Register   |  Login
You are here >   News
May 17, 2013 06:00

Selain tingginya angka morbiditas dan mortalitas yang berhubungan dengen depresi bipolar, penanganan optimal pada fase ini masih menjadi pokok pembicaraaan yang sering diperdebatkan. Di bawah ini, akan dibahas mengenai sebuah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas dan tolerabilitas obat-obat antikonvulsan dalam terapi pasien depresi bipolar akut.

Ulasan komprehensif terhadap uji-uji klinis acak berkontrol yang mengevaluasi penggunaan antikonvulsan untuk terapi depresi bipolar akut hingga bulan Juni 2011 dilakukan dengan memanfaatkan database PubMed-Medline. Kriteria inklusi meliputi uji klinis acak berkontrol plasebo atau yang berkontrol pembanding aktif, baik monoterapi ataupun terapi kombinasi. Sejumlah 18 uji klinis memenuhi kriteria inklusi ini. Penelitian yang mendukung efikasi divalproat sebagai monoterapi pada depresi bipolar akut ini memiliki sampel yang kecil, keterbatasan metodologi yang umum ditemui.

Temuan yang ada masih inkonklusif untuk lamotrigine dan carbamazepine walaupun secara keseluruhan lamotrigine memiliki manfaat dengan efek menengah. Hasil negatif ditemukan untuk levetiracetam dan gabapentin, tetapi bukti dasar untuk molekul obat ini sedikit. Seluruh antikonvulsan secara umum ditoleransi dengan baik. Tidak ada penelitian acak berkontrol tersamar ganda yang ditemukan untuk penggunaan antikonvulsan lain, seperti oxcarbazepine, licarbazepine, zonisamide, retigabine, pregabalin, tiagabine, felbamate, dan vigabatrine, untuk pengobatan depresi bipolar akut.

Simpulannya, dengan mempertimbangkan efikasi dan tolerabilitas berbagai antikonvulsan di atas, bukti-bukti yang ada saat ini mendukung penggunaan divalproat dan lamotrigine untuk pengobatan depresi bipolar akut. Namun, data yang tersedia untuk sebagian besar antikonvulsan masih inkonklusif dan dibutuhkan penelitian acak berkontrol lebih jauh dengan jumlah sampel yang lebih besar. (SFN)



 

Gambar: Ilustrasi
Referensi:

1.   Reinares M, Rosa AR, Franco C, Goikolea JM, Fountoulakis K, Siamouli M, et al. A systematic review on the role of anticonvulsants in the treatment of acute bipolar depression. Int J Neuropsychopharmacol. 2012 May 10:1-12.
2.   Bond DJ, Lam RW, Yatham LN. Divalproex sodium versus placebo in the treatment of acute bipolar depression: a systematic review and meta-analysis. J Affect Disord. 2010 Aug;124(3):228-34.
3.   Ghaemi SN, Gilmer WS, Goldberg JF, Zablotsky B, Kemp DE, Kelley ME, et al. Divalproex in the treatment of acute bipolar depression: a preliminary double-blind, randomized, placebo-controlled pilot study. J Clin Psychiatry. 2007 Dec;68(12):1840-4.
4.   van der Loos ML, Mulder PG, Hartong EG, Blom MB, Vergouwen AC, de Keyzer HJ, et al. Efficacy and safety of lamotrigine as add-on treatment to lithium in bipolar depression: a multicenter, double-blind, placebo-controlled trial. J Clin Psychiatry. 2009 Feb;70(2):223-31.

Posted in: Doctor News

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Name (required)

Email (required)

Website

CAPTCHA image
Enter the code shown above: