Register   |  Login
You are here >   News
April 15, 2013 06:30

Jika asupan natrium telah diketahui memberikan efek terhadap risiko hipertensi, bagaimana efek peningkatan asupan kalium terhadap penyakit kardiovaskuler ?. Dari suatu meta-analisis terbaru menujukkan bahwa asupan kalium yang lebih tinggi mampu menurunkan tekanan darah sehingga mampu menurunkan risiko stroke sebesar 24% pada subyek dengan kondisi ginjal yang normal. Meta-analisis yang dilakukan Dr.Aburto dankolega ini telah dipublikasikan secara online  dalam British Medical Journal awal tahun 2013 ini.

Dalam meta-analisisnya peneliti mengumpulkan hasil studi yang dipublikasikan dalam Cochrane Central Register of Controlled Trials, Medline, Embase, WHO International Clinical Trials Registry Platform, Latin American dan Caribbean Health Science Literature Database. Penelitian yang dimasukkan dalam meta-analisis adalah studi dengan disain randomised controlled trials dan studi kohort yang melaporkan efek asupan kalium terhadap tekanan darah, fungsi ginjal, kadar lemak darah, kadar katekolamin, penyebab kematian, penyakit kardiovaskuler, stroke dan penyaki tjantung koroner.Selanjutnya data dilakukan ekstraksi dan sitensis.

Sebanyak 22 studi RCT yang dimasukkan sebagai data meta-analisis yang melibatkan sebanyak 1606 partisipan, dengan parameter penelitian meliputi: tekanan darah, kadar lemak darah, kadar katekolamin, dan fungsi ginjal, dan sebanyak 11 studi kohort (127.038 pastisipan) melaporkan penyebab kematian, penyakit kardiovaskuler, stroke dan penyakit jantung koroner, dimasukkan sebagai data meta-analisis. Peningkatan asupan kalium (90-120 mmol/hari) akan menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 3.49 (95% CI  1.82-5.15) mmHg dan tekaan diastolik sebesar 7.16 (1.91 to 12.41) mmHg.Namun peningkatan asupan kalium tidak berpengaruh terhadap fungsi ginjal, kadar lemak darah, maupun kadar katekolamin. Peningkatan asupan kalium juga akan menurunkan insidens risiko stroke (risk ratio 0.76, 066-0.89), namun  secara statistik tidak bermakna terhadap kejadian penyakit kardiovaskuler dan penyakit jantung koroner.

Dari data tersebut peneliti menyimpulkan bahwa peningkatan asupan kalium mampu menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi dan menurunkan risiko stroke. Hasil ini juga sebagai data untuk anjuran asupan kalium yan gberpotensi memberikan manfaat terhadap banyak orang dengan tanpa ginjal dalam metabolisme kalium untuk mencegah dan mengontrol peningkatan tekanan darah dan stroke.




Image: Ilustrasi
Referensi: Aburto NJ, Hanson S, Gutierrez H, Hooper L, Elliott P, Cappuccio FP. Effect of increased potassium intake on cardiovascular risk factors and disease: systematic review and meta-analyses; British Medical Journal (BMJ) 346 f1378 (2013)

Posted in: Doctor News

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.