Oleh admin kalbemed pada November 01, 2017 06:00

Kadar Selenium Rendah pada Diabetes Gestasional

Selenium adalah salah satu mineral yang berfungsi sebagai trace element pada hemostasis tubuh. Fungsi selenium pada tubuh manusia adalah sebagai katalis / kofaktor pada kerja berbagai enzim dalam tubuh manusia, contohnya adalah sebagai kofaktor pada enzim glutathione peroxidase, yang berfungsi memetabolisme radikel bebas hidrogen peroksida. Tidak hanya itu, selenium juga berperan sebagai kofaktor pada enzim formate dehidrogenase dan deiodinase.

Defisiensi selenium telah dikaitkan dengan beberapa penyakit seperti diabetes melitus, penyakit jantung dan autoimun. Pernah ada yang mencoba mengevaluasi kadar selenium apakah berhubungan dengan kejadian gestasional diabetes, tetapi hasilnya bervariasi. Gestasional diabetes adalah gangguan metabolisme gula darah yang berakibat tingginya kadar gula darah pasien diabetes.

Untuk mengetahui lebih baik lagi apakah terdapat hubungan antara kadar selenium dengan kejadian gestasional diabetes, maka dr Kong dan tim dari Nanjing, PRC, melakukan sebuah metaanalisis yang diterbitkan di Nutrition Journal 2016. Pada penelitian ini, sebanyak 7 penelitian yang melibatkan 569 pasien dimasukkan ke dalam evaluasi.

Dari hasil evaluasi didapatkan bahwa kadar selenium lebih rendah secara bermakna pada pasien yang mengalami gestasional diabetes dibandingkan dengan yang tidak mengalami gestasional diabetes (Mean Difference = −1,17; 95 % CI: −1,98 sampai −0,35, P=0,005). Meskipun sayangnya belum diketahui apakah suplementasi selenium dapat bermanfaat untuk membantu kontrol gula darah pasien. Diperlukan uji klinik untuk mengetahui apakah suplementasi selenium dapat membantu kontrol gula darah pada pasien gestasional diabetes.

Pada pasien yang mengalami gestasional diabetes (diabetes pada kehamilan), didapatkan bahwa kadar selenium darahnya secara bermakna lebih rendah dibandingkan dengan kadar selenium ibu hamil yang tidak mengalami gestasional diabetes. Meskipun belum diketahui apakah suplementasi selenium dapat bermanfaat untuk mengontrol kadar gula pada pasien gestasional diabetes. (NNO)

Image: Ilustrasi
Referensi:  Kong FJ, Ma LL, Chen SP, Li G, Zhou JQ. Serum selenium level and gestational diabetes mellitus: a systematic review and meta-analysis. Nutr J. 2016 Oct 28;15(1):94

Related Articles

Pengobatan dengan Hydroxychloroquine pada Pasien Lupus Bermanfaat Menurunkan Kadar LDL Systemic lupus erythematosus (SLE) atau dikenal juga dengan penyakit lupus adalah penyakit autoimun sistemik kronik dengan manifestasi pada kulit, sen...
Asupan Garam yang Mengandung Kalium dan Magnesium Bermanfaat pada Pasien Stroke Stroke merupakan penyebab kematian dan kecacatan tersering di banyak negara. Defisit neurologi yang disebabkan karena stroke tidak hanya membebani pas...
Pengobatan dengan Erdosteine Bermanfaat Mengurangi Frekuensi Gejala dan Durasi Eksaserbasi Penyakit Paru Kronik PPOK (penyakit paru obstruktif kronik) adalah penyakit peradangan kronik pada saluran napas bawah yang ditandai oleh sesak napas dan batuk dengan prod...
Pengobatan dengan Atacicept Efektif untuk Memperbaiki Gejala Penyakit Lupus Systemic Lupus Erythematosus (SLE) atau yang lebih dikenal dengan penyakit lupus adalah penyakit autoimun sistemik kronik dengan gejala yang timbul pa...
6 Tips Menghindari Kesalahan Cara Penggunaan Obat Berikut 6 tips bagaimana menghindari terjadinya kesalahan pengobatan : 1. Cari tahu dan periksa kembali nama obat yang Anda terima. Daripada me...

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Only registered users may post comments.