SHARE TO:

Aspirin Dosis Rendah Meningkatkan Risiko Perdarahan Intrakranial

  • Penggunaan aspirin dosis rendah untuk pencegahan primer kejadian kardiovaskular masih  kontroversial hal ini dikarenakan adanya peningkatan risiko perdarahan dapat mengimbangi manfaat keseluruhan. Di antara kasus perdarahan besar, perdarahan intrakranial dikaitkan dengan angka kematian yang tinggi dan ketergantungan fungsional.

    Pada orang tanpa gejala penyakit kardiovaskular, penggunaan aspirin dosis rendah dihubungkan dengan peningkatan risiko  perdarahan intrakranial secara keseluruhan, dan peningkatan risiko perdarahan intraserebral bagi ras atau etnis Asia atau orang dengan indeks masa tubuh rendah.

    Hal ini terungkap dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Dr. Wen-Yi Huang dari Department of Neurology, Chang Gung University College of Medicine, Chang Gung Memorial Hospital, Keelung Branch, Taiwan dan telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah kedokteran JAMA Neurology bulan Mei 2019 ini.

    Dalam studi tersebut, peneliti melakukan tinjauan sistematis dan meta-analisis dari 13 uji klinis dengan disain acak dari aspirin dosis rendah untuk pencegahan primer, yang mencakup lebih dari 134.000 pasien, dan menemukan bahwa risiko ICH hampir 40% lebih tinggi pada orang yang menggunakan aspirin dibandingkan dengan mereka yang menggunakan plasebo atau tidak ada perawatan. Sebagai tambahan, perdarahan intrakranial per 1000 orang pada mereka yang menggunakan aspirin, terkait dengan potensi peningkatan risiko terbesar untuk perdarahan subdural atau ekstradural.

    Dari hasil studi tersebut, peneliti menyimpulkan bahwa orang-orang dari ras atau etnis Asia dan mereka  dengan berat badan yang kurang memiliki risiko ICH yang lebih tinggi jika mereka menggunakan aspirin daripada plasebo atau tanpa pengobatan.

     


    Image: Ilustrasi  (Sumber: https://www.health.harvard.edu)
    Referensi:  Wen-Yi Huang; Jeffrey L. Saver; Yi-Ling Wu; et al. Frequency of Intracranial Hemorrhage With Low-Dose Aspirin in Individuals Without Symptomatic Cardiovascular Disease. A Systematic Review and Meta-analysis. JAMA Neurol. Published online May 13, 2019. doi:10.1001/jamaneurol.2019.1120

Please login or register to post comments.