CDK Edisi Farmasi 2019

CDK Edisi Farmasi 2019

October 2019

Melengkapi edisi khusus CME untuk para dokter, CDK juga menerbitkan edisi khusus CPD untuk para apoteker dan ahli farmasi; harapan kami adalah bisa menambah dan menyegarkan kembali pengetahuan para sejawat, sehingga bisa meningkatkan mutu layanan kepada masyarakat.

Download

Documents to download

About CDK

Majalah CDK (Cermin Dunia Kedokteran) adalah majalah kedokteran yang telah dipublikasikan sejak tahun 1974 dan terbit setiap bulan. CDK menyajikan informasi-informasi kedokteran yang mutakhir, serta mendukung perkembangan dunia kedokteran di Indonesia. Dari tahun ke tahun, CDK terus memantapkan diri sebagai salah satu referensi ilmiah yang praktis dan terpercaya.

Saat ini CDK bekerjasama dengan PB IDI, dan PP IAI, di mana pada setiap edisi CDK terdapat artikel yang berbobot poin SKP, yaitu CME bagi dokter dan CPD bagi apoteker. Artikel yang dipublish di majalah CDK akan terindeks di google scholar.

 

Bagi sejawat sekalian yang ingin mengirimkan naskah ilmiah ke majalah CDK, baik berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, maupun laporan kasus, silahkan dapat mengirimkannya melalui email atau alamat berikut ini:

 

Redaksi CDK Gedung Kalbe III Lt. 2

Jl. Letjend. Suprato Kav. 4, Cempaka Putih – Jakarta 10510.

Telepon : 021-4208171

Fax : 021-42873685

Email : cdk.redaksi@gmail.com

Please login or register to post comments.

Vitamin C Mengurangi Nyeri Pascaoperasi Trauma Kaki

Vitamin C Mengurangi Nyeri Pascaoperasi Trauma Kaki

Vitamin C merupakan vitamin larut air yang ditemukan di seluruh tubuh dan konsentrasinya tinggi di otak. Sebagai antioksidan, vitamin C membatasi injuri jaringan dan bekerja sebagai neuroprotektif serta agen neuromodulasi

5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Ranitidine dan NDMA

5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Ranitidine dan NDMA

BPOM menerbitkan Informasi Awal untuk Tenaga Profesional Kesehatan pada tanggal 17 September 2019 terkait keamanan produk ranitidine yang terkontaminasi NDMA. Tanggal 20 November BPOM kembali menerbitkan publikasi terkait hasil investigasinya dan menyatakan daftar ranitidine yang dapat diedarkan kembali.