sakit, bengkak, dan perih, dapat terjadi pada daerah penyuntikan, namun jarang terjadi.

    Penyimpanan:

    Simpan pada suhu di bawah 30ºC dan lindungi dari paparan cahaya matahari.

     

    find pharmacy

    VITADION

     

    Composition:

    Phytomenadione 2 mg/mL solution.

    Presentation:

    Box of 5 ampoules.

    Pharmacology:

    Phytomenadione (vitamin K1) is necessary for the synthesis of blood dotting factors in the liver, such as factor II (prothrombin), VII (proconvertin), IX (plasma thromboplastin component) and X (Stuart factor).

    Indications:

    For the prevention and treatment of bleeding in newborns.

    Contraindications:

    Hypersensitivity to phytomenadione (vitamin K1).

    shopping online

    Dosage:

    - For the prevention of bleeding in newborns the dosage is 0.5 -1 mg of Phytomenadione (vitamin K1) by intramuscular injection, 1- 6 hours after birth. - For treatment of bleeding in newborns the dosage is 1 mg of Phytomenadione (vitamin K1) intramuscularly or subcutaneously..

    Warning and Precautions:

    - Avoid administration via intravenous injection. - Administration should not exceed the recommended dosage. - Storage: must be protected from light.

    Adverse events:

    Local iritation at the site of injection (rare), hyperbilirubinemia (administration exceeds recommended dose), cyanosis, peripheral vascular collapse, hipersensitivity reactions including anaphylaxis (intravenous administration).

    Drugs Interaction:

    Phytomenadione (vitamin K1) is an antagonist of coumarin and indandione derivates.

     

    FAQ

    Farmakologi

    Bagaimana mekanisme kerja dari VITADION?

    Phytomenadione (vitamin K1) berperan dalam proses pembekuan darah sebagai koenzim pada karboksilasi rantai samping yang mengandung glutamic acid dalam prekursor hati yang tidak aktif dari faktor II, VII, IX, dan X. Vitamin K juga berperan dalam konversi protrombin menjadi trombin.

    Berapa lama onset/mula kerja VITADION?

    Efek koagulasi phytomenadione terjadi setelah 1 - 2 jam pemberian obat.

    Indikasi/Kegunaan

    VITADION bisa digunakan untuk kasus apa saja?

    VITADION digunakan untuk pencegahan dan pengobatan perdarahan pada bayi baru lahir.

    Cara Pemberian/Penggunaan

    Bagaimana cara pemberian VITADION?

    VITADION diberikan dengan cara injeksi intramuskuler. Bisa juga subkutan jika untuk pengobatan perdarahan pada bayi baru lahir. Cara penyuntikan VITADION intramuskuler: - Daerah suntikan dibersihkan dengan kasa atau bulatan kapas yang telah direndam dalam larutan antiseptik dan biarkan mengering. Paha kiri bayi bagian anterolateral lebih dipilih karena risiko terinjeksi secara intravena atau mengenai tulang femur dan mencederai saraf skiatikus relatif kecil. - Vitamin K1 dimasukkan ke dalam spuit 1 mL steril sekali pakai. - Bila memungkinkan bagian otot yang akan disuntik dipegang dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk. - Jarum spuit yang berisi vitamin K1 disuntikkan secara tegak lurus pada paha bayi, tarik tuas (plunger) spuit perlahan untuk meyakinkan bahwa ujung jarum tidak menusuk dalam vena. - Bila ada darah di dalam spuit, maka jarum dicabut tanpa menyuntikkan obat, dan diganti dengan jarum steril yang baru, lalu dipilih tempat penyuntikkan yang lain, dan prosedur di atas diulang lagi. - Bila tidak ada darah di dalam spuit, obat disuntikkan intramuskuler dosis tunggal dengan tekanan kuat dalam waktu 3-6 detik, paling lambat 2 jam setelah lahir. - Bila telah selesai, jarum ditarik dengan sekali gerakan halus dan ditekan dengan bola kasa steril kering. - Tempat penyuntikan dicatat untuk memudahkan identifikasi.

    Vitadion diberikannya secara IM?

    Karena sesuai dengan yang direkomendasikan bahwa untuk pencegahan perdarahan bayi baru lahir, vitamin K1 diberikan secara IM. Vitadion pun juga diberikan secara IM. Sedangkan untuk pengobatan perdarahan pada bayi baru lahir, Vitadion dapat diberikan secara IM atau subkutan.

    Berapa dosis maksimal VITADION?

    Untuk bayi baru lahir, dosis maksimal VITADION 1 mg.

    Vitamin K boleh disuntikkan sampai berapa jam setelah bayi baru lahir?

    Untuk pencegahan perdarahan pada bayi baru lahir, injeksi vitamin K1 termasuk Vitadion bisa diberikan 1 jam hingga 6 jam setelah bayi lahir.

    Kalau bayi sudah usia 1 bulan belum pernah mendapat vitamin K, boleh tidak diberikan vitamin K?

    Jika memang sebelumnya belum pernah mendapat vitamin K, bayi tersebut sebaiknya tetap diberikan vitamin K untuk mencegah terjadinya PDVK onset lambat yang bisa terjadi pada usia 2 minggu hingga 2 bulan. PDVK onset lambat meskipun lebih jarang, tetapi bisa berakibat fatal karena komplikasi perdarahan intrakranial banyak terjadi pada PDK onset lambat.

    Vitadion isinya kan vitamin K1 2 mg/mL, berarti untuk pencegahan PDVK pemberiannya hanya ½ ampul. Sisanya boleh tidak disimpan untuk diberikan ke bayi lain?

    Benar bahwa dosis untuk pencegahan PDVK 0,5-1 mg vitamin K1 atau ¼ - ½ ampul Vitadion. Jika ampul sudah dibuka dan masih ada sisa larutan Vitadion, maka tidak dianjurkan disimpan dan diberikan ke bayi lain karena risiko kontaminasi. Selain itu, vitamin K merupakan vitamin yang sangat sensitf terhadap paparan cahaya.

    Kalau vitamin K3 bisa diberikan IV ya?

    Vitamin K3 memang bisa diberikan secara IV tetapi tidak dianjurkan untuk bayi baru lahir karena adanya laporan kejadian anemia hemolitik.

    Kalau dosisnya hanya sampai 1 mg vitamin K1, mengapa Vitadion sediaannya 2 mg/ampul ya?

    Sediaan Vitadion sesuai dengan sediaan originator yang sudah ada sebelumnya yaitu 2 mg vitamin K1/ampul. Namun selain itu, sebenarnya untuk pengobatan PDVK pada bayi bisa diberikan dosis 1-2 mg/hari, dan juga ada rekomendasi lain mengenai dosis vitamin K1 untuk pencegahan PDVK pada bayi yaitu 2 mg IM dosis tunggal diikuti dengan dosis oral 20 mcg/hari pada hari ke-7 hingga minggu ke-14. Mungkin itu merupakan alasan mengapa produk vitamin K1 originator untuk bayi baru lahir awalnya mengandung 2 mg vitamin K1/ampul.

    Pasien Khusus/Perhatian

    Mengapa VITADION tidak dianjurkan diberikan secara injeksi intravena?

    VITADION tidak dianjurkan diberikan secara intravena karena pernah dilaporkan kejadian sianosis, kolaps pembuluh darah perifer, nyeri seperti kram, flushing pada wajah, pusing, hiperhidrosis, syok, reaksi hipersensitivitas, termasuk reaksi anafilaktik dan kematian setelah pemberian intravena.

    Interaksi Obat

    Bagaimana interaksi obat dari VITADION?

    Phytomenadione merupakan antagonis terhadap derivat coumarin dan indandione. Karena itu, pasien-pasien yang diterapi dengan obat-obat ini tidak boleh diberikan terapi phytonadione, kecuali pada pasien-pasien dengan hipoprotrombinemia berat. Namun phytomenadione tidak menghambat efek antikoagulan dari heparin.

    Efek Samping

    Apa saja efek samping VITADION yang sering dilaporkan?

    Efek samping umumnya jarang, misalnya iritasi lokal pada daerah penyuntikan.

    Penyimpanan

    Bagaimana penyimpanan VITADION?

    Disimpan di suhu kurang dari 30ºC, dan terlindung dari cahaya.

     

Please login or register to post comments.