Register   |  Login
You are here >   News
March 18, 2013 06:45

Baru-baru ini regulator Obat dan Makanan Amerika menginformasikan bahwa antibiotik azithromycin memiliki risiko gangguan irama jantung, sehingga dianjurkan untuk melakukan penapisan secara seksama pasien yang akan diberikan antibiotik jenis ini.

Secara umum antibiotik golongan makrolid dapat menyebabkan perubahan abnormal dalam aktivitas elektris dari jantung yang dapat memperpanjang interval QT dan memicu aritmia yang jarang terjadi yang dikenal juga sebagai torsades de pointes. Pasien yang mempunyai risiko aritmia terutama adalah mereka yang sudah mengalami pemanjangan interval QT, kadar kalium atau magnesium dalam darah yang rendah, dan detak jantung yang lambat (abnormal), atau mereka yang diberikan obat untuk menangani aritmia. Pasien lanjut usia dan pasien dengan penyakit jantung juga mungkin lebih rentan terhadap efek aritmogenik dari antibiotik.

Efek aritmia tersebut diketahui setelah regulator mempelajari hasil studi tentang profil keamanan kardiovaskuler dari azithromycin dari antibiotik tersebut terhadap aktivitas elektris jantung dan termasuk sebuah studi lain yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine pada bulan Mei 2012.

Studi melaporkan bahwa pasien yang diberikan terapi azithromycin selama 5 hari memiliki sedikit peningkatan risiko kematian kardiovaskuler mendadak dibandingkan dengan mereka yang diberikan amoxicillin atau tidak diberikan antibiotik. (AGN)

Image: Ilustrasi
Referensi: Lowes R. Azithromycin poses fatal cardiac risk, FDA warns. Medscape [Internet] 2013 [Cited 2013 March 14]. Available from:
http://www.medscape.com/viewarticle/780660



Posted in: Doctor News

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Name (required)

Email (required)

Website

CAPTCHA image
Enter the code shown above: