Oleh admin kalbemed pada October 09, 2018 06:00

Probiotik Menurunkan Kejadian Pneumonia pada Pemakaian Ventilator

Pneumonia terkait ventilator (VAP/ Ventilator associated Penumonia) masih menjadi penyebab penting dari morbiditas dan mortalitas pasien-pasien yang menggunakan ventilator mekanik. Dalam beberapa tahun terakhir angka insidens ini memang menurun, namun masih menjadi salah satu masalah yang ditemui di ruangan ICU/ ICCU. Beban klinik dan ekonomi dari VAP ini masih tinggi dan beberapa strategi untuk mencegah VAP masih belum memberikan efikasi yang baik.

Sebelumnya berbagai studi mengenai topik ini sudah ada, namun dikarenakan efikasi dan keamanan yang masih belum jelas maka di ICU suplementasi probiotik di IC masih belum dilakukan.

Dari 172 studi, 13 sesuai kriteria dan ditinjau dalam meta analisis untuk memperbaharui tinjauan sebelumnya mengenai pencegahan pneumonia terkait ventilator dengan probiotik. Meta analisis terbaru melibatkan 1969 pasien dalam 13 RCT, hasilnya menunjukkan penurunan risiko yang signifikan dari insidens VAP di pasien-pasien yang terpajan dengan probiotik (RR=0,73; 95% CI=0,60-0,89; p=0,002). Penurunan insidens pneumonia ini merupakan outcome primer.

Mengapa VAP sangat penting?, Karena VAP saat ini merupakan peringat kedua pada infeksi nosokomial yang paling sering terjadi di Amerika dan menjadi infeksi yang paling sering terjadi di ICU.  Secara ekonomi, infeksi membuat biaya RS semakin tinggi. Melalui pemberian probiotik yang dapat menurunkan insidens terjadinya VAP maka hal ini dapat menjadi suatu strategi yang ekonomis dan cost-effective dalam pencegahan VAP.

Tak hanya pencegahan VAP, pada studi meta analisis ini disebutkan bahwa probiotik juga dapat menurunkan risiko infeksi pada pasien yang mengalami penyakit kritis, termasuk VAP. Studi pada tahun sebelumnya juga menyebutkan hasil yang serupa dimana terjadi penuruna risiko pada kejadi VAP dengan penggunaan probiotik. Namun di studi sebelumnya, beberapa bukti masih belum jelas, terkait penurunannya terjadi di ICU atau mortalitas di RS menurun dengan penggunaan probiotik.

Kesiumpulannya, dari meta analisis dan studi-studi sebelumnya dapat ditemukan bahwa pemberian probiotik pada pasien yang menggunakan ventilasi mekanik dapat menurunkan risiko terjadinya infeksi VAP. Selain itu, efek samping yang dilaporkan pun tidak cukup bermakna dan tidak memperberat kondisi dari pasien yang menggunakan ventilator. [OEI]


Image: Ilustrasi
Referensi:
1. Weng H, Jian-Guo L, Zhi M, Ying F, Chao-Yang W, Xue-Qun R, et al. Probiotics for preventing ventilator-associated pneumonia in mechanically ventilated patients: A meta-analysis with trial sequential analysis. Frontiers in Pharmacology.2017;8(717);1-17.
2. Lulong B, Jinbao L, Tianzhu T, Yu B, Xiaofei Y, Hotchkiss RS, et al. Probiotics for preventing ventilator-associated pneumonia. Cochrane Database Syst Rev. 2015 doi: 10.1002/14651858.CD009066.pub2.

Related Articles

Pemberian Probiotik L. salivarius Menurunkan Risiko Karies Studi terbaru menunjukkan bahwa pemberian tablet yang mengandung Lactobacillus salivarius menurunkan risiko karies. Hal ini merupakan hasil dari studi...
Efek Pemberian Yogurt yang Diperkaya dengan Polifenol Buah Zaitun pada Komposisi Tubuh Yogurt adalah produk susu yang merupakan bagian dari diet manusia sejak ribuan tahun lalu. Yogurt termasuk dalam makanan dengan nilai nutrisi yang tin...
Probiotik Bermanfaat Mencegah Infeksi Saluran Nafas Atas Upper respiratory tract infections (URTI) atau infeksi saluran napas atas merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi akut dari saluran napas atas...
Probiotik Memperbaiki Kontrol Gula Darah pada Pasien Diabetes Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang banyak ditemukan di dunia, yang mempengaruhi berbagai tingkat sosial, dan menjadi beban dalam bida...
Adakah Manfaat Vitamin D pada Pasien Kritis ? Dalam suatu penelitian observasional selama 11 tahun pada pasien dengan penyakit kritis, hipovitaminosis D merupakan faktor risiko untuk menimbulkan t...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.