Register   |  Login
You are here >   News
October 17, 2012 07:00

Asam Dokosaheksaenoat atau Docosahexaenoic acid, disingkat dengan DHA terkandung dalam asam lemak Omega 3,  merupakan suplementasi cukup  penting dan dikenal dalam proses meningkatkan kecerdasan otak anak di masa periode emas pertumbuhannya, demikian pula diperlukan ibu hamil bagi perkembangan janinnya. Hal ini menurut hasi lpenelitian yang dilakukan oleh Dr. Bloch dan rekan dari Universitas Yale, Amerika Serikat, sebagaimana yang  dipublikasi dalam Journal of the American Academy of Child and Adolescent Psychiatry edisi Oktober 2011, ditemukan bahwa asam lemak Omega 3 khususnya asam Eikosapentaenoat cukup bermanfaat digunakan sebagai suplemen untuk anak dengan gangguan perhatian dan hiperaktif yang dikenal dengan ADHD (attention-deficit/hyperactivity disorder)

Secara obyektif, sejumlah studi menunjukkan adanya perbedaan  komposisi asam lemak omega-3 didalam plasma dan membrane eritrosit pada pasien dengan gangguan attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD) dibandingkan kontrol. Asam lemak Omega-3 mempunyai aktivitas anti inflamasi dan dapat mempengaruhi fluiditas membran sel pada sistem SSP atau central nervous system serta komposisi phospholipid. Fluiditas membran sel dapat mempengaruhi neurotransmisi dari  serotonin & dopamin. Sebagai tujuan dari metaanalisa untuk memeriksa efikasi suplementasi asam lemak omega-3 pada anak dengan gejala ADHD.

Metode analisa dengan mencari dari sumber PubMed untuk penelitian randomisasi – kontrol plasebo yang memeriksa kandungan  asam lemak omega-3 sebagai suplementasi pada anak dengan gejala ADHD. Hasil pengukuran primer adalah perbedaan rerata terstandarisasi dalam skala rating keparahan ADHD. Analisa sekunder dikumpulkan untuk menentukan efek dosis dari asam lemak yang berbeda pada suplementasi  omega-3.

Hasil metaanalisa dari 10 penelitian yang melibatkan  699 anak. Suplementasi asam lemak menunjukkan hasil kecil tetapi efeknya bermakna dalam memperbaiki gejala ADHD. Dosis asam eikosapentaenoat / Eicosapentaenoic acid dalam suplementasi berkolerasi dengan efikasi suplemen. Tidak terdapat bukti publikasi yang bias atau No heterogeneitas diantara penelitian yang ditemukan.

Kesimpulan suplementasi asam lemak Omega-3 , khususnya dengan dosis lebih tinggi dari  asam eikosapentaenoat, cukup efektif dalam pengobatan ADHD.  Cukup beralasan menggunakan suplementasi asam lemak omega-3 dalam mengisi intervensi secara tradisional maupun dalam opsi keluarga terhadap pengurangan psikofarmakologi.



Image: Illustration

Posted in: Doctor News

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.