Peran Filler Asam Hialuronat pada Perbaikan Volume dan Konturing Wajah

Peran Filler Asam Hialuronat pada Perbaikan Volume dan Konturing Wajah

Pemberian filler merupakan salah satu strategi penanganan pada penuaan kulit. Namun, untuk memberikan hasil yang optimal, dibutuhkan pemahaman anatomi wajah yang baik serta pemahaman estetika yang ideal.

Pemberian filler merupakan salah satu strategi penanganan pada penuaan kulit. Namun, untuk memberikan hasil yang optimal, dibutuhkan pemahaman anatomi wajah yang baik serta pemahaman estetika yang ideal. Teknik injeksi yang tepat juga dapat mempengaruhi kecantikan dan keseimbangan kecantikan wajah.

Skala assessment kehilangan volume

Pada uji klinik, skala assessment dibutuhkan untuk mengukur perubahan dari baseline untuk mengukur efikasi dari produk tertentu. Dokter estetik menggabungkan skala penilaian mereka untuk menentukan perawatan yang sesuai. Namun, hingga saat ini skala kekurangan volume masih dilakukan secara subjektif dan signifikan tergantung dengan penilaian observer. Skala yang paling banyak digunakan adalah observasi dan palpasi yang menunjukkan penilaian proper dan dapat meningkatkan hasil yang baik pada pasien dan peningkatan level kepuasan pasien karena terapi yang sukses dilakukan.

Identifikasi dan edukasi pasien

Edukasi pasien menjadi hal penting yang perlu diperhatikan dalam memperbaiki perubahan wajah secara global. Banyak pasien membutuhkan konseling dan edukasi yang sesuai untuk mengevaluasi limitasi 2 dimensi untuk mengurangi kerutan, sehingga dapat memberikan hasil penampakan yang lebih awet muda.

Teknik foto berkualitas tinggi juga sangat penting untuk melakukan prosedur estetika baik operasi maupun non-operasi. Foto yang baik dengan pencahayaan yang konsisten dan resolusi tinggi dapat meningkatkan validasi hasil perbaikan estetik pasien untuk tujuan pemasaran dan mengajar.

Edukasi yang penting diberikan pada pasien untuk mencegah terjadinya efek samping adalah:

- Jelaskan secara rinci dan demonstrasikan praktik filler untuk merubah kerutan menggunakan pendekatan 2 dimensi, 3 dimensi untuk perbaikan volume dan kontur

- Edukasi pasien secara komprehensif mengenai manfaat dan prinsip penambahan volume

- Secara proaktif tanyakan pada pasien mengenai hal-hal yang dikhawatirkan

- Instruksikan pasien untuk membawa foto diri mereka sendiri pada saat mereka berusia 20an tahun untuk mengetahui area yang mau diinjeksikan dan lebih memudahkan dokter dalam mengembalikan kehilangan volume yang penting untuk mengembalikan penampilan yang lebih muda.

- Tunjukkan foto sebelum dan sesudah pasien lain untuk menunjukkan efek dari pengembalian volume pada area tertentu

- Jelaskan hasil optimal baru bisa didapatkan setelah melalui beberapa sesi

- Lakukan terapi kombinasi filler dengan neuromodulator dan teknologi non-invasif untuk menghasilkan manfaat yang lbih baik

Untuk memberikan hasil yang optimal pada injeksi filler, dibutuhkan pemahaman anatomi wajah yang baik serta pemahaman estetika yang ideal. Harus dilakukan skala assessment kehilangan volume yang baik untuk bisa memperkirakan berapa banyak filler yang dibutuhkan. Filler yang beredar saat ini beragam dan bermanfaat untuk memperbaiki kontur dan volume wajah agar terlihat lebih baik dan muda. (AFY)

 

Image: Ilustrasi

Referensi:

1.      De Magalhaes JP, Muller M, Rainger G.Ed, Steegenga W. Fish oil supplements, longevity and aging. Aging 2016;8(8):1578-82

2.      Grey A, Bolland M. Clinical trial evidence and use of fish oil supplements. JAMA Intern Med. 2014;174:460–2.

3.      Harris WS. Fish oil supplementation: Evidence for health benefits. Cleve Clin J Med. 2004; 71:208–10, 212

 

Download

About CDK

Majalah CDK (Cermin Dunia Kedokteran) adalah majalah kedokteran yang telah dipublikasikan sejak tahun 1974 dan terbit setiap bulan. CDK menyajikan informasi-informasi kedokteran yang mutakhir, serta mendukung perkembangan dunia kedokteran di Indonesia. Dari tahun ke tahun, CDK terus memantapkan diri sebagai salah satu referensi ilmiah yang praktis dan terpercaya.

Saat ini CDK bekerjasama dengan PB IDI, dan PP IAI, di mana pada setiap edisi CDK terdapat artikel yang berbobot poin SKP, yaitu CME bagi dokter dan CPD bagi apoteker. Artikel yang dipublish di majalah CDK akan terindeks di google scholar.

 

Bagi sejawat sekalian yang ingin mengirimkan naskah ilmiah ke majalah CDK, baik berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, maupun laporan kasus, silahkan dapat mengirimkannya melalui email atau alamat berikut ini:

 

Redaksi CDK Gedung Kalbe III Lt. 2

Jl. Letjend. Suprato Kav. 4, Cempaka Putih – Jakarta 10510.

Telepon : 021-4208171

Fax : 021-42873685

Email : cdk.redaksi@gmail.com

Please login or register to post comments.