CLINOLEIC 20%

CLINOLEIC 20%

Asam lemak fisiologi yang disesuaikan dengan rekomendasi (tinggi MUFA, rendah SFA dan PUFA) dengan kandungan asam lemak

 

find pharmacy

Komposisi:

Lemak 20%: Olive oil 80%, Soybean oil 20%. Osmolaritas: 270 mOsm/L.

Bentuk sediaan:

Emulsi lemak dalam flexy bag 100 mL, 250 mL, dan 500 mL.

Farmakologi:

Asam lemak fisiologi yang disesuaikan dengan rekomendasi (tinggi MUFA, rendah SFA dan PUFA) dengan kandungan asam lemak: palmitic acid, palmitoleic acid, stearic acid, oleic acid, linoleic acid, a-linolenic acid, arachidonic acid, EPA, dan DHA. Mengandung vitamin E (alpha-tocopherol) 29 mg/L yang dapat melindungi lemak dari peroksidasi.

Indikasi:

Sebagai nutrisi parenteral untuk pra/pascaoperasi, sepsis, neonatus, luka bakar, gagal ginjal, gagal napas.

shopping online

Dosis:

Dewasa : 1-2 g/kgBB/hari

Anak : 1-3 g/kgBB/hari

Bayi : 0,5-2 g/kgBB/hari

Kontraindikasi:

Sepsis dengan gagal organ multipel, gangguan hati berat, hipersensitif, infak miokard, dan dislipidemia tidak terkontrol.

Peringatan dan Perhatian:

Hipertrigliserida, ibu hamil, neonatus dengan berat badan rendah, produksi urin sedikit & anuria, kadar gula darah tidak terkontrol, gangguan elektrolit.

Efek Samping:

Kolestasis, flebitis, peningkatan kadar trigliserida.

 

find pharmacy

CLINOLEIC 20%

 

Composition:

20% Lipid emulsion: 80% Olive oil, 20% Soybean oil.

Presentation:

Lipid emulsions in flexy bag 100 mL and 250 mL.

Pharmacology:

Physiological fatty acids adjusted for recommendations (high MUFA, low SFA and PUFA) with fatty acid content: palmitic acid, palmitoleic acid, stearic acid, oleic acid, linoleic acid, a linolenic acid, arachidonic acid, EPA, and DHA. Contains vitamin E (alpha-tocopherol) 29 mg / L which can protect fat from peroxidation.

Indications:

As parenteral nutrition for pre / postoperative, sepsis, neonates, burns, kidney failure, respiratory failure.

Contraindications:

Sepsis with multiple organ failure, severe liver disorders, hypersensitivity, myocardial infarction, and uncontrolled dyslipidemia.

shopping online

Dosage:

Adults: 1-2 g / kg / day Children: 1-3 g / kg / day Infants: 0.5-2 g / kg / day

Warning and Precautions:

Hypertriglycerides, pregnancy, low weight neonates, little urine production & anuria, uncontrolled blood sugar levels, electrolyte disorders.

Adverse events:

Cholestasis, phlebitis, increased triglyceride levels.

Drugs Interaction:

-

 

FAQ

Farmakologi

Apa kandungan dari Clinoleic?

Clinoleic mengandung 20% soybean oil dan 80% olive oil sehingga diperolah tinggi MUFA; rendah PUFA dan SFA.

Apa arti dari Clinoleic 20%?/h3>

Clinoleic 20% artinya mengandung lemak 200 g/L.

Berapa kalori yang dihasilkan dari Clinoleic?

Clinoleic menghasilkan kalori 2000 Kkal/L.

Berapa osmolaritas dari Clinoleic?

Osmolaritas Clinoleic adalah 270 mOsm/L.

Indikasi/Kegunaan

Kapan Clinoleic dapat digunakan?

Sebagai sumber kalori atau asam lemak esensial pada pasien yang tidak dapat makan, kontraindikasi, atau tidak mencukupi seperti pada kasus pre dan post operasi, luka bakar, gagal nafas, sepsis, kanker kaheksia.

Cara Pemberian/Penggunaan

Berapa dosis pemberian Clinoleic?

Disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Secara umum dosis lemak pada dewasa 1-2 g/kgBB/hari; anak 1-3 g/kgBB/hari; bayi prematur dan berat badan lahir rendah 0,5-2 g/kgBB/hari.

Berapa kecepatan infus untuk Clinoleic?

Kecepatan infus maksimum Clinoleic pada dewasa 0,1 g/kgBB/jam; anak 0,15 g/kgBB/jam; bayi prematur dan berat badan lahir rendah 0,5 g/kgBB/jam.

Apakah Clinoleic bisa dikombinasikan dengan obat atau cairan infus lain?

Clinoleic dapat dicampurkan ke dalam Clinimix.

Pasien Khusus/Perhatian

Apakah Clinoleic bisa diberikan pada bayi atau anak?

Clinoleic dapat diberikan pada bayi ataupun anak. Pada bayi prematur yang boleh diberikan Clinoleic pada usia kehamilan lebih dari 28 minggu.

Bagaimana penggunaan Clinoleic pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal atau fungsi hati?

Clinoleic dapat diberikan pada pasien gangguan fungsi ginjal dan hati tetapi harus disesuaikan dosisnya.

Efek Samping

Apa saja efek samping Clinoleic yang sering dilaporkan?

Selama penggunaannya sesuai dengan dosis dan cara pemakaian, efek samping dapat dihindarkan. Efek samping yang sering dilaporkan adalah flebitis dan peningkatan kadar trigliserida.

Penyimpanan

Bagaimana stabilitas/cara penyimpanan dari Clinoleic?

Clinoleic disimpan pada suhu di bawah 25 derajat Celsius dan tidak terkena sinar ultraviolet langsung. Stabilitas Clinoleic jika sudah dibuka dari kemasan luar atau diberikan pada pasien hanya 24 jam pada suhu di bawah 25 derajat Celsius.

 

Download

About CDK

Majalah CDK (Cermin Dunia Kedokteran) adalah majalah kedokteran yang telah dipublikasikan sejak tahun 1974 dan terbit setiap bulan. CDK menyajikan informasi-informasi kedokteran yang mutakhir, serta mendukung perkembangan dunia kedokteran di Indonesia. Dari tahun ke tahun, CDK terus memantapkan diri sebagai salah satu referensi ilmiah yang praktis dan terpercaya.

Saat ini CDK bekerjasama dengan PB IDI, dan PP IAI, di mana pada setiap edisi CDK terdapat artikel yang berbobot poin SKP, yaitu CME bagi dokter dan CPD bagi apoteker. Artikel yang dipublish di majalah CDK akan terindeks di google scholar.

 

Bagi sejawat sekalian yang ingin mengirimkan naskah ilmiah ke majalah CDK, baik berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, maupun laporan kasus, silahkan dapat mengirimkannya melalui email atau alamat berikut ini:

 

Redaksi CDK Gedung Kalbe III Lt. 2

Jl. Letjend. Suprato Kav. 4, Cempaka Putih – Jakarta 10510.

Telepon : 021-4208171

Fax : 021-42873685

Email : cdk.redaksi@gmail.com

Please login or register to post comments.

Toksin Botulinum untuk Atasi Depresi, Bagaimana Caranya?

Toksin Botulinum untuk Atasi Depresi, Bagaimana Caranya?

Sudah lebih dari 10 tahun yang lalu sejak adanya laporan bahwa toksin botulinum (BoNT-A) dapat digunakan untuk mengatasi/meringankan depresi. Saat ini, terapi BONTA digunakan untuk masalah-masalah dermatologi, namun sejak dicetuskan dapat digunakan untuk masalah depresi sudah terdapat beberapa laporan kasus

Massa Otot Usia Paruh Baya, Terkait Dengan Risiko Kardiovaskuler Masa Depan

Massa Otot Usia Paruh Baya, Terkait Dengan Risiko Kardiovaskuler Masa Depan

Tingkat massa otot tanpa lemak yang lebih tinggi pada usia paruh baya dapat dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular (CVD) 10-tahun yang lebih rendah, terlepas dari faktor risiko tradisional seperti diet, pendapatan, merokok, obesitas

Pro-Kon Multivitamin Intravena, Sebaiknya Bagaimana?

Pro-Kon Multivitamin Intravena, Sebaiknya Bagaimana?

Terapi mikronutrien intravena mendapatkan popularitas yang tinggi setelah dipioneerkan oleh Dr. John Myers yang rutin memberikan infus iv yang mengandung campuran vitamin dan nutrisi untuk