Oleh admin kalbemed pada August 08, 2017 06:30

Vitamin D Dosis Tinggi Bermanfaat pada "Sunburn"

Suatu studi yang dipublikasikan dalam Journal of Investigative Dermatology menemukan bahwa konsumsi dosis tinggi vitamin D3 satu jam setelah sunburn dapat secara bermakna menurunkan kemerahan, pembengkakan dan inflamasi pada kulit. Studi ini merupakan studi pertama yang menggambarkan manfaat antiinflamasi akut dari konsumsi vitamin D.

Studi acak dan tersamar ganda dengan kontrol plasebo ini dilakukan oleh para peneliti dari Case Western Reserve University School of Medicine and University Hospitals Cleveland Medical Center pada 20 subjek yang secara acak mendapat vitamin D3 (cholecalciferol) 50.000 IU, 100.000 IU, atau 200.000 IU atau plasebo, satu jam setelah “experimental sunburn” kecil melalui lampu UV pada lengan bagian dalam. Kemudian subjek diperiksa setelah 24 jam, 48 jam, 72 jam, dan 1 minggu setelah eksperimen, dan juga dilakukan biopsi kulit untuk pengujian selanjutnya.

Hasil studi menemukan bahwa subjek yang mengkonsumsi dosis tertinggi vitamin D mempunyai manfaat jangka panjang, termasuk penurunan inflamasi kulit 48 jam setelah sunburn. Kelompok dosis 200.000 IU menunjukkan penurunan ekspresi mediator proinflamasi TNF-alpha (p=0,04) dan iNOS (p=0,02) pada sampel biopsi kulit setelah sunburn.

Lebih lanjut, subjek dengan kadar vitamin D3 serum tertinggi setelah terapi (p=0,007) menunjukkan penurunan kemerahan kulit (p=0,02) dan peningkatan ekspresi arginase-1, suatu enzim antiinflamasi, yang menunjukkan peningkatan proses perbaikan barier kulit. Upregulasi arginase-1 dianggap menjadi mekanisme baru vitamin D dalam membantu perbaikan jaringan setelah kerusakan dan mengaktivasi protein antiinflamasi. Subjek dengan kadar vitamin D3 serum lebih rendah menunjukkan kadar gen proinflamasi yang bermakna.

FDA saat ini merekomendasikan vitamin D 400 IU per hari untuk dewasa, tetapi dosis yang diteliti dalam studi ini lebih tinggi dibanding dengan kebutuhan yang dianjurkan. Meskipun tidak dianjurkan mulai konsumsi vitamin D setelah sunburn berdasarkan pada studi ini saja, namun hasil studi ini menjanjikan dan layak untuk diteliti lebih lanjut.(EKM)



Image: Ilustrasi
Referensi:
1. Han DH. High-dose vitamin D may benefit skin after sunburn [Internet]. 2017 [cited 2017 July 10]. Available from: http://www.empr.com/news/vitamin-d3-sunburn-skin-redness-swelling-cholecalciferol/article/673658/
2. Vitamin D may improve sunburn, according to new clinical trial [Internet]. 2017 [cited 2017 July 10]. Available from: https://www.sciencedaily.com/releases/2017/07/170706125020.htm
3. Scott JF, Das LM, Ahsanuddin S, Qiu Y, Binko Am, Traylor ZP et al. Oral vitamin D rapidly attenuates inflammation from sunburn: an interventional study. J Invest Dermatol. 2017. DOI: 10.1016/j.jid
.2017.04.040

Related Articles

Astaxanthin dapat Menghambat Kerusakan Kulit yang Diinduksi Lingkungan Aktivitas antiinflamasi astaxanthin, yang didasarkan pada sifat antioksidannya, telah berperan dalam memperbaiki penyakit terkait gaya hidup dan dalam...
Nivolumab Disetujui oleh US FDA untuk Kanker Kolorektal Metastatik dengan dMMR/MSI-H Evidence yang telah ada menunjukkan bahwa pasien kanker kolorektal metastatik dengan DNA mismatch repair deficient (dMMR)/microsatellite instability-h...
Kombinasi Simbiotik dan Vitamin E Bermanfaat NAFLD NAFLD adalah salah satu dari penyakit liver kronik yang paling sering ditemukan di dunia saat ini, penyakit ini muncul saat lemak didepositkan di live...
Pemberian Terapi Empagliflozin Bermanfaat sebagai Proteksi Ginjal Data terbaru dari studi EMPA-REG-OUTCOME memberikan lebih banyak bukti adanya potensi perlindungan ke ginjal setelah pemberian obat diabetes oral sodi...
Pada pasien Jepang, Tofacitinib Efektif Memperbaiki Gejala dan Tanda pada Pasien Psoriasis Sedang – Berat Psoriasis adalah penyakit kronik pada kulit dengan gejala berupa bercak merah yang bersisik yang dapat disertai juga dengan rasa gatal. Dari segi loka...

Comments

Post Comment

Only registered users may post comments.