CERMIN DUNIA KEDOKTERAN (CDK)


Majalah CDK (Cermin Dunia Kedokteran) adalah majalah kedokteran yang telah dipublikasikan sejak tahun 1974 dan terbit setiap bulan. CDK menyajikan informasi-informasi kedokteran yang mutakhir, serta mendukung perkembangan dunia kedokteran di Indonesia. Dari tahun ke tahun, CDK terus memantapkan diri sebagai salah satu referensi ilmiah yang praktis dan terpercaya.

Saat ini CDK bekerjasama dengan PB IDI, dan PP IAI, di mana pada setiap edisi CDK terdapat artikel yang berbobot poin SKP, yaitu CME bagi dokter dan CPD bagi apoteker. Artikel yang dipublish di majalah CDK akan terindeks di google scholar.

Bagi sejawat sekalian yang ingin mengirimkan naskah ilmiah ke majalah CDK, baik berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, maupun laporan kasus, silahkan dapat mengirimkannya melalui email atau alamat berikut ini:

Redaksi CDK
Gedung Kalbe III Lt. 2
Jl. Letjend. Suprato Kav. 4, Cempaka Putih – Jakarta 10510.
Telepon : 021-4208171
Fax : 021-42873685
Email : cdk.redaksi@yahoo.co.id


Panduan untuk Penulis CDK.pdf

Oleh Admin Kalbe Medical pada August 31, 2016 15:00

CDK Edisi 244 - Trombosis

Keterbatasan sarana tidak selalu berarti terbatasnya kemampuan diagnostik dan tatalaksana suatu kelainan/penyakit; yang diperlukan adalah inovasi dan kemampuan memanfaatkan sarana yang ada tanpa mengorbankan akurasi dan derajat pelayanan. Dalam semangat ini, hasil penelitian mengenai akurasi diagnostik fibrosis hati perlu ditelisik lebih lanjut; terutama kemungkinan pemanfaatannya dalam ruang lingkup yang lebih luas, sekaligus menguji kehandalannya di lapangan.

Dua artikel berikutnya adalah mengenai hemorheology, masalah DVT yang tidak jarang dijumpai dalam praktik sehari-hari, yang membutuhkan kejelian dan kemampuan diagnostik. Dilengkapi dengan bahasan mengenai trombositopenia akibat heparin, hendaknya memberikan wawasan baru bagi tatalaksana yang lebih baik.

Bahasan kasus ascariasis mungkin menarik bagi sejawat yang minat pada masalah anak dan infeksi.

Selamat membaca.
Keterbatasan sarana tidak selalu berarti terbatasnya kemampuan diagnostik dan tatalaksana suatu kelainan/penyakit; yang diperlukan adalah inovasi dan kemampuan memanfaatkan sarana yang ada tanpa mengorbankan akurasi dan derajat pelayanan. Dalam semangat ini, hasil penelitian mengenai akurasi diagnostik fibrosis hati perlu ditelisik lebih lanjut; terutama kemungkinan pemanfaatannya dalam ruang lingkup yang lebih luas, sekaligus menguji kehandalannya di lapangan.
Dua artikel berikutnya adalah mengenai hemorheology, masalah DVT yang tidak jarang dijumpai dalam praktik sehari-hari, yang membutuhkan kejelian dan kemampuan diagnostik. Dilengkapi dengan bahasan mengenai trombositopenia akibat heparin, hendaknya memberikan wawasan baru bagi tatalaksana yang lebih baik.
Bahasan kasus ascariasis mungkin menarik bagi sejawat yang minat pada masalah anak dan infeksi.

Files

Rate This Article

Comments

There are currently no comments, be the first to post one.

Post Comment

Name (required)

Email (required)

Website

CAPTCHA image
Enter the code shown above: