Oleh admin kalbemed pada July 06, 2018 06:00

Aloe Vera Gel Membantu Penyembuhan Lokasi Donor Skin Graft

Aloe vera adalah tanaman yang telah digunakan secara tradisional untuk penyembuhan luka, akan tetapi, efektivitasnya untuk membantu penyembuhan luka pada luka STSG (Split Thickness Skin Graft) belum diketahui, oleh karena itu, dr Burusapat dan tim dari Thailand melakukan sebuah uji klinik untuk mengetahui manfaat penggunaan gel Aloe vera pada lokasi donor STSG.

Sebanyak 12 pasien dengan 24 lokasi donor STSG diacak untuk mendapatkan pengobatan menggunakan Aloe vera gel atau plasebo. Parameter yang dievaluasi adalah skor penyembuhan luka sampai dengan luka sembuh. Hasilnya didapatkan bahwa waktu sampai penyembuhan luka adalah 11,5 + 1,45 hari untuk kelompok Aloe vera dan 13,67 + 1,61 hari pada kelompok plasebo, yang menunjukkan bahwa pemberian aloe vera gel secara bermakna mempercepat penyembuhan luka.  

Aloe vera gel bermanfaat untuk membantu penyembuhan pada lokasi donor STSG - Split Thickness Skin Graft. [NNO]


Image: Ilustrasi
Referensi: Burusapat C, Supawan M, Pruksapong C, Pitiseree A, Suwantemee C. Topical Aloe vera Gel for Accelerated Wound Healing of Split-Thickness Skin Graft Donor Sites: A Double-Blind, Randomized, Controlled Trial and Systematic Review. Plast Reconstr Surg. 2018 Mar 30.

Related Articles

Konsumsi Kopi Bermanfaat untuk Kesehatan Organ Hati. Kopi adalah minuman kedua tersering yang paling populer di dunia setelah air putih dan telah dikonsumsi selama berabad-abad sebelumnya. Diketahui bahw...
Kadar Zinc Rendah, Memperburuk Pasien Stroke Zinc merupakan salah satu trace elements terbanyak di dalam tubuh. Yang kedua adalah besi, menjadi perantara beberapa fungsi fisiologi penting dan ber...
Koreksi Magnesium Plasma, Memperbaiki Gejala Depresi Magnesium merupakan kation intraseluler kedua dan elemen terbanyak keempat di dalam tubuh. Magnesium mempunyai peranan yang kompleks di dalam tubuh, o...
Kombinasi EGF dan FGF Bermanfaat Membantu Penyembuhan Ulkus Diabetes Ulkus diabetes adalah ulkus yang terjadi akibat faktor risiko diabetes yang tidak terkontrol. Lokasi yang paling berisiko untuk mengalami ulkus diabet...
Penggunaan Obat Metformin pada Diabetesi dengan CKD, Amankah? Selama ini klinisi menghindari pemberian metformin pada pasien diabetes (diabetesi) dengan penyakit ginjal kronik/CKD (chronic kidney disease), karena...

Comments

Post Comment

Only registered users may post comments.